SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh Ikut OPSI 2024 dengan Inovasi Mesin Pemilah Sampah Otomatis

Rabu, (30/10/2024) -Pelepasan tim SMP Islam Raudhatul Jannah (RJ) yang akan mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2024 di Jakarta.

Acara yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia ini akan berlangsung pada 6 hingga 9 November, mempertemukan siswa-siswi dari berbagai daerah dengan karya inovatif mereka.

Tim SMP RJ yang terdiri dari dua siswa, Fadhlul Arkan Hazany dan Abdul Halim Yafi, siap bersaing dalam cabang Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa (IPTR) dengan proyek andalan mereka, yaitu mesin pemilah sampah otomatis. Alat ini dirancang untuk mendeteksi dan memilah sampah secara otomatis menggunakan teknologi kamera, dengan harapan dapat menjadi solusi praktis dalam pengelolaan sampah di Kota Payakumbuh.

Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, M.A menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dihasilkan siswa-siswi SMP RJ. Menurutnya, karya ini tidak hanya mencerminkan kreativitas tetapi juga kepedulian terhadap isu lingkungan yang ada di Kota Payakumbuh.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas karya siswa SMP RJ Payakumbuh yang bermanfaat untuk kota kita. Karya ini hadir sebagai jawaban terhadap tantangan pengelolaan sampah di kota dan diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lain untuk terus berinovasi,” ujarnya

Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, M.A juga menegaskan komitmen Pemko Payakumbuh untuk terus mendukung dan memberikan ruang bagi siswa-siswi berprestasi. “Pemerintah Kota Payakumbuh akan mendampingi siswa-siswi yang berprestasi agar karya mereka dapat berkembang lebih pesat, guna menciptakan generasi emas 2045 yang unggul,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar minat dan bakat siswa di Kota Payakumbuh dapat terus berkembang. Ia menilai penelitian yang diangkat oleh siswa SMP RJ ini luar biasa, terinspirasi dari insiden longsor sampah di Tempat Pembuangan Umum (TPU) Payakumbuh.

“Inovasi ini diharapkan dapat diterapkan di sekolah-sekolah dan masyarakat sehingga kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat,” katanya.

Kadisdik juga berharap tim SMP RJ Payakumbuh dapat meraih medali emas pada OPSI 2024. Pada tahun 2021, tim SMP RJ berhasil meraih medali perunggu, dan tahun ini diharapkan dapat mencapai prestasi yang lebih tinggi.

GSI Sumbar Ukir Sejarah, Meraih Juara 4 Tingkat Nasional di 2024

Pertandingan Pertama GSI Sumbar vs GSI Kalimantan Barat memperoleh skor 3-0 untuk GSI Sumbar. Goal di cetak Argyano Ryon 2 goal. Ridwan 1 goal. Hari kedua GSI Sumbar vs GSI Sulawesi Barat mendapatkan skor 4-1 buat GSI Sumbar. Goal dicetak Argyano ryon 2 goal, Afin 1 goal, Ragel 1 goal kemudian GSI Sumbar vs GSI Yogyakarta memperoleh skor 0-2 buat GSI Yogyakarta.

“GSI Sumbar Masuk Babak 16 besar. Pertandingan GSI Sumbar vs Papua memperoleh skor 2-0 buat GSI Sumbar goal dicetak Argyano ryon 1 goal, Muhammad Ravandi1 goal. “GSI Sumbar Masuk Babak 8 besar. Pertandingan GSI Sumbar vs Aceh memperoleh skor 4-1 buat GSI Sumbar goal dicetak Argyano Ryon 2 goal, Ragel 1 goal dan Muhammad Ravandi 1 goal.

“GSI Sumbar pertama kali masuk babak semifinal. Pertandinganya GSI Sumbar vs Kalimantan Timur memperoleh skor 0-0 adu finalti 2-4 untuk GSI Kalimantan Timur. Dan untuk mencari peringkat 3 GSI Sumbar vs Yogyakarta skor 0-1 buat GSI Yogyakarta.

Pj. Walikota Payakumbuh Suprayitno, M.A, mengucapkan selamat kepada seluruh tim GSI Sumbar yang telah bekerja keras, bersemangat, dan menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam meraih prestasi ini. Ini bukan hanya sebuah kemenangan dalam kompetisi, tetapi juga simbol dari semangat kolaborasi dan kerja keras yang telah dibangun selama ini. Juara 4 di tingkat nasional adalah pencapaian yang sangat luar biasa dan membanggakan bagi kita semua.

Tentunya, prestasi ini bukan hanya milik GSI Sumbar semata, tetapi juga milik seluruh masyarakat Sumatera Barat. Ini adalah bukti nyata bahwa Sumbar memiliki potensi yang besar, baik dari segi sumber daya manusia, kreativitas, maupun semangat untuk terus maju. Dengan keberhasilan ini, kita semakin yakin bahwa Sumbar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan GSI Sumbar, baik itu para pelatih, pembimbing, serta orang tua yang selalu memberikan semangat dan motivasi. Tanpa dukungan kalian, pencapaian ini tentu tidak akan terwujud.

“Keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya bagi generasi muda di Sumbar. Marilah kita bersama-sama mendukung dan menciptakan lebih banyak lagi peluang bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri mereka, agar di masa depan, Sumatera Barat akan semakin banyak melahirkan prestasi-prestasi gemilang.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd, mengakatan “Alhamdulillah selamat buat tim GSI Sumbar tahun ini adalah capaian terbaik yang pernah diraih selama GSI di gelar sudah 5 kali. Top Scorer pelajar SMPN 1 Payakumbuh , Kiper terbaik dan mencapai semifinal juara 4 Nasional dari
32 tim peserta. Terima kasih buat semua pemain, pelatih dan Ofisial serta dukungan luar biasa dari Bapak Pj.Wali Kota Payakumbuh, Kepala BBPMP Sumbar, Kadisdik Sumbar, Kadis se Sumbar, dukungan emak-emak yang gigih dipanggil lapangan walau dengan kondisi terbatas 9 orang walimurid hadir di Lapangan
sejak awal sampai final dan semua pihak yang telah berkontribusi.” ujar kadisdik

Berikut Daftar Nama Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Sumatera Barat Tahun 2024 :

Berikut Daftar Nama Tim Official Gala Siswa Indonesia (GSI) Sumatera Barat Tahun 2024 :

Marching Band SDS IT IPHI  dan Tim GSI Payakumbuh Wakili Sumatera Barat di Ajang Nasional

GOR M. Yamin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kamis, (10/10/2024).

Dalam rangka pelepasan Tim Marching Band Gema Nada SDS IT IPHI Kota Payakumbuh yang diundang oleh Panitia Piala Raja Hamengku Buwono X di Jogjakarta. Tim yang akan berangkat berjumlah 60 orang dan didampingi oleh Kepala Sekolah dan Pelatih. Dengen sederet prestasi yang telah diraih dimana terakhir meraih Juara Umum 2 Tingkat Sumatera Barat Piala Ketua DPRD yang diadakan beberapa waktu yang lalu, undangan ini tentunya menambah prestasi SDS IT IPHI dalam marching band.

Selain tim marching band, tim GSI Kota Payakumbuh juga akan berlaga mewakili Sumatera Barat. Mereka akan bersaing dengan tim dari 32 provinsi, di mana Sumatera Barat tergabung dalam grup B bersama Kalimantan, Sulawesi Barat, dan Yogyakarta.

Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Kota Payakumbuh yang terdiri dari siswa – siswa SMP di Kota Payakumbuh telah berhasil menjadi juara pada seleksi GSI Tingkat Provinsi pada tanggal 1 Agustus 2024 dan berhak mewakili Provinsi Sumatera Barat ke Tingkat Nasional. Sesuai dengan regulasi, dari 18 orang Tim Provinsi Sumatera Barat Kota Payakumbuh mengirimkan sebanyak 11 (sebelas) orang peserta dan 7 (tujuh) orang lagi dari Kabupaten/Kota lain di Sumatera Barat. Siswa – siswa tersebut berasal dari SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3 dan SMPN 9 Payakumbuh. Dengan latihan rutin dan uji tanding yang dilaksanakan selama bulan Agustus sampai dengan Oktober, Kami berharap Tim GSI Provinsi Sumatera Barat mampu bersaing dengan 37 Provinsi lainnya di Indonesia dan dapat melaju menjadi pemenang Nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd menyampaikan bahwa keberangkatan tim marching band dan tim Gala Siswa Indonesia (GSI) merupakan hasil kerja keras yang melibatkan banyak pihak.“Anak-anak kita ini adalah putra-putri terbaik, dan ini hasil perjuangan kita bersama.” ujar kadisdik

Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno,M.A dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan semangat juang yang tinggi. “Ini adalah kesempatan untuk membawa nama Payakumbuh ke tingkat nasional. Tunjukkan perjuangan, junjung tinggi sportivitas, dan beranilah melangkah maju,” katanya.

Pj Wali Kota Payakumbuh juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, guru, dan seluruh pihak yang telah mendukung persiapan anak-anak ini. “Doa orang tua adalah doa yang paling mustajab. Mari kita doakan mereka agar sukses di tingkat nasional,” imbuhnya.

107  Pelajar dan Mahasiswa Terima Bantuan Sosial Bidang Pendidikan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari

Pada Hari Kamis 10 Oktober 2024 di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Penyerahan Bantuan Sosial Bidang Pendidikan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari sebesar 110 juta rupiah kepada 107  Pelajar dan Mahasiswa.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh Suprayitno,M.A didampingi pimpinan cabang Bank Nagari yang dihadiri oleh Pem. Sesi Pemasaran M. Rizky William dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd beserta jajaran.

“Dalam sambutannya, Suprayitno menyampaikan apresiasi kepada Bank Nagari yang terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Payakumbuh. Bantuan yang akan diserahkan bukan hanya sekadar bentuk dukungan materiil, tetapi juga merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap perkembangan generasi penerus bangsa.” ujarnya

“Ia menambahkan bahwa investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi masyarakat.

“Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd menjelaskan bahwa penerima bantuan dipilih melalui proses seleksi ketat, mencakup syarat-syarat seperti status sebagai warga Payakumbuh, berasal dari keluarga kurang mampu, dan rekomendasi sekolah. Dari total 107 penerima, bantuan disalurkan kepada 63 siswa SD, 11 siswa SMP, dan beberapa mahasiswa serta siswa SMA, termasuk para pemenang Gala Siswa Indonesia (GSI).

“Melalui bantuan sosial pendidikan yang disalurkan hari ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua dan siswa, serta memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus belajar dan berprestasi. Bantuan ini bukan hanya sekadar materi, tetapi juga simbol perhatian dan kepedulian kita terhadap pendidikan di Kota Payakumbuh. ujar Kadisdik

Karya Nyata Inovasi Mengembangkan Potensi dan Prestasi di SD N 61 Kota Payakumbuh

Kepala SDN 61 Payakumbuh Aslina Roza, M.Pd. Sekolah penggerak angkatan 3, disekolah ini sudah 9 tahun. Karena itu saya faham karakter guru dan walimurid, jumlah peserta didik 220 orang, Pendidik dan tenaga kependidikan 17 orang. Ekonomi walimurid menengah ke bawah, sebagian besar buruh dan pedagang kecil, sehingga hampir separoh yang dapat PIP dan PKH.   kesibukan orang tua, anak diberikan hp,  berefek pada prilaku dan karakter peserta didik yang kurang peduli dengan diri dan lingkungannya, cuek kurang fokus dan malas belajar.

            Potensi sekolah selain letaknya  strategis, memiliki guru-guru masih muda, energik dan kreatif, Implementasi  kurikulum merdeka menuntut mereka harus belajar mengasah dan meningkatkan potensinya, mengaktifkan komunitas belajar. Bahkan  guru saya ada yang menjadi nara sumber di sekolah lain untuk Gasing ( gampang, asik dan menyenangkan) dalam matematika, selain itu narsum penggunaan media IT seperti Quiziz, Work wool, vidio dari Canva dll,  kami memiliki 3 kelas digital dengan 45 jumlah crome book dan lebtop.

Kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Bersama Balai Guru Penggerak Sumatera Barat Sukseskan Acara Talkshow “Peran & Karya Guru dalam Transformasi Pendidikan” dan Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan 8 dan 9.

Pada hari Kamis 03 Oktober 2024 di Aula Ngalau Indah Lt. III Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Bersama Balai Guru Penggerak Sumatera Barat Sukseskan Acara Talkshow “Peran & Karya Guru dalam Transformasi Pendidikan” dan Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan 8 dan 9.

Hadir dalam acara ini Pj. Walikota Payakumbuh Ir. Suprayitno, MA,  Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran Pitria Gusliati. M.Pd, Kepala Cabdin Wilayah IV Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Asricun,M.Pd beserta jajarannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd beserta jajarannya,  Narasumber kegiatan Talkshow “Peran dan Karya Guru Dalam Transformasi Pendidikan Kepala SD Negeri 51 Sonya Anggraini,S.Pd (Program Sekolah Penggerak), Waka Kurikulum SMA RJ Awinda,M.Pd (Program Guru Penggerak), Guru SD Negeri 07 Hasanatul Fitri, S.Pd (Komunitas Belajar), Guru SD Negeri 20 Mardiah,M. Pd (Pelaksanaan Transisi PAUD SD Menyenangkan), Pengawas SD Syarfionarita,S.Pd (Literasi dan Numerasi), Pengawas sekolah, Kepala sekolah dan majelis guru serta pengajar praktik dan guru peserta Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 8 dan 9 jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, SLB Kota Payakumbuh tahun 2024.

“Pj.Walikota Payakumbuh Ir. Suprayitno, MA,  dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan akbar yang luar biasa ini. Kita sangat bersyukur dengan adanya Program Merdeka Belajar dari Kemdikbudristek RI melalui UPT Kementerian Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera Barat, Kota Payakumbuh dapat mengimplementasikan program unggulan yang sebentar lagi akan disajikan dalam bentuk talkshow, khususnya dalam konsteks Program Sekolah Penggerak (PSP), Program Guru Penggerak (PGP), Komunitas Belajar di Sekolah, Transisi PAUD-SD, dan Literasi Numerasi.”

“Terima kasih kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera barat atas segala bantuan yang diberikan, baik itu advokasi, fasilitasi, luncuran kegiatan dan dukungan atas terselenggaranya program guru penggerak di kota Payakumbuh sehingga transformasi pendidikan telah bergerak dan berjalan dengan terjadinya berbagai perubahan baik dari guru itu sendiri, siswa dan pola pendidikan di Kota Payakumbuh.”

“Ia mengakatan kepada para Guru Penggerak untuk dapat menggerakkan komunitas belajar bagi rekan guru di sekolah. Dapat menjadi agen perubahan bagi rekan guru yang lain dalam proses pembelajaran di sekolah. Dan yang terpenting, mendorong kepemimpinan siswanya dengan menjadi menjadi teladan serta agen transformasi ekosistem pendidikan profil pelajar pancasila.” Ujar Pj. Wali kota

“Kepala Dinas Pendidikan Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa Talkshow hari ini mengusung tema yang sangat penting, yaitu “Peran dan Karya Guru dalam Transformasi Pendidikan.” Dalam kesempatan yang berharga ini, saya ingin menyampaikan beberapa hal terkait dengan transformasi pendidikan di Payakumbuh, tantangan yang kita hadapi, kesuksesan yang telah kita raih, serta harapan ke depan untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik.

“Kota Payakumbuh telah bergabung dengan Program Guru Penggerak (PGP) sejak Angkatan ke-6 pada tahun 2022, dan hingga kini sudah di angkatan ke-11 yang masih dalam proses pendidikan. Sejak bergabungnya Kota Payakumbuh dalam Program Guru Penggerak, kita telah melihat partisipasi yang luar biasa dari para guru di berbagai angkatan. Berikut ini adalah jumlah guru yang telah mengikuti Program Guru Penggerak di Kota Payakumbuh PGP Angkatan 6: 51 orang (37 dari TK/SD/SMP, dan 14 dari SLB/SMA/SMK). PGP Angkatan 8: 46 orang (34 dari TK/SD/SMP, dan 12 dari SLB/SMA/SMK). PGP Angkatan 9: 58 orang (45 dari TK/SD/SMP, dan 13 dari SMA/SMK). PGP Angkatan 11: 115 Orang (semua Jenjang) Jumlah Total Guru Penggerak: 155 orang (116 dari TK/SD/SMP, dan 39 dari SMA/SMK/SLB).”

Tidak hanya itu, kita juga memiliki Pengajar Praktik yang turut berkontribusi dalam mendukung program ini PP Angkatan 6: 8 orang (3 dari TK/SD/SMP, dan 5 dari SMA/SMK), PP Angkatan 8: 9 orang (7 dari TK/SD/SMP, dan 2 dari SMA/SMK), PP Angkatan 9: 11 orang (7 dari TK/SD/SMP, dan 4 dari SMA/SMK) Jumlah Total Pengajar Praktik: 28 orang (17 dari TK/SD/SMP, dan 11 dari SMA/SMK/SLB)

“Kadisdik juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 14 guru penggerak yang telah diangkat menjadi kepala sekolah, dengan rincian 12 orang dari SD, 1 orang dari SMK, dan 1 orang dari SLB. Prestasi ini menunjukkan bahwa Program Guru Penggerak tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga membuka peluang karir yang lebih luas bagi mereka.”

“Pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Di era yang serba cepat dan dinamis ini, peran pendidikan tidak hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter, kepribadian, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh peserta didik agar dapat beradaptasi dengan tantangan zaman. Di sinilah peran penting transformasi pendidikan, yang mencakup berbagai inisiatif seperti Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, literasi numerasi, Komunitas Belajar, dan transisi PAUD, menjadi sangat relevan.”

“Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi, kita patut bersyukur karena Payakumbuh telah mencatat sejumlah kesuksesan dalam upaya transformasi pendidikan. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya kualitas guru dan kepala sekolah melalui pelatihan dan pendampingan intensif. Program Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak telah berhasil mencetak guru-guru yang memiliki dedikasi tinggi dan terus berinovasi dalam proses pembelajaran.”

“Kadisdik berharap agar inovasi-inovasi pendidikan terus kita kembangkan. Pemanfaatan teknologi, pembelajaran berbasis proyek, serta peningkatan kapasitas guru harus menjadi fokus utama kita ke depan. Pendidikan harus relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi tetap menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat pada peserta didik. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus semakin diperkuat. Semua elemen ini harus bersatu padu dalam mewujudkan visi pendidikan yang berdaya saing dan bermartabat. Kita juga harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan masyarakat digital yang semakin kompleks.”

Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya transformasi pendidikan di Payakumbuh. Semoga acara talkshow ini dapat menjadi sarana yang bermanfaat bagi kita semua untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan bersama-sama menciptakan pendidikan yang lebih baik.

Mari kita terus bersemangat dan bekerja sama untuk mewujudkan Payakumbuh sebagai kota yang unggul dalam bidang pendidikan, di mana guru-guru kita menjadi motor penggerak perubahan, dan peserta didik kita siap menghadapi masa depan dengan percaya diri. Ujar Kadisdik

Tiga Sekolah di Kota Payakumbuh Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024

Jakarta ­- Tiga Sekolah di Payakumbuh Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam pelestarian lingkungan. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam acara yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Rabu, (2/10/2024).

Sekolah yang menerima penghargaan ini diantaranya SMP Negeri 1 Payakumbuh, SD Negeri 03 Payakumbuh, dan SD Negeri 58 Payakumbuh. Ketiga sekolah tersebut berhasil memenuhi kriteria program Adiwiyata, yang mengharuskan sekolah untuk mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar serta melibatkan siswa dan warga sekolah dalam aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.

Hadir dalam acara yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Payakumbuh Hj. Syafrida. M.M, Kepala Sekolah SD Negeri 3 Payakumbuh Syamsul Alam,S.Pd, serta Kepala Sekolah SD Negeri 58 Payakumbuh Susi Afrita,S.Pd.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Drs. Rida Ananda,M.Si, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Payakumbuh, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menyebut penghargaan ini sebagai bukti nyata komitmen sekolah-sekolah di Payakumbuh terhadap pendidikan berbasis lingkungan.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah kita mampu menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Kami berharap ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk mengikuti jejak mereka,” ujar Rida.

“Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta usaha keras dari setiap sekolah. Salah satu bentuk dukungan Pemko Payakumbuh adalah melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah yang mengedukasi sekolah-sekolah untuk mengelola sampah secara mandiri.”

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd.M.Pd, menyampaikan selamat dan terima kasih kepada tim persiapan Adiwiyata di sekolah-sekolah Kota Payakumbuh. Ketiga sekolah ini sudah dengan sungguh sungguh mempersiapkan memenuhi kriteria-kriteria di dalam Adiwiyata.

“Sekolah melakukan program Adiwiyata karena sekolah berwawasan lingkungan pasti sekolah itu bersih sekolah itu berfungsi pelayanan dengan baik dan juga karakter peserta didik dengan pembiasan hidup bersih sehat lingukungan yang lestari tentu ini adalah sebuah gaya hidup berkelanjutan yang perlu dikembangkan disekolah.

Kedepannya semoga semua sekolah di kota payakumbuh bisa menerapkan kegiatan-kegiatan di dalam Adiwiyata mungkin nantik ada yang bisa maksimal tentu ikut dinilai lomba dan minimal tentu bisa menerapkan prinsip-prinsip hidup bersih sehat kemudian air besih kemudian juga kebiasaan dari warga sekolah membiasakan pemeliharaan lingkungan dengan baik. ujar Dasril

KARYA NYATA METODE “ PAPA JUPI “ UNTUK MENINGKATAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK DALAM MENGENAL ABJAD DI KB INSAN KAMIL

KARYA NYATA METODE “ PAPA JUPI “ UNTUK MENINGKATAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK DALAM MENGENAL ABJAD DI KB INSAN KAMIL

Diajukan untuk Lomba GTK Hebat 2024 Oleh DEWI ARISANTI,S.Pd Kepala Sekolah KB Insan Kamil Kota Payakumbuh Sumatera Barat