Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh tentang Penguatan Transisi Pendidikan Anak Usia Dini Ke Sekolah Dasar Kelas Awal

Berikut SURAT EDARAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KOTA PAYAKUMBUH NOMOR : 421.1/ 313 /DISDIK/PYK-2023 Tanggal 16 Februari 2023 tentang Penguatan Transisi Pendidikan Anak Usia Dini Ke Sekolah Dasar Kelas Awal.

Disdik Adakan Sosialisasi Dapodik dan Verval Data Pendidikan

Arahan Kadis Pendidikan, Dr. Dasril,S.Pd, M.Pd

Data Pokok Pendidikan (Dapodik) merupakan sistem pendataan (database) berskala nasional yang terintegrasi dengan data kependidikan lainnya. Dapodik merupakan sumber data utama dari berbagai Program perencanaan Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan insan yang cerdas dan kompetitif. Untuk mewujudkan program–program Pendidikan secara tepat, maka dibutuhkan data yang lengkap, akuntabel dan terus up to date serta di evaluasi secara berkala

Dalam rangka pemutahiran Data Pokok Pendidikan (dapodik) di Kota Payakumbuh meliputi verifikasi dan validasi data Dapodik termasuk belajar.id, platform merdeka belajar, simpkb, pmm. Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan Kegiatan Sosialisasi Dapodik dan Verval Data Pendidikan untuk jenjang PAUD, TK, SD dan SMP se-Kota Payakumbuh yang diikuti sebanyak 248 operator sekolah dan Kepala Sekolah terdiri dari 144 peserta dari jenjang PAUD (TK,KB, TPA) kesetaraan, 104 peserta dari jenjang SD dan SMP.

Kegiatan berlangsung selama 4 hari, dari tanggal 20 s.d 23 Februari 2023 bertempat di Aula SMAN 2 Payakumbuh. Hari pertama dan ketiga dihadiri oleh kelompok sasaran operator SD dan SMP, Kepala SD inti, Kepala SMP Negeri, pengawas satuan pendidikan, pejabat data Dinas Pendidikan, Hari kedua dan keempat dihadiri oleh Operator Paud (TK,KB, TPA) dan Kesetaraan.

Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didamping Kabid PTK Fiqi Rahmat,Sy, S.Kom, Kabid Dikdas Tavril Samry,S.Pd, Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd, Koordinator Data Pendidikan Rahmadini,SE, M.Si, Kasi PTK Paud Rahmawati, S.Pd dan Tim Dapodik Kota Payakumbuh. Narasumber pada kegiatan ini yakni Oneng Wahyu Panuju, S.Kom dari Sesditjen Pauddikdasmen Kemendikbudristek (Administrator Dapodik sekaligus senior Dapodik) dan Sarubabel Malau dari Pusdatin Kemendikbudristek RI.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd dalam membuka kegiatan menyampaikan arahan bahwa didalam fitur dapodik, ada 4 data pokok yang sangat berperan penting diantaranya data kelembagaan, data peserta didik sebagai dasar penyaluran dana dan penetapan BOS/BOSP, data pendidik dan tenaga kependidikan sebagai dasar dalam pemberian tunjangan, data sarana prasarana sebagai dasar dalam penetapan DAK Fisik.

“Untuk data siswa dan PTK tingkat TK, SD dan SMP, Kota Payakumbuh sudah sangat baik berada diatas 90 persen tingkat kevalidan sedangkan di data sarana tingkat validasi masih di bawah rata-rata. Untuk itu, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan berupaya meningkatkan akurasi Dapodik, update dan real timenya, dan berupaya membenahi data dapodik sarana yang akan nantinya digunakan dalam perencanaan peningkatan dan pemeliharaan sarana sekolah baik melalui dana DAK, APBD maupun perbaikan internal melalui dana BOS” lanjut Kadis Pendidikan.

Dasril juga menyampaikan bahwa Disdik juga bermitra dengan Kominfo dan tim IT Dinas Pendidikan juga dilibatkan untuk menyempurnakan data. Data Paud, SD dan SMP akan ditargetkan valid dan realtime pada tahun 2023, dengan itu diharapkan peran operator sekolah dalam menginput data dengan benar dengan sesuai kondisi real disekolah dan kepala sekolah juga berperan dalam mencek entryan dapodik dari operator.

Selain itu, Backbone Dapodik yang berada di Dinas Pendidikan juga akan kita fungsikan dengan maksimal manfaatkan sebagai pengambilan data dapodik yang real time akan digunakan kedepannya sebagai bahan perencanaan pendidikan.

“Ini merupakan kerjasama dari semua pihak dalam mendukung tujuan supaya terwujudnya data dapodik yang valid dan real time menuju Smart City diBidang Pendidikan”, tambahnya.

Hari Pertama kegiatan pada tanggal 20 Februari 2023
Hari Kedua kegiatan pada tanggal 21 Februari 2023

Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqi Rahmat Sy, S.Kom sebagai Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa Dapodik merupakan fasilitas utama di pendidikan dalam mengumpulkan data pendidikan, dengan data ini nanti akan di dapat informasi yang di gunakan baik kemdikbudristek dalam pengambilan keputusan dan kebutuhan maupun daerah, agar informasi yang di hasilkan lebih berkualitas maka data sumber nya tentu mesti akurat, mutakhir, cepat.

“Kegiatan ini di lakukan selama 4 hari , 2 hari sosialisasi dapodik dengan narasumber Oneng Wahyu Panuju (Database administrator Dapodik setdijen paud,dikdasmen kemdikbudristek RI) dan 2 hari lagi acara sosialisasi Verval data pendidikan dg narasumber dari Pusdatin kemdikbudristek. Tujuan kegiatan tentunya bagaimana menjadikan data dapodik yg lebih berkualitas dari sebelumnya dan meningkatkan pemahaman operator sekolah lebih dalam tentang dapodik” ulas Fiqi. (sary)

Optimalkan Kinerja, Kadis Pendidikan Dasril Ekpose Program & Kegiatan 2023

Dalam rangka optimalisasi dan percepatan realisasi anggaran tahun 2023, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan Expose/paparan Kepala Dinas Pendidikan terkait Program dan Kegiatan Dinas Pendidikan dan Laporan Realisasi bulan Januari dan Februari 2023 pada hari Selasa tanggal 14 Februari 2023 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Kegiatan dihadiri langsung PJ.Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si dan dihadiri Kepala BKD Drs.Safwal,MM Inspektorat, Bappeda dan para pimpinan OPD mitra kerja seperti Dinas Kesehatan, Dinas Nakerin Perin, Dinas P3AP2KB, Disdukcapil, Dinas Kominfo, Disparpora, Dinas PU PR, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bagian Kesra dan Bagian Dalbang. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Kepala SD (sekolah inti), kepala SMP Negeri, pimpinan komunitas Guru seperti IGI, PGRI, Himpaudi.

Pada kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd menyampakan Paparan/Expose Rencana Pelaksanaan Program dan Kegiatan tahun 2023 dan rencana aksi dalam rangka percepatan serapan anggaran dan kegiatan untuk triwulan ke III.

Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kadis Pendidikan ditemui secara terpisah menyampaikan bahwa, “Tujuan utama kegiatan ini yakni Dinas Pendidikan dapat mendapat masukan dan saran dari stakeholder terutama pimpinan daerah yakni Walikota, Sekda, Pimpinan OPD mitra terkait dengan Program dan kegiatan 2023.

Kadis Pendidikan berharap, semua perangkat daerah yang hadir terutama yang bermitra dengan Dinas Pendidikan dapat memahami, mensupport, memberikan masukan sehingga target program dan kegiatan Dinas Pendidikan tahun 2023 bisa dilaksanakan lebih baik, tepat sasaran, tepat waktu demi suksesnya program dan kegiatan dan majunya dunia pendidikan’, tambahnya.

Pj. Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda,M.Si menyampaikan bahwa Walikota yang dituntut untuk meningkatkan serapan anggaran di tahun 2023 dalam uraiannya Dinas Pendidikan selaku urusan wajib dan pelayanan dasar harus meningkatkan serapan anggaran di triwulan I dan mengejar target yang telah direncanakan, menggunakan brand city of randang di setiap kegiatan dan school of randang salah satu inovasi unggulan yang ada di kota Payakumbuh.

Lanjutnya, “Untuk penanganan inflasi, diharapkan kepada seluruh sekolah dan organisasi perangkat daerah untuk melaksanakan penanaman cabe dan bawang dilingkungan sekolah. Untuk stunting dan kemiskinan ekstrem diharapkan seluruh sekolah bertanggung jawab dengan berbagai cara yakni donasi seribu rupiah bagi ASN, menjadi orang tua asuh, melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan”.

Pj.Walikota mengharapkan pimpinan kegiatan agar membuat rencana terukur dan jelas sehingga bisa dicapai hasil yang maksimal, diharapkan kepada Kepala Bidang dan Kepala Dinas dapat mengawal rencana kegiatan tersebut dan ditagih sehingga pengawasan dapat berjenjang dan melekat.

Masukan dan saran dari Kepala Badan Keuangan Daerah Drs. Safwal,MM tentang mekanisme retribusi sewa rumah dinas dalam pengadministrian dan pembayaran sewa rumah sekarang bisa melalui aplikasi Qris, pengadaan barang dan jasa, percepatan penginputan RKAS BOS/BOSP.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kuliah Rp.1.000.000 per masing-masing penerima dari Baznas Payakumbuh Program Payakumbuh Cerdas Berkarakter untuk guru dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kompetensi melalui pengambilan kuliah S-1 sebanyak 30 orang terdiri dari guru dan tendik Paud,TK,SD dan SMP .(sary)

Pj.Walikota Drs.Rida Ananda,M.Si Bersama Kadis Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd dan Baznas Payakumbuh Menyerahkan Bantuan Biaya Kuliah Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Yang Melanjutkan Pendidikan ke S-1

Disdik Salurkan Donasi Seribu Rupiah

Kemiskinan ekstrem adalah dimana kondisi ketidakmampuan seseorang/keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar yakni kebutuhan makan, air minum bersih, sanitasi layak, pemukiman, pendidikan, kesehatan sementara stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Dalam mengentaskan masalah kemiskinan ekstrem dan stunting, Pemerintah pusat maupun daerah telah melakukan berbagai langkah dalam mengentaskan permalahan tersebut, termasuk Pemerintah Kota Payakumbuh salah satunya dengan menggerakkan “Donasi Rp.1000 sehari” yang dicanangkan oleh Pj.Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si melibatkan pejabat daerah, ASN, beserta para donatur lainnya termasuk melakukan kerjasama dengan BAZNAS dalam pencegahanan stunting dan kemiskinan yang ekstrem di Kota Payakumbuh.

Untuk mendukung dari Gerakan Donasi Rp.1000,- sehari yang dicanangkan oleh PJ. Walikota Payakumbuh Desember 2022 lalu melibatkan pejabat daerah, ASN, beserta para donatur lainnya termasuk melakukan kerjasama dengan BAZNAS dalam pencegahanan stunting dan kemiskinan yang ekstrem di Kota Payakumbuh. Pada hari Selasa tanggal 7 Februari 2023, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang dipimpin Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd turun langsung dalam penyerahan infak Donasi Rp.1000,- sehari berasal dari ASN Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan infak dari beberapa pejabat Dinas Pendidikan bulan Januari tahun 2023 kepada 3 keluarga yang membutuhkan, 2 Keluarga beralamat di Kelurahan Balai Tongah Koto dan 1 Keluarga dari Kelurahan Bulakan Balai Kandi dalam bentuk sembako berupa beras, minyak goreng, bawang, gula dan perbaikan becak motor sebagai sarana berusaha bagi kepala keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd serahkan bantuan langsung kepada keluarga terdampak

Dr.Dasril,S.Pd.M.Pd selaku Kadis Pendidikan menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan menyerahkan donasi kepada keluarga yang terdata mengalami kemiskinan ekstrem berdasarkan data Dinas Sosial yaitu keluarga Endang yang memiliki 5 orang anak dan Keluarga Oni Putra yang memiliki 3 orang anak berasal dari Kelurahan Balai Tongah Koto dan keluarga Osmaini memiliki 5 orang anak disalukan berupa beras, gula, minyak goreng dan bawang serta perbaikan becak motor dari keluarga Osmaini.

“Dalam penyerahan ini juga ditemui kondisi becak motor keluarga Osmaini rusak, 2 minggu tidak bisa mencari nafkah dikarenakan rusak dibagian roda. Melihat kondisi tersebut, kami perbaiki langsung ke bengkel dengan biaya perbaikan infak dari Kepala Dinas Pendidikan dan beberapa Pejabat Disdik”

“Kami berharap dengan diperbaikinya becak motor keluarga Osmaini sebagai sarana berusaha bagi keluarga, hendaknya kembali berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga, anak – anak tetap sekolah, kepada keluarga Endang diharapkan anak yang masih usia sekolah tetap bersekolah dengan rajin. Bagi anak yang masih bersekolah, kita akan mengupayakan biaya bantuan pendidikan sekolah seperti uang sekolah, buku , dll”, Ulas Kadisdik.

“Dinas Pendidikan akan melanjutkan penyaluran donasi bulan depan bagi biaya bagi anak-anak masih bersekolah. Dana tersebut bersumber dari donasi Rp.1.000,-dari ASN Dinas Pendidikan ditambah guru ASN melalui koordinir kepala sekolah SD dan SMP. Dana yang terkumpul berasal dari guru-guru SD akan disalurkan ke siswa SD yang masuk dalam keluarga miskin ekstrem dan stunting begitupun dana yang terkumpul berasal dari guru SMP akan disalurkan ke siswa SMP termasuk dalam kondisi dimaksud”

“Semua warga pendidikan yang masuk dalam daftar keluarga miskin dan stunting (data sumber dari Dinas Sosial) akan kita lacak, verifikasi dan kita akan salurkan bantuan sesuai dengan kemampuan Dinas Pendidikan dan dana yang terkumpul. Dana donasi yang terkumpul dari sekolah akan dikoordinir oleh Dinas Pendidikan kemudian disalurkan ke siswa dari 39 Keluarga yang terdaftar dalam data kemiskinan ekstrem dan stunting. Semua yang menjalani pendidikan di sekolah baik TK, SD, SMP, SMA ataupun kuliah akan disalurkan dana yang berasal dari donasi ASN di lingkungan Dinas Pendidikan, secara transparan disampaikan”. tambahnya. (sary)

Dinas Pendidikan Serahkan Dana Gerakan Seribu Sehari Bagi Penangangan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Penyerahan dana langsung oleh Kepala DInas Pendidikan (kanan) Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didamping Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd kepada Kepala Dinas Sosial (kiri) Irwan Suwandi,S.Sos,MM

Dalam rangka mensupport dari gerakan sedekah seribu sehari yang dicanangkan oleh Pj.Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si pada bulan Desember tahun 2022 lalu yang melibatkan pejabat daerah, ASN, beserta para donatur lainnya termasuk melakukan kerjasama dengan BAZNAS dalam pencegahanan stunting dan kemiskinan yang ekstrem di Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd serahkan langsung dana gerakan Rp.1000 perhari dari ASN Dinas Pendidikan ke Dinas Sosial pada hari Rabu, tanggal 1 Februari 2023 bertempat di Dinas Sosial.

Gerakan seribu sehari bagi ASN di Kota Payakumbuh adalah salah satu upaya dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Kota Payakumbuh. Pada data yang diterima bahwa Kota Payakumbuh menjadi Kinerja terbaik Kedua di Provinsi Sumatera Barat dalam penanganan Kemiskinan Ekstrim setelah Kota Padang Panjang.

Kepala Dinas Pendididikan Dr.Dasril, S.Pd,M.Pd ditemui pada saat penyerahan dana menyampaikan bahwa setelah satu bulan berjalan pengumpulan sumbangan gerakan Rp.1000 sehari  dari ASN di Dinas Pendidikan dalam membantu mengurangi stunting dan kemiskinan ekstrem, diharapkan agar dana yang terkumpul segera dapat sampai kepada sasaran yang dituju dan dimanfaatkan  oleh calon penerima berhak untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan stunting. “Walaupun masih sedikit, ini merupakan awal yang baik di awal tahun 2023, mudah-mudahkan akan ditindak lanjuti lebih baik lagi berikutnya”.

Lanjutnya “Kedepan, Dinas Pendidikan akan memaksimalkan lagi pengumpulan ini yang benar-benar dimotivasi dan dikelola sedemikan rupa untuk memaksimalkan capaian gerakan tersebut.

Terakhir Kadisdik mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN DInas Pendidikan yang telah berpartisipasi dalam gerakan ini, sedangkan bagi yang belum diharapkan untuk memberikan sumbangan supaya “Dengan memberikan sumbangan , insya allah dapat mempermudah rezki kita karena sebagian kecil kita membagikan kepada yang berhak” tambahnya. (sary)