
Program Kampus mengajar adalah salah satu program dari Kemdikbudristek RI Ditjen Pendidikan Tinggi yaitu melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ditugaskan selama lebih kurang 4 bulan di sekolah-sekolah di Payakumbuh. Di Kota Payakumbuh sebanyak 40 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yakni ST-KIP Abdi Pendidikan Payakumbuh,UNP Padang, Univ.Nahdatul Ulama, Unri, UPI Bandung, Univ. Negeri Yogyakarta tersebar di 5 sekolah sasaran di Kota Payakumbuh tahun 2023 yakni SMPN 6 Payakumbuh, SDN 38 Payakumbuh, SDN 44 Payakumbuh, SDN 57 Payakumbuh dan SDN 63 Payakumbuh, masing-masing 5 s.d 7 orang mahasiswa permasing-masing sekolah.
Mahasiswa yang sudah melaksanakan kegiatan Kampus Mengajar di Kota Payakumbuh ini berlangsung dari bulan Agustus s.d Desember 2023. Sasaran mereka berupa membantu sambil belajar dalam hal kemampuan literasi dan numerasi siswa, belajar membaca cepat, memperkenalkan pemanfaatan teknologi didalam pembelajaran bagi peserta didik misalnya pengunaan cromebook dan android, aplikasi Canva, pengunaan googleform serta membuat karya tulis.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd ditemui dalam acara penutupan kegiatan Kampus Mengajar di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh pada tanggal 1 Desember 2023 menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Pusat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui kampus-kampus yang sudah mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaik ke Kota Payakumbuh. Kami mengapresiasi kemampuan beradaptasi dan kemampuan kolaborasi dari mahasiswa dengan kepala sekolah dan guru di satuan pendidikan. Alhamdullillah kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa telah direspon sangat baik, ini dilihat dari perbandingan hasil pree test dengan post test terhadap kemampuan literasi dan numerasi siswa terjadi peningkatan 20 s.d 30 persen dalam kemampuan literasi dan numerasi berdasarkan perbandingan hasil tersebut”.
“Interaksi mahasiswa dengan guru juga terjalin dengan baik. Mahasiswa juga belajar pedagogik, praktek pembimbingan dan pelatihan. Guru juga terbantu dengan bersosialisasi dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, fitur-fitur aplikasi yang bisa dimanfaatkan , dsb”, sambungnya.
“Harapan kami Semoga program ini tetap berlanjut dan mahasiswa yang telah melaksanakan program ini agar lebih eksis dan punya kemampuan tertentu setelah menyelesaikan program. Sekolah yang mendapatkan program ini agar memanfaatkan dan menindaklanjuti hasil yang sudah dimulai dan ditanamkan oleh para mahasiswa”.
Ummi lativa mahasiswa UNP yakni salah satu mahasiswa dalam program kampus mengajar menyampaikan bahwa, “Setelah 4 mengikuti program ini, berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman kami menjadi bertambah terlebih mengenai literasi dan numerasi. Dengan program ini berdampak bagi sekolah baik itu guru, kepala sekolah dan kami sendiri terutama kemampuan beradaptasi teknologi/ literasi dan numerasi dan juga administrasi sekolah pun terbantu. Harapan nya, semoga program ini tetap berlanjut , tentunya lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Semoga banyak sekolah-sekolah yang bisa terjaring mengikuti program ini kedepannya”
