Marching Band SDS IT IPHI  dan Tim GSI Payakumbuh Wakili Sumatera Barat di Ajang Nasional

GOR M. Yamin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kamis, (10/10/2024).

Dalam rangka pelepasan Tim Marching Band Gema Nada SDS IT IPHI Kota Payakumbuh yang diundang oleh Panitia Piala Raja Hamengku Buwono X di Jogjakarta. Tim yang akan berangkat berjumlah 60 orang dan didampingi oleh Kepala Sekolah dan Pelatih. Dengen sederet prestasi yang telah diraih dimana terakhir meraih Juara Umum 2 Tingkat Sumatera Barat Piala Ketua DPRD yang diadakan beberapa waktu yang lalu, undangan ini tentunya menambah prestasi SDS IT IPHI dalam marching band.

Selain tim marching band, tim GSI Kota Payakumbuh juga akan berlaga mewakili Sumatera Barat. Mereka akan bersaing dengan tim dari 32 provinsi, di mana Sumatera Barat tergabung dalam grup B bersama Kalimantan, Sulawesi Barat, dan Yogyakarta.

Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Kota Payakumbuh yang terdiri dari siswa – siswa SMP di Kota Payakumbuh telah berhasil menjadi juara pada seleksi GSI Tingkat Provinsi pada tanggal 1 Agustus 2024 dan berhak mewakili Provinsi Sumatera Barat ke Tingkat Nasional. Sesuai dengan regulasi, dari 18 orang Tim Provinsi Sumatera Barat Kota Payakumbuh mengirimkan sebanyak 11 (sebelas) orang peserta dan 7 (tujuh) orang lagi dari Kabupaten/Kota lain di Sumatera Barat. Siswa – siswa tersebut berasal dari SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3 dan SMPN 9 Payakumbuh. Dengan latihan rutin dan uji tanding yang dilaksanakan selama bulan Agustus sampai dengan Oktober, Kami berharap Tim GSI Provinsi Sumatera Barat mampu bersaing dengan 37 Provinsi lainnya di Indonesia dan dapat melaju menjadi pemenang Nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd menyampaikan bahwa keberangkatan tim marching band dan tim Gala Siswa Indonesia (GSI) merupakan hasil kerja keras yang melibatkan banyak pihak.“Anak-anak kita ini adalah putra-putri terbaik, dan ini hasil perjuangan kita bersama.” ujar kadisdik

Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno,M.A dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan semangat juang yang tinggi. “Ini adalah kesempatan untuk membawa nama Payakumbuh ke tingkat nasional. Tunjukkan perjuangan, junjung tinggi sportivitas, dan beranilah melangkah maju,” katanya.

Pj Wali Kota Payakumbuh juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, guru, dan seluruh pihak yang telah mendukung persiapan anak-anak ini. “Doa orang tua adalah doa yang paling mustajab. Mari kita doakan mereka agar sukses di tingkat nasional,” imbuhnya.

107  Pelajar dan Mahasiswa Terima Bantuan Sosial Bidang Pendidikan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari

Pada Hari Kamis 10 Oktober 2024 di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Penyerahan Bantuan Sosial Bidang Pendidikan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari sebesar 110 juta rupiah kepada 107  Pelajar dan Mahasiswa.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh Suprayitno,M.A didampingi pimpinan cabang Bank Nagari yang dihadiri oleh Pem. Sesi Pemasaran M. Rizky William dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd beserta jajaran.

“Dalam sambutannya, Suprayitno menyampaikan apresiasi kepada Bank Nagari yang terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Payakumbuh. Bantuan yang akan diserahkan bukan hanya sekadar bentuk dukungan materiil, tetapi juga merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap perkembangan generasi penerus bangsa.” ujarnya

“Ia menambahkan bahwa investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi masyarakat.

“Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd menjelaskan bahwa penerima bantuan dipilih melalui proses seleksi ketat, mencakup syarat-syarat seperti status sebagai warga Payakumbuh, berasal dari keluarga kurang mampu, dan rekomendasi sekolah. Dari total 107 penerima, bantuan disalurkan kepada 63 siswa SD, 11 siswa SMP, dan beberapa mahasiswa serta siswa SMA, termasuk para pemenang Gala Siswa Indonesia (GSI).

“Melalui bantuan sosial pendidikan yang disalurkan hari ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua dan siswa, serta memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus belajar dan berprestasi. Bantuan ini bukan hanya sekadar materi, tetapi juga simbol perhatian dan kepedulian kita terhadap pendidikan di Kota Payakumbuh. ujar Kadisdik