Salut, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Raih Kinerja dan Prestasi Di Tahun 2023

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd, M.Pd mengungkapkan bahwa 7 point informasi kinerja dan prestasi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh selama tahun 2023 yang perlu diinformasikan yakni baik itu dari pendidik, sekolah, kurikulum merdeka, realisasi pengganggaran dan pencapaian lainnya.

“7 Point kinerja dan prestasi tersebut diantaranya Pertama dalam Porsi anggaran untuk pengelolaan pendidikan di Kota Payakumbuh terbesar persentasenya yakni 29 % dari total APBD tahun 2023 yakni Rp.204 M untuk pengelolaan pendidikan. Kedua, Implementasi Kurikukum Merdeka (IKM) sudah 100 % di semua jenjang Pendidikan di Kota Payakumbuh mulai dari PAUD, SD, SMP dan Kesetaraan paket A, B dan C. Hanya ada 2 Kota di Indonesia yang sudah IKM 100 % yakni Kota Gorontalo dan Kota Payakumbuh”.

“Ketiga, Persentase jumlah Sekolah yang lulus seleksi Program Sekolah Penggerak (PSP) terbanyak di Angkatan 3 di Provinsi Sumatera Barat yakni 18 Sekolah menerima dana BOSP Kinerja terdiri dari : 5 di jenjang TK, 10 di jenjang SD dan 10 di jenjang SMP tahun 2023.Masing-masing sekolah PSP memperoleh dana BOS Kinerja Prestasi antara Rp.60.000.000 – Rp.120.000.000/tahun”.

“Keempat, Jumlah guru dan pamong belajar berprestasi tingkat Nasional dan Sumbar terbanyak di Sumbar yakni : Juara 1 Nasional an. Fitria S.Pd. Guru SDN 21 Payakumbuh berbagi praktek baik pembelajaran di Jakarta, Juara 1 Nasional Fanny Firgina Aura guru SMPN 9 Payakumbuh dalam Lomba Kreatifitas Pemuda Indonesia Musik Vokal Solo di Jogyakarta. Dan Juara 1 Sumbar an. Sasmita SH Pamong Belajar SPNF SKB Kota Payakumbuh mewakili Prop.Sumbar ke tingkat Nasional. Juara 2 tingkat Nasional guru agama Islam berprestasi & berdedikasi bersama Kemenag RI an. Novi Handra M.Pd guru Agama Islam SDN 04 Payakumbuh”, ulasnya.

“Kelima, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh telah berhasil menyusun dan menetapkan pemberlakuan Kurikulum Muatan Lokal sebagai Mata pelajaran di semua satuan Pendidikan di Kota Payakumbuh mulai dari TK, SD, SMP dan Pendidikan Kesetaraan Negeri dan Swasta di Kota Payakumbuh dengan judul Mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau (BAM) melalui Surat Keputusan Walikota Payakumbuh Nomor: 420.5/495/WK-PYK/2023 tanggal 5 September 2023 Tentang Penetapan Kurikulum Mata Pelajaran Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Pendidikan Kesetaraan dengan 6 (Enam) Elemen Utama: Pendidikan Al-quran, Sejarah Minangkabau, Kesenian Tradisional Minangkabau, Makanan Tradisional Minangkabau, Permainan Tradisional Minangkabau dan Keterampilan dan Kerajinan setempat”.

“Keenam, sebagai daerah penerima Dana BOS Kinerja dan Bos Prestasi tahun 2023 sebesar Rp. 2.2 M karena kinerja PSP, Kinerja peningkatan prestasi nilai Rapor Pendidikan Kota Payakumbuh, Prestasi siswa dan satuan pendidikan di tingkat Provinsi Sumbar dan Nasional.

Ketujuh, Kab/Kota dengan capaian Rapor Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) terbaik di Sumbar tahun 2023 dengan capaian 96 % berdasarkan kriteria Akurasi data, Kelengkapan data dan Update data. Sehingga Alokasi Dana DAK naik dari Tahun 2023 senilai 4.2 M menjadi Rp. 6.9 M pada tahun 2024 untuk jenjang SD dan SMP”, tambahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih penghargaan kepada jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh baik itu pejabat struktural, pelaksana, guru dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi besar bagi pelayanan pendidikan di Kota Payakumbuh. Kami berharap, agar kedepannya prestasi dan kinerja di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dapat meningkat”, imbuhnya. (sary)

Kota Payakumbuh Peringati HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023

Dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 dengan mengangkat tema “Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju” ini dilangsungkan upacara pada hari Sabtu tanggal 25 November 2023 di Halaman Balaikota Payakumbuh. Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman bertindak sebagai pembina upacara.

Pada kesempatan itu, Jasman mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh guru di Indonesia, khususnya Kota Payakumbuh atas pengabdian dalam memajukan pendidikan. “Tanpa guru tentu kita bukan siapa-siapa, terima kasih kepada seluruh guru se-Indonesia. Jangan pernah lelah untuk terus melahirkan generasi penerus yang unggul dan hebat di Indonesia,” ujarnya.

Jasman menambahkan, di tengah seluruh keterbatasan yang ada, guru-guru telah memberikan yang terbaik bagi anak bangsa dalam upaya menggapai cita-citanya.

Hadir dalam upacara peringatan tersebut Sekda Payakumbuh Rida Ananda, Wakapolres Kompol Russirwan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril, Ketua TP-PKK Lasta Jasman, Ketua PGRI Payakumbuh, dan guru-guru di Payakumbuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, S.Pd,M.Pd ditemui diruang kerjanya menyampaikan rasa terima kasih kepada guru-guru khususnya di Kota Payakumbuh dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pengajar guna memajukan anak-anak bangsa generasi penerus dimasa mendatang. “Tanpa guru, kita tidak terarah, Guru bagaikan pelita yang menerangi kegelapan. Peribahasa itu mengambarkan sosok seorang Guru, mengapa demikian? Tanpa mereka dunia kita akan menjadi gelap tanpa ada sinar yang dapat menyinari”.

“Terus lah berkarya dalam melahirkan generasi emas bangsa baik itu akademik maupun akhlak nya, Terpujilah wahai guru ku, guru kita semua”, tambahnya.

Ketua PGRI Payakumbuh Syafwan mengungkapkan PGRI sebagai organisasi profesi guru, pendidik, dan tenaga kependidikan telah tumbuh menjadi kekuatan moral intelektual dalam memperjuangkan peningkatan harkat martabat anggotanya. Kini, PGRI harus lebih mengedepankan sikap inklusif, dialogis dengan memegang teguh etika, saling menghormati dalam spirit organisasi yang mandiri, unitaristik, dan non-partisan.PGRI terus menjaga kemitraan yang strategis dan konstruktif dengan pemerintah dan pemerintah daerah dan menjadi wadah aspirasi para anggotanya dalam meningkatkan harkat martabat guru untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

“Dalam proses pendidikan, guru menjadi aktor utama dan penting yang memainkan peran strategis. Kedudukan terhormat yang dimiliki para pejabat di lembaga legislatif maupun eksekutif, tentu tidak terlepas dari peran dan jasa guru,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pasca pandemi hikmah terpenting yang dapat dipetik adalah peran guru tidak akan pernah tergantikan teknologi. Guru merupakan profesi yang menjadi suluh terbaik agar anak bangsa dapat terus berjalan menuju arah yang mereka cita-citakan.

Di kesempatan itu dilaksanakan penyerahan penghargaan Adiwiyata Tahun 2023. Penghargaan Adiwiyata untuk tingkat nasional diberikan kepada SDN 31 Payakumbuh. Adiwiyata tingkat Provinsi untuk SMPN 4 Payakumbuh, Adiwiyata Mandiri untuk SMPN 9 Payakumbuh, dan Adiwita tingkat Kota Payakumbuh untuk SDN 22 Payakumbuh dan SDN 07 Payakumbuh.

3 Pendidik di Kota Payakumbuh Raih Prestasi Pada Apresiasi GTK Tahun 2023

Dalam rangka apresiasi GTK Tingkat Nasional tahun 2023 yang diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan, pamong, penilik. Apresiasi GTK merupakan sebuah upaya Kemendikbudristek untuk memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang telah memberikan layanan pendidikan secara baik bagi para murid serta memiliki semangat belajar, berkarya, dan berbagi sesuai dengan visi Merdeka Belajar.

Penghargaan diberikan karena GTK memiliki praktik baik dalam mengimplementasikan kepemimpinan/pendampingan/implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi yang dapat menginspirasi para guru dan tenaga kependidikan lainnya.

Tahun 2023, tiga orang pendidik Kota Payakumbuh meraih prestasi dalam ajang GTK Berprestasi. Dari lebih dari 50 pendidik masuk dalam nominasi, 3 pendidik meraih pemenang tingkat Propinsi Sumatera Barat yaitu Juara 1 Pamong yaitu Sasmita, SH sebagai pemenang juara I akan melaju ke tingkat nasional pada tanggal 20 November 2023, Juara III Kepala Sekolah TK Arrasyid Riri Sakti, M.Pd, Juara III Kepala KB Azzahra Tri Oktavia.R.

Penyerahan ini diserahkan pada malam acara puncak penganugrahan Apresiasi GTK yang diadakan di BBPMP Padang tanggal 16 November 2023.

Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd menyampaikan bahwa, kedepannya untuk tahun 2024 kami telah mempersiapkan diantaranya mengadakan bimbingan untuk menghadapi apresasi GTK Tahun 2024 dengan mendatangkan narasumber dari Balai Guru Penggerak (BGP) Propinsi Sumatera Barat.

“Sebelumnya kami telah mengadakan coaching clinik dengan mendatangkan pemateri/narasumber dari BBPMP dalam rangka persiapan apresiasi GTK tahun 2023, ini adalah bentuk yang akan disiapkan. Ini sudah disosialisasikan terlebih dahulunya dan juga sudah diikuti oleh pendidik formal, non formal (Paud Dikmas). Kita berharap, mudah-mudahan tahun depan lebih banyak pendidik di Kota Payakumbuh baik formal maupun non formal ikut dan meraih prestasi pada GTK berprestasi ditingkat Propinsi dan Nasional

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd, M.Pd mengucapkan selamat bagi pendidik yang telah meraih prestasi pada ajang Apresiasi GTK ini.

“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas kinerja dan dedikasi yang sudah dilakukan selama ini sehingga memperoleh prestasi dan berhak mewakili Propinsi Sumatera Barat untuk Buk Sasmita, SH sebagai Pamong SPNF SKB Kota Payakumbuh dan semoga ditingkat nasional bisa berpretasi lebih tinggi lagi serta menjadi contoh dan panutan bagi GTK (guru dan Tenaga Kependidikan) di Kota Payakumbuh serta menjadi inspirasi dalam upaya peningkatan kompetensi kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Payakumbuh dan Propinsi Sumatera Barat”.

“Selamat dan kami mendoakan semoga di tingkat nasional kembali berprestasi mengharumkan nama Propinsi Sumatera Barat khususnya Kota Payakumbuh”, imbuhnya. (sary)