Dinas Pendidikan Salurkan Beasiswa dan Reward Bagi Siswa TK, SD dan SMP

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan salurkan beasiswa baznas, seragam sekolah serta reward kepada siswa dan satuan pendidikan berprestasi pada hari Selasa tanggal 12 Desember 2023 di Halaman Balaikota Payakumbuh. Penyerahan reward dan beasiswa bagi siswa, guru dan satuan pendidikan diserahkan langsung oleh PJ. Walikota Payakumbuh Drs. Jasman, MM didampingi Sekda Kota Payakumbuh Drs. Rida Ananda, M.Si, Asisten Dafrul Pasi, S.IP, MM, Elza Daswarman, SKM, MPPM, Ketua Baznas Payakumbuh Dr. Aguswan Rasyid,LC, MA dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, S.Pd,M.Pd dan jajaran Dinas Pendidikan.

Sebanyak 531 siswa kurang mampu menerima beasiswa Baznas program Payakumbuh Cerdas Berkarakter kerjasama Dinas Pendidikan dengan Baznas Payakumbuh dengan total penyaluran sebanyak Rp.247.650.000,-dengan rincian masing-masing siswa menerima sebanyak Rp.250.000 bagi siswa TK, Rp.500.000,- bagi siswa SD, dan Rp.600.000,- bagi siswa SMP. Siswa tersebut terdiri dari 119 siswa TK, 293 siswa SD dan 119 siswa SMP. Siswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu termasuk asnaf yang delapan. Dana baznas berasal dari muzakki ASN di jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Selanjutnya penyerahan reward bagi siswa dan satuan pendidikan berprestasi tingkat propinsi dan tingkat kota pada lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diadakan oleh Kemdikbudristek RI serta Gala Siswa Indonesia (GSI). Dan penyerahan reward bagi satuan pendidikan dalam IPA (Inovasi Pendidikan Award) dan Gerakan Literasi Sekolah Inovasi.

PJ. Walikota Payakumbuh Drs. Jasman, MM mengucapkan selamat kepada UPZ Dinas Pendidikan dan Baznas Payakumbuh dalam program pendidikan beasiswa bagi siswa kurang mampu.

“Ini bentuk keberhasilan dari UPZ Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, semoga dapat dijadikan contoh bagi UPZ OPD lainnya agar dapat membantu masyarakat kurang mampu di Kota Payakumbuh. Kita mendoakan bagi zakat yang salurkan oleh muzakki jajaran Dinas Pendidikan dapat menambah nilai dan keberkahan disisinya”.

“Bantuan ini merupakan motivasi bagi siswa berprestasi ataupun siswa kurang mampu, Kami berharap agar kedepan nya dengan semangat belajar yang meningkat dapat menambah dan meningkatkan prestasi siswa. Sehingga dapat membawa dan mengharum kan nama Kota Payakumbuh di tingkat Propinsi dan Nasional”, tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 531 siswa TK, SD dan SMP yang berasal dari keluarga kurang mampu menerima beasiswa pendidikan Baznas Payakumbuh serta beberapa siswa berprestasi O2SN, OSN, FLS2N, GSI dan sekolah berinovasi menerima reward.

“531 siswa TK, SD dan SMP yang berasal dari keluarga kurang mampu termasuk dalam asnaf delapan menerima beasiswa Baznas Payakumbuh Cerdas Berkarakter, sebanyak 2600 siswa TK, SD dan SMP se- Kota Payakumbuh menerima bantuan paket perlengkapan sekolah, sebanyak 73 siswa SD dan 135 siswa SMP menerima reward bagi siswa berprestasi di Kota Payakumbuh sampe ke tingkat Propinsi Sumatera Barat, sedangkan berprestasi sampe ketingkat nasional akan dianggarkan rewardnya di tahun 2024 dan sekolah-sekolah yang berinovasi baik literasi” ulasnya.

“Kami berharap agar siswa penerima dapat memanfaatkan sesuai peruntukannya, jadikan ini semangat agar prestasi dapat meningkat kedepannya”, sambungnya.(sary)

Dinas Pendidikan Payakumbuh dan Jajaran Semarakkan HUT Kota Payakumbuh Ke-53

Dalam rangka peringatan HUT Kota Payakumbuh yang ke-53 yang jatuh pada tanggal 17 Desember 2023, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bersama seluruh warga pendidikan termasuk kepala sekolah, guru, tendik dan siswa siap menyemarakkan peringatan HUT Kota Payakumbuh tahun 2023 dimulai dengan Launching kurikulum muatan lokal BAM pada hari kamis tanggal 20 November tahun 2023 yang dihadiri oleh Pejabat Puskur BSKAP Kemdikbudristek RI, Gubernur SUmatera Barat, PJ. Walikota Payakumbuh, Bupati/Walikota serta Kepala Dinas Pendidikan se-Propinsi Sumatera Barat serta Sekda, Asisten, Forkopimda, Kepala OPD se-Kota Payakumbuh serta Kepala Sekolah, guru dan siswa lebih kurang 3 ribu orang di Halaman Balai Kota Payakumbuh serta pemberian beasiswa bagi siswa dan guru berprestasi dan siswa kurang mampu pada tanggal 12 Desember 2023 di Halaman Balai Kota.

Dimulai tanggal 13 s.d 17 Desember 2023 seluruh warga pendidikan dimulai dari kepala dinas, pejabat Disdik, staf, kepala sekolah, guru dan siswa mengenakan pakaian tradisional. Bagi laki-laki memakai pakaian guntiang cino taluak balango dan selendang saruang sedangkan bagi perempuan memakai pakaian baju basiba takuluak kompong. Ini adalah menunjukkan budaya luhur dari masyarakat minangkabau yang ada di Kota Payakumbuh. Dinas Pendidikan beserta jajaran siap menyukseskan Payakumbuh Bagodang (baralek gadang) diantaranya menampilkan 3 tim pada acara fashion karnaval dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2023, menggelar pawai drumband yang diikuti oleh puluhan tim berasal dari peserta didik SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan SLB se-Kota Payakumbuh pada hari Sabtu tanggal 16 Desember 2023.

Sekolah dimulai jenjang TK s.d SLTA memasang atribut berupa umbul-umbul, marawa, spanduk dan berbagai kegiatan-kegiatan yang meriah dilaksanakan oleh sekolah berupa lomba-lomba dan kegiatan gembira lainnya dalam rangka menyemarakkan HUT Kota Payakumbuh ke-53.

Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang dikepalai oleh Dr. Dasril,S.Pd, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada Walikota Payakumbuh, Pemko Payakumbuh dan seluruh unsur pimpinan di Kota Payakumbuh yang terus memberikan support terbaik untuk kemajuan pendidikan di Kota Payakumbuh

“Di tahun 2022 s.d 2023, peserta didik di Kota Payakumbuh terbanyak menjuarai berbagai kejuaraan resmi yang diadakan Kemdikbudristek RI di tingkat Nasional dan Propinsi Sumatera Barat seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Gala Siswa Indonesia (GSI) serta guru-guru di Kota Payakumbuh menjuarai di tingkat Nasional dan Propinsi Sumatera Barat antara lain Juara I tingkat nasional berbagi praktik baik dalam pembelajaran yakni Fitria dari guru SDN 21 Payakumbuh, Juara I Tingkat nasional Solo Song yakni Vani Viagra dari guru SMPN 9 Payakumbuh dalam lomba pemuda/i kreatif, Juara I Pamong tingkat Propinsi Sumatera Barat dan mewakili ke tingkat nasional yakni Sasmita serta Juara III tingkat Nasional yakni guru agama Islam, Juara III tingkat Nasional oleh guru TK dalam Bernyanyi sambil bermain. Itulah dampak dari program dan kegiatan serta perhatian dari pemerintah kota Payakumbuh selama ini terhadap pendidikan yang telah meluncurkan APBD terbesar 2 tahun terakhir ke bidang pendidikan” ulasnya.

“Dinas juga memberikan penghargaan IPA (inovasi pendidikan award) kepada sekolah-sekolah yang melakukan inovasi dan penghargaan literasi juga diberikan oleh Padang Ekspres kepada Walikota Payakumbuh, Sekda Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah serta guru-guru yang aktif menulis dilaman guru Padang Ekspress yang diterbitkan setiap hari kamis setiap minggunya. Disamping itu, peserta didik yang kurang mampu di Kota Payakumbuh juga telah dibantu dalam beasiswa biaya pendidikan adalah bentuk kerjasama Dinas Pendidikan dengan Baznas Payakumbuh serta reward bagi peserta didik dan guru berpretasi”, tambahnya.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh dalam mensupport ide-ide, gagasan dan kebijakan terkait dengan kemajuan pendidikan di Kota Payakumbuh. Selamat HUT Kota Payakumbuh ke-53, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh siap berinovasi dan berkolaborasi untuk Payakumbuh terus berprestasi”, Kadisdik mengakhiri.

Ditemui terpisah, Kepala SDN 21 Payakumbuh Amperawati,S.Pd merupakan salah satu sekolah dari penerima reward dan penghargaan bagi siswa dan guru serta sekolah berprestasi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan yang telah memberikan perhatian baik itu dalam bentuk reward maupun piagam.

“Kami keluarga besar SDN 21 Payakumbuh baik guru, siswa yang berprestasi sangat bangga bisa dapat mengharumkan nama Kota Payakumbuh ditingkat nasional dan tingkat propinsi. Ini merupakan motivasi bagi kami untuk dapat meningkatkan prestasi kedepannya baik itu kepala sekolah, guru, peserta didik dan sekolah”.

“Tulisan-tulisan kami di Laman Guru Padang Ekspres, telah kami susun menjadi buku Antalogi SDN 21 Payakumbuh ini merupakan salah satu bentuk program literasi kami di sekolah. Salah satu bentuk inovasi kami yakni Wirabudijati (wirausaha budidaya jamur tiram) ini juga salah satu bentuk project p5 di sekolah dan inovasi kedua yakni dulang berlian (daur ulang bersihkan lingkungan) dengan mengkreasikan bahan bekas menjadi bahan bernilai pakai dan jual”, imbuhnya.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Payakumbuh telah memperhatikan peserta didik, guru, kepala sekolah dan sekolah yang berprestasi. Kami dari SDN 21 Payakumbuh akan selalu mendukung program-program yang diluncurkan oleh Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan”, sambungnya.

Selamat HUT Kota Payakumbuh yang ke-53. Payakumbuh Cerdas Berkarakter, Payakumbuh Menuju Smart City. Terus lah menjadi Kota kebanggaan masyarakat kota Payakumbuh. (sary)

Program Kampus Mengajar Tahun 2023 di Kota Payakumbuh Sukses

Program Kampus mengajar adalah salah satu program dari Kemdikbudristek RI Ditjen Pendidikan Tinggi yaitu melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ditugaskan selama lebih kurang 4 bulan di sekolah-sekolah di Payakumbuh. Di Kota Payakumbuh sebanyak 40 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yakni ST-KIP Abdi Pendidikan Payakumbuh,UNP Padang, Univ.Nahdatul Ulama, Unri, UPI Bandung, Univ. Negeri Yogyakarta tersebar di 5 sekolah sasaran di Kota Payakumbuh tahun 2023 yakni SMPN 6 Payakumbuh, SDN 38 Payakumbuh, SDN 44 Payakumbuh, SDN 57 Payakumbuh dan SDN 63 Payakumbuh, masing-masing 5 s.d 7 orang mahasiswa permasing-masing sekolah.

Mahasiswa yang sudah melaksanakan kegiatan Kampus Mengajar di Kota Payakumbuh ini berlangsung dari bulan Agustus s.d Desember 2023. Sasaran mereka berupa membantu sambil belajar dalam hal kemampuan literasi dan numerasi siswa, belajar membaca cepat, memperkenalkan pemanfaatan teknologi didalam pembelajaran bagi peserta didik misalnya pengunaan cromebook dan android, aplikasi Canva, pengunaan googleform serta membuat karya tulis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd ditemui dalam acara penutupan kegiatan Kampus Mengajar di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh pada tanggal 1 Desember 2023 menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Pusat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui kampus-kampus yang sudah mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaik ke Kota Payakumbuh. Kami mengapresiasi kemampuan beradaptasi dan kemampuan kolaborasi dari mahasiswa dengan kepala sekolah dan guru di satuan pendidikan. Alhamdullillah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa telah direspon sangat baik, ini dilihat dari perbandingan hasil pree test dengan post test terhadap kemampuan literasi dan numerasi siswa terjadi peningkatan 20 s.d 30 persen dalam kemampuan literasi dan numerasi berdasarkan perbandingan hasil tersebut”.

“Interaksi mahasiswa dengan guru juga terjalin dengan baik. Mahasiswa juga belajar pedagogik, praktek pembimbingan dan pelatihan. Guru juga terbantu dengan bersosialisasi dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, fitur-fitur aplikasi yang bisa dimanfaatkan , dsb”, sambungnya.

“Harapan kami Semoga program ini tetap berlanjut dan mahasiswa yang telah melaksanakan program ini agar lebih eksis dan punya kemampuan tertentu setelah menyelesaikan program. Sekolah yang mendapatkan program ini agar memanfaatkan dan menindaklanjuti hasil yang sudah dimulai dan ditanamkan oleh para mahasiswa”.

Ummi lativa mahasiswa UNP yakni salah satu mahasiswa dalam program kampus mengajar menyampaikan bahwa, “Setelah 4 mengikuti program ini, berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman kami menjadi bertambah terlebih mengenai literasi dan numerasi. Dengan program ini berdampak bagi sekolah baik itu guru, kepala sekolah dan kami sendiri terutama kemampuan beradaptasi teknologi/ literasi dan numerasi dan juga administrasi sekolah pun terbantu. Harapan nya, semoga program ini tetap berlanjut , tentunya lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Semoga banyak sekolah-sekolah yang bisa terjaring mengikuti program ini kedepannya”

Kota Payakumbuh Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau (BAM) Dengan Meriah

Pada hari Kamis tanggal 30 November 2023 di Balaikota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melaunching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau (BAM). Hadir dalam acara ini Pj Wako Jasman, didampingi oleh Pengembang Kurikulum Kemdikbudristek RI Sapto Aji Wiranto, Staf Ahli Gubernur Provinsi Sumbar Erinaldi, Forkopimda Payakumbuh dan Bupati/Walikota se-Sumbar, Sekda Payakumbuh Rida Ananda beserta jajaran, pimpinan instansi vertikal Kota Payakumbuh, beserta tamu undangan lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd sebagai penanggung jawab dan Jajarannya serta Tim Pengembang Kurikulum Kota Payakumbuh. Juga hadir pada acara tersebut guru-guru dijajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Muatan Lokal BAM resmi di launching dengan ditandai dengan membahananya tabuhan Gong dan Tambua Gandang dari Pj.Walikota Payakumbuh Jasman didampingi Sekda Payakumbuh Rida Ananda ,Pengembang Kurikulum Kemdikbudristek RI Sapto Aji Wiranto, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Erinaldi Forkopimda Payakumbuh dan Bupati/Walikota se-Sumbar, pimpinan instansi vertikal Kota Payakumbuh, beserta tamu undangan lainnya.

Acara ini berlangsung meriah dengan penampilan tari massal dari 300 siswa Paud (TK) se-Kota Payakumbuh, Penampilan randai dari peserta didik paket kesetaraan SPNF-SKB di lapas kelas 2 B Kota Payakumbuh, penampilan 8 permainan tradisional dari 124 orang pelajar SD se-Kota Payakumbuh, penampilan ‘bermain sambil bernyanyi’ guru TK Payakumbuh, dan arak-arakan prosesi adat minangkabau oleh 253 orang pelajar SMP/MTs se-Kota Payakumbuh.

Dalam acara ini juga pemberian piagam penghargaan dari Padang Ekspress kepada Pj.Walikota Jasman sebagai tokoh penggerak literasi Kota Payakumbuh, serta Sekretaris Daerah Rida Ananda dan Kadis Pendidikan Dasril dan sebagai motivator penulis laman guru di koran Padang Ekspres.

Pj.Walikota Payakumbuh Jasman dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas pencapaian Kota Payakumbuh dalam menyusun perangkat pembelajaran kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau.

“Selaku Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat atas Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau di Lingkup Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Mari kita jaga nyala budaya Minangkabau di Payakumbuh. Saat ini, Payakumbuh dikenal dengan adanya City of Randang. Maka di dunia pendidikan kita pahami dan pelajari serta dikembangkan materi SOR (School Of Randang). Hal ini merupakan upaya kita dalam melestarikan makanan tradisional minangkabau, yakni rendang,” katanya.

“Kami berharap dengan adanya launching Mulok BAM perdana di Sumatera Barat ini, Pemko Payakumbuh dapat senantiasa mengembangkan kurikulum muatan lokal yang sesuai dengan potensi daerah kota Payakumbuh. Semoga perangkat kurikulum Mulok ini dapat menjadi bahan ajar bagi Bapak/Ibu guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Kurikulum Merdeka serta menggambarkan kearifan lokal Kota Payakumbuh dalam upaya pewarisan budaya Minangkabau agar tidak hilang tergerus oleh perubahan zaman,” ujarnya.

Apa itu Kurikulum Muatan Lokal BAM??

Ditemui diruangan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, S.Pd,M.Pd menyampaikan bahwa sejak diberlakukan kurikukum 2013 mulai tahun 2013 sampai tahun 2022 pelajaran adat dan budaya  Minangkabau sebagai muatan lokal tidak bisa dilaksanakan di sekolah karena sulit masuk strutur kurikulum.

“Dengan diberlakukannya Kurikulum Merdeka mulai tahun 2022 peluang memasukkan kurikulum muatan lokal terbuka lebar karena sudah disediakan alokasi waktunya 2 jam perminggu disemua satuan pendidikan Dasar dan menengah.Nama kurikulum muatan Lokal di Kota Payakumbuh adalah Budaya Alam Minangkabau ( BAM ) dirintis dan disiapkan oleh Tim Pengembang Kurikulum ( TPK ) Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mulai Tahun 2022. Dan tahun 2023 ini di Launching secara resmi Kamis, 30 November 2023 dan Pemko Payakumbuh melalui  Dinas Pendidikan segera menyiapkan Mata Pelajaran BAM sebagai muatan lokal di PAUD, SD, SMP dan Kesetaraan sesuai kewenangannya”.

“Tujuan diterapkannya  Kurikulum Muatan Lokal di Kota Payakumbuh yakni sebagai upaya melestarikan adat dan budaya nilai-nilai luhur yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Minangkabau yang termuat dalam ABS-SBK ( Adat Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah. Adapun proses penyusunan kurikulum Muatan Lokal dilaksanakan dengan membentuk Tim Pengembang Kurikulum yang terdiri dari : Unsur Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru. Komponen/elemen yang dikembangkan dalam Kurikulum Muatan Lokal yaitu Pendidikan Al Quran, Sejarah Minangkabau, Kesenian tradisional Minangkabau, Makanan tradisional Minangkabau, Permainan tradisional Minangkabau, Keterampilan dan kerajinan setempat”.

Dasril menambahkan bahwa, Pelaksanaan kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau di sekolah yaitu Tingkat PAUD diajarkan elemen-elemen yang sesuai dengan materi yang dipilih okeh guru kelas, Untuk tingkat SD, keenam elemen diajarkan di setiap tingkat kelas ( 3 elemen 1 semester), Untuk tingkat SMP, diajarkan 2 elemen disetiap tingkat kelas, Elemen 1 dan 2 kelas VII   -elemen 3 dan 4 kelas VIII, Elemen 5 dan 6 kelas IX, Untuk Jenjang Kesetaraan Paket A, B dan C disesuaikan dengan jenjang materi  SD dan SMP  setingkat dengan penyesuaian tertentu. Yang mengajarkan mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau ini di satuan pendidikan PAUD dan SD diajarkan oleh guru kelas PAUD sedangkan Jenjang SMP diajarkan oleh guru mapel, Jenjang kesetaraan diajarkan oleh tutor dan pamong belajar kesetaraan.(sary)