Tiga Pemain Pilar SMPN 1 Payakumbuh Lolos ke babak puncak Perang Bintang ajang GSI 2022

Setelah 12 hari TC dan talenta scoutting para pemain Sepak Bola Gala Siswa Indonesia ( GSI ) tingkat nasional yang di helat di Sentul Bogor Jawa Barat dari tanggal 18 – 30 Oktober 2022. Tiga pemain pilar asal Payakumbuh yakni Muzzaki Afif Indra ( Afif ) berposisi sebagai Striker, Haziq Izzan Finda ( Izzan ) Wing Kiri dan Farraz Afriz ( Faras ) Center Back ketiganya pelajar SMPN 1 Payakumbuh yang berlatih di SSB Victory dibawah asuhan pelatih bertangan dingin Zulka Hendra ( 36 tahun ) yang sengaja diutus Dinas Pendidikan Payakumbuh sebagai penghargaan buat pelatih bersama tim Dinas Pendidikan yang dipimpin lansung kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril S.Pd., M.Pd bersama kepala SMPN 1 Defimarlitra M.Pd serta Kepala SMPN 3 Payakumbuh M. Isral S.Pd. yang juga meloloskan 1 siswanya mewakili GSI Sumbar ke Nasional Ibrahim Alim Pramudya. Dari 7 orang utusan sumbar 4 orang dari Pelajar SMPN Payakumbuh dan 3 dari pelajar SMPN Kota Padang. Secara keseluruhan Sumbar meluluskan 4 pemain masuk ke babak perang bintang yang hanya terpilih 30 pemain dari 102 pemain pelajar SMP yang diseleksi se Indonesia yakni Afif, Izzan & Farras pelajar SMPN 1 Payakumbuh dan Razka Aditya pelajar SMPN 5 Padang. 30 pemain dalam babak perang bintang besok yang akan digelar Kamis, 30 Oktober 2022 mulai pukul 14.00 WIB di Sentul dekat dari hotel Lor In sentul tempat para pemain dan pelatih diinapkan panitia. 30 orang pemain dibagi menjadi 2 tim bintang dan nanti akan dipilih 11 pemain terbaik untuk proyeksi pemain nasional PSSI Usia 15 dan 16 oleh tim Scout talent dari BPTI ( Balai Pengembangan Talenta Indonesia ) di bawah PUSPRESNAS Kemdikbudristek RI. Semoga 3 pilar Payakumbuh ini Afif, Izzan dan Farras terpilih masuk 11 pemain terbaik sebagai regenerasi Nabiel Asyura yang sudah berkiprah di tim PSSI usia 17 saat ini, mari kita doakan.

Menurut Melani S.Pd dari Kemdikbudristek RI, ” BPTI adalah Balai Pengembangan Talenta Indonesia dibawah Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas ) Kemdikbudristek RI. Tugas utama BPTI adalah melakukan beberapa hal yang menjadi fokus dalam pengembangan karier berkelanjutan manajemen talenta, mulai dari rekrutmen, analisa pengembangan, hingga retensi dan fasilitas karier. Ketiga fokus tersebut masuk dalam desain besar manajemen talenta nasional. Di tahap rekrutmen, yang pertama dilakukan adalah identifikasi talenta dan menyiapkan ajang talenta yang relevan bagi pengembangan karier. Di tahap ini juga dilakukan kurasi untuk memastikan talenta yang direkrut bisa berkembang ke jenjang kompetisi internasional. Para talent yang terjaring dalam seleksi ini akan difasiltasi selanjutnya oleh Pemerintah dalam pengembangan talantanya. Anak-anak Payakumbuh banyak yang bagus telenta sepakbolanya” Jelas Melani yang juga putri Piladang Kab.Limapuluh kota ini.

Dalam laga seleksi hari Jumat, 28 Oktober 2022 Afif pelajar SMPN 1 Payakumbuh ini yang juga Kaptem tim didaulat panitia memimpin membacakan teks Sumpah Pemuda dihadapan tim yang akan bertanding dilapangan Asiop Football Akademy lapangan sepakbola berstandar FIFA di Sentul Bogor. Sistem seleksi ajang GSI tahun 2022 ini mengikutkan 102 pemain SMP dari seluruh Provinsi di Indonesia dan dibagi menjadi 6 tim yakni tim Tidore, Majapahit, Bima, Sriwijaya, Malaka dan Kutai. Masing-masing diasah talentanya oleh pelatih nasional seperti Ruli Nere dkk serta dipantau bakatnya oleh tim BPTI Kemdikbudristek RI serta mereka bertanding antar tim. Para pemain Payakumbuh masuk ke 4 tim berbeda dan saling berhadapan. Dari 6 tim yang ada dipilih 4-7 pemain terbaik sehingga terpilih pemain dari 6 tim tersebut. 30 pemain terpilih dibagi menjadi 2 tim masing-masing 15 pemain dan dilakukan laga perang bintang sebagai laga pamungkas dalam ajang seleksi ini. Dari proses laga perang bintang dipilih 11 pemain terbaik untuk direkomendasi oleh BPTI ke PSSI sebagai calon peserta seleksi timnas Usia 15 & 16 tahun. Semoga pemain Kota Payakumbuh kemabali berkiprah di Timnas PSSI lagi melalui talenta-talenta muda ini ! Mari kita doakan. ( Dasril-Sentul Bogor Jawa Barat ).

Disdik Adakan Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan Tahun 2022

Data merupakan sebuah informasi berisi fakta berbentuk angka,kata,dsb menerangkan suatu keadaan tertentu. Data sangat berperan penting dalam merencanakan suatu kebijakan ataupun program dan data juga dapat digunakan sebagai acuan dalam implementasi suatu kegiatan atau aktivitas.

Data pendidikan di Kota Payakumbuh tergambar pada Profil Pendidikan Kota Payakumbuh. Profil pendidikan memuat data sekolah, PTK (pendidik dan tenaga kependidikan), siswa (peserta didik), sarana prasarana pada satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak/Raudatul Jannah, Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Kejuruan, Pendidikan Luar Biasa (PLB) serta Pendidikan Non Formal dan Informal.

Dalam rangka menyusun Profil Pendidikan Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2022/2023 maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan Kota Payakumbuh dilaksanakan selama 2 hari yakni pada hari Kamis s.d. Jumat tanggal 20 s.d. 21 Oktober 2022 dengan peserta operator sekolah tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Drs.Danil Defo,M.Si didampingi Kabid PTK Fiqih Rahmat,Sy,S.Kom, Reni Dewita,SH (Subkoordinator Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Bappeda Payakumbuh), Analis Kebijakan (Sub Koordinator Data Pendidikan) Rahmadini, SE,M.Si, Kasubag Umum dan Kepegawaian Rina Susanti,S.Kom, Kasi PTK Paud Rahmawati,S.Pd

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd ditemui secara terpisah menyampaikan harapan agar buku Profil Pendidikan Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat selesai sebelum akhir tahun 2022 sehingga data yang tersaji dapat dimaanfaatkan dan berguna bagi perencaan dan pengambil kebijakan pada Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh.

Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqih Rahmat,Sy,S.Kom selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar tersusunnya Profil Pendidikan yang lebih objektif, representatif dan up to date. Profil pendidikan ini berguna bagi Dinas Pendidikan sebagai bahan informasi dalam penyusunan rencana dan program pembangunan pendidikan dan penyusunan kebijakan bagi pimpinan dan stake holder terkait untuk kemajukan pendidikan di Kota Payakumbuh dimasa mendatang.

Penulis (SR)

Hari Pertama Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan pada tanggal 20 Oktober 2022
Hari Kedua Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan pada tanggal 21 Oktober 2022

Jalin Silaturrahmi Dan Komunikasi Insan Pendidikan Dalam Turnamen “Trofeo”

Kiri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Drs.M.Tabrani,M.Pd, tengah Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd, Kanan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Kebudayaaan Kab.Agam Drs.Isra,M.Pd.

Dalam rangka menjalin silaturrahmi dan memperkuat sinergitas antar institusi Pendididikan Propinsi Sumatera barat serta memperkenalkan keberadaan GOR lapangan olahraga Kapten Tantawi Tanjung Pauh bagi masyarakat Payakumbuh maupun luar Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dibawah kepemimpinan Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd menggelar pertandingan persahabatan Turnamen Sepakbola Segitiga “Trofeo” antar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dengan Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Kab.Agam pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022 di Lapangan Olahraga Kapten Tantawi Tanjung Pauh.

Selain menjaga kebugaran tubuh, pertandingan ini juga bertujuan sebaga bentuk usaha membangun bonding antar sesama pegawai dan guru dibawah lingkungan Dinas Pendidikan sehingga terbentuk suatu kekompakan.

Pertandingan Sepakbola Segitiga “Trofeo” piala Wakil Ketua DPRD Sumbar Iryad Syafar M.Ed. Dibuka oleh Pj.Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda M.Si. Pertandingan berlangsung seru dan penonton pun sangat antusias, dimana setiap tim imbang, dengan skor Disdik Payakumbuh vs Disdik Padang Panjang 0-0. Disdik Agam vs Disdik Payakumbuh 1-1 dan Disdik Padang Panjang vs Disdik Agam 2-2. Semua hebat hasil imbang dan juara adalah peraih skor tertinggi yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Agam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd sekaligus Kapten tim Bola Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berharap dengan kegiatan olahraga bersama ini dapat meningkatkan kebugaran dan sinergitas antar insan pengelola pendidikan di Sumatera Barat.

Lanjutnya, Kadisdik menyampaikan rasa terima kasih terhadap tim dan supporter dari Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Agam telah hadir dan ikut serta dalam turnamen laga silaturrahmi yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Drs. Danil Defo, M.Si sebagai panitia pelaksana event dan juga pemain Disdik mengharapkan dapat terciptanya silaturrahmi dengan semua unsur yang ada di Dinas Pendidikan Sumatera Barat khususnya yang bertanding, terjalin komunikasi yang baik terkait berbagai hal tentang kemajuan pendidikan dimana saling berbagi informasi dan ilmu guna kemajuan pendidikan Kota Payakumbuh khususnya Propinsi Sumatera Barat umumnya. terakhir adalah memperkenalkan dan mempromosikan kawasan wisata Batang Agam dan sarana olahraga yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh guna kemajuan dunia olahraga dan semakin baiknya pertumbuhan ekonomi masyarakat Payakumbuh. Pemerintah daerah sangat terbuka kepada siapapun dalam memanfaatkan berbagai sarana olahraga dan kawasan wisata yang ada di sepanjang Sungai Batang Agam

Tim Sepakbola Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh

Salah satu pemain Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sekaligus menjabat Kabid PTK Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Fiqih Rahmat,Sy,S.Kom berharap pertandingan persahabatan ini bukan event yang terakhir selanjutnya dapat berkelanjutan untuk kedepan bukan hanya dengan 3 kab/kota di Sumatera Barat tetapi 19 kab/kota juga ikut. “Bukan hanya silaturrahmi tetapi juga membangun kerjasama dibidang pendidikan”, tambahnya

Monza Hariyanto menyampaikan “ini adalah salah satu event yang berkesan dalam pertandingan dunia pendidikan” . “Berharap event ini dapat berkelanjutan kedepannya, kalah menang tidak menjadi hal utama.

Penyerahan trophy dari Pj. Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si

Drs. Rida Ananda, M.Si sebajai Pj Walikota Payakumbuh dalam penyerahan tropy menyampaikan bahwa ” semoga olahraga yang digagas Disdik ini dapat menjalin komunikkasi dan saling tukar informasi antar pejabat Dinas Pendidikan untuk peningkatan layanan pendidikan di Kota Payakumbuh bahkan di Sumatera Barat.

Penulis (Sr)

Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka, Disdik Kolaborasi Dengan Balai Pustaka Jakarta

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan salah satu program Kemdikbudristek RI, bentuk evaluasi dari Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Salah satu kekhasan dari Kurikulum Merdeka ini adalah adanya penguatan karakter Pancasila dalam pembelajaran yang kemudian dituangkan dalam rumusan profil pelajar Pancasila. Laman Kemendikbud RI menyebutkan, Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama diantaranya beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan serta penguatan implementasi kurikulum merdeka dan profil pelajar pancasila pada satuan pendidikan di Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang bekerja sama dengan Balai Pustaka Jakarta mengadakan kegiatan ” Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila” bagi kepala SD, SMP negeri dan swasta di Kota Payakumbuh. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2022 di SKB Payakumbuh.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Dikdas Tavril Samry,S.Pd, Kabid PTK Fiqih Rahmat,SY,S.Kom, Kasi Kurikulum SMP Femiria Sari,SE, Analis Kebijakan Rahmadini,SE,M.Si (Koordinator Data Pendidikan). Narasumber pada kegiatan ini yakni Toni Heryanto dan Andi Yuniarto dari Balai Pustaka Jakarta.

Sambutan Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd

Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya menyampaikan bahwa faktor utama dalam perwujudan IKM (implementasi kurikulum merdeka) yakni antara lain ketersediaan sarana prasarana pendukung belajar , ketersediaan SDM (pendidik), ketersediaan penunjang IKM berupa ketersediaan Chromebook/komputer portable  dan buku penunjang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI baik buku pegangan guru maupun buku siswa.

“Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan bekerjasama dengan berbagai penerbit diantaranya dengan penerbit Balai Pustaka Jakarta sebagai penerbit BUMN yang buku-bukunya sangat berkualitas termasuk penyediaan buku sebagai pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka serta penerbit swasta lainnya yang masuk melalui e-katalog dan siplah apabila buku yang tersedia sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI”, tambah kadisdik.

“Sehubungan dengan hal tersebut Balai Pustaka Jakarta siap mensupport dan mendukung Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam hal ini sekolah-sekolah dapat memakai buku penunjang pendidikan (buku pegangan guru dan siswa) terbitan Balai Pustaka Jakarta sehingga dapat terwujudnya Profil Pelajar Pancasila dalam menerapkan IKM (implementasi kurikulum merdeka)”,Andi Yuniarto

Penulis (Sr)

Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan, Disdik Gelar FGD Tahap Kedua

Penyusunan Master Plan Pendidikan mempunyai tahapan dalam penyempurnaan, ada 3 tahapan dalam penyusunan . Pertama mengadakan FGD awal dengan tujuan dapat menampung masukan dan saran secara umum dari pemerhati pendidikan, tahap kedua dengan menampilkan data dari peneliti (UNP) terkait Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan meminta masukan terkait data tersebut dan berbagai perbaikan dan kekurangan selanjutnya selanjutnya tahap 3 dengan menganalisa secara tajam dan penyempurnaan setiap kekurangan menambahkan masukan dan saran yang sudah dibahas sebelumnya, terakhir dengan mengadakan diskusi.

Untuk melanjutkan setiap proses dalam penyusunan Master Plan Pendidikan 2023-2027, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh kembali menggelar FGD (Focus Group Diskusi) Master Plan Pendidikan Pendidikan Kota Payakumbuh Tahun 2023-2027 Tahap kedua pada hari Selasa tanggal 18 Oktober 2022 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Kegiatan ini dihadiri Komisi C DPRD, Asisten, Staf Ahli, LKAAM, Bundo Kanduang, Pemerhati/Tokoh Pendidikan, Bappeda, BKPSM, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, DP3A2KB, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kemenag, BMPS, AKSI, PGR, Kominfo, KKKS, MKKS, IGTKI, HIMPAUDI, Pejabat Eselon di linkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Korwas, dan IGI. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk mempertajam analisa Master Plan Pendidikan 2023-2027 secara khususnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd membuka FGD Master Plan Pendidikan tahun 2023-2027

Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa dalam menyusun suatu kebijakan pendidikan kedepan dibutuhkan grand design yang komprehensif berdasarkan karakteristik dan potensi daerah yang tertuang dalam master plan pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Kadisdik menerangkan bahwa kondisi pendidikan saat ini dalam melaksanakan kebijakan dan program Kemdikbudristek RI yakni pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka pada tingkat TK,SD,SMP di Payakumbuh.

Kepala Dinas Pendidikan berharap dengan adanya kolaborasi yang baik dan koordinasi yang maksimal antara peneliti dengan Dinas Pendidikan maupun dengan berbagai pihak yang peduli dengan kemajuan pendidikan di Kota Payakumbuh akan menghasilkan program dan kebijakan pada peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di masa akan datang bagi Kota Payakumbuh terkhususnya.

Ketua komisi C DPRD Kota Payakumbuh Ir. Ahmad Zifal pada sesi tanya jawab menyampaikan bahwa kebijakan master plan pendidikan akan didukung oleh DPRD Payakumbuh sehingga dapat diwujudkan dan dipublikasikan di Kota Payakumbuh. “Kita harus meningkatkan kualitas pendidikan, supaya peminat untuk masuk sekolah negeri lebih meningkat, belajar dari Pemerintah Propinsi Riau yang mempunyai sekolah unggulan (full day)”.

Penulis (Sr)

Pendidikan akan Baik Apabila Dikelola dengan Baik

Guru adalah profesi yang paling baik di antara profesi yang ada di dunia ini. Masyarakat yang berpendidikan tentu tidak bisa lepas dari figur tenaga pendidik sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Begitu benang merah yang ditangkap saat wawancara dengan Pj. Walikota Payakumbuh, Rida Ananda, di ruangan kerjanya, Selasa (11/10).

Menurut Rida, guru dalam mendidik anak-anak didasarkan pada dua hal, pertama kemampuan intelegensi dan kedua kemampuan emosional. “Maka itu, anak-anak kita tidak akan mungkin berhasil kalau tidak ada campur tangan dari guru,” katanya.

Rida Ananda meminta kepada seluruh guru untuk fokus dan komit memajukan dunia pendididkan di Kota Payakumbuh.

Dia menginginkan supaya Kota Payakumbuh tetap terdepan dalam dunia pendidikan di provinsi Sumbar. “Kalau bisa dunia pendidikan kita menjadi contoh bagi seluruh daerah di nusantara ini,” ujar Rida.

Dia berharap agar semua mata tenaga pendidik di kota ini memajukan dunia pendidikan.

Terkait hal demikian, dinas terkait diminta Walikota agar memberikan yang terbaik bagi para kepala sekolah dan para guru di Payakumbuh.

Pemerintah Kota senantiasa memperhatikan kesejahteraan para guru, sebab guru merupakan garda terdepan dalam memajukan dan mendidik anak-anak. Apapun keluhan guru, pemko akan sesegeranya menyikapi. Namun tentu disesuaikan dengan daerah.

Di akhir wawancara, Rida Ananda juga berharap kepada para kepala sekolah supaya memajukan pendidikan di sekolahnya dengan sepenuh hati. “Pendidikan akan baik jikalau dikelola dengan baik pula,” tandasnya. (sas)

Disdik Adakan Rakor Pendidikan Dengan PJ Walikota dan 3 OPD Mitra

Pendidikan merupakan salah satu pilar terpenting dalam meningkatkan kualitas manusia dan terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti bahwa setiap manusia Indonesia berhak mendapatkannya dan diharapkan untuk selalu berkembang didalamnya. Pentingnya pendidikan kedepan dapat menjadi sumber dari segala sumber kemajuan suatu bangsa, karena dengan melalui pendidikan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa tersebut dapat ditingkatkan.

Pendidikan yang bermutu dan berkualitas, tidak terjadi dengan sendirinya namun melalui hasil dari proses yang berjalan dengan baik, efektif dan efisien. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas layanan pendidikan di Kota Payakumbuh, maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh adakan Rakor (Rapat Koordinasi) Bidang Pendidikan dengan PJ Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda, M.Si yang dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2022 bertempat di Aula Lantai III Balaikota Payakumbuh, dihadiri 3 OPD Mitra Dinas Pendidikan yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kemenag Payakumbuh dan Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh serta Kepala TK,SD, SMP di Payakumbuh.

Rakor dibuka oleh PJ Walikota Payakumbuh, Drs. Rida Ananda, Msi, didampingi Asisten II Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman,SKM.MPPM, Kepala Dinas Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto, SKM, M.Si didampingi Sekretaris, Kabid serta 10 Kepala Puskesmas Payakumbuh, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Nofriwandi, SH didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga, Plh Kemenag Payakumbuh dihadiri Kasubbag TU Kankemenag Kota Payakumbuh H.Mustafa didamping Plh.Kasi Bimas Islam Kanapi dan 8 orang Kepala Madrasah Kota Payakumbuh.

Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd pada rakor ini berharap adanya dukungan kebijakan kepala daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan, dan difasilitasi kebijakan anggaran dalam bentuk BOS Daerah untuk mendukung kekurangan BOS bagi sekolah-sekolah negeri agar kegiatan pengembangan kegiatan akademis dan ekstrakuriler bisa lebih optimal lagi karena disadari bos yang diterima sekolah masih sangat terbatas jumlah nya dan keleluasan dalam penggunaannya.

Arahan PJ Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si

PJ Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si dalam membuka rakor, menyampaikan bahwa ada beberapa program Kota Payakumbuh yang perlu ditindak lanjuti yakni kemiskinan ekstrem, stunting, Bian, kedisilinan dan pembuatan lagu Mars Payakumbuh. Kepsek dan guru dapat berperan dalam penanggulangan stunting, masyarakat miskin, absulot yang memiliki anak sekolah melalui kerjasama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas dan pemerintah kelurahan. selanjutnya sekolah dapat membuat inovasi untuk meningkatkan minat masyarakat bersekolah di sekolahny seperti layanan pendidikan agama, seni dan olahraga, ekstrakurikuler, pramuka dan dll”.

Disamping itu, PJ Walikota Payakumbuh juga meminta guru dan kepsek agar ikut dalam berprestasi dalam lomba cipta lagu mars Payakumbuh dan lomba membuat surat kepada Walikota terkait ide-ide pembangunan pendidikan dalam rangka program Payakumbuh Cerdas dan Berkarakter.

Kegiatan ini juga disempatkan dengan penyerahkan bantuan zakat Baznas Payakumbuh kepada guru/tendik, siswa/mahasiswa di Payakumbuh serta pelepasan kontingen FOP (festival olahraga pelajar) Kota Payakumbuh sebanyak 12 orang atlit terdiri dari 6 orang cabang silat SD,SMP,SMA dan 6 orang cabang atletik SD,SMP,SMA.

Penyerahan Bantuan Zakat Baznas Payakumbuh
Pelepasan kontingen FOP (festival olahraga pelajar) Kota Payakumbuh

Disdik Adakan Bintek Perencanaan Berbasis Data Satuan PAUD

Penyusunan sebuah perencanaan, tanpa didukung data mustahil akan mencapai hasil yang diharapkan. Untuk itu, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh guna mewujudkan pendidikan berkualitas, kurikulum yang baik, meningkatkan kualitas pendidikan baik fisik maupun non fisik dibutuhkan perencanaan pendidikan berbasis data dengan menggunakan dasar Rapor Pendidikan.

Mendukung hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan Bintek Perencanaan Berbasis Data (PBD)di Satuan PAUD pada tanggal 5 s.d 6 Oktober 2022 bertempat di Hotel Bundo Kanduang. Bintek PBD dihadiri sebanyak 20 orang pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang terdiri dari 4 orang masing-masing perkecamatan.

Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid PAUD Syafni Hasni, S.Pd dan Kasi PAUD Dilla Fatma, S.Pd,MM, Kasi PNFI Nelwita,SE, Yuli Sumarni, S.Pd, Syarifah Indrawati, S.P.d, Elidesusni, S.Pd, Wispariyani, S.Pd dengan narasumber widyaparada dari B2PMP Propinsi Sumbar Heri Herlambang, S.Kom, MT.

Kadisdik Dr.Dasril, S.Pd,M.Pd Membuka dan Memberikan Arahan Kegiatan Bintek PBD

Perencanaan Berbasis Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan data rapor pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan maupun dinas pendidikan maupun pemerintah daerah terhadap mutu dan capaian pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan dan perbaikan mutu pendidikan yang berkesinambungan.

Perencanaan Berbasis Data merupakan bagian dari proses Evaluasi Sistem Pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Evaluasi Sistem Pendidikan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 57 tahun 2021. Evaluasi Sistem Pendidikan bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan pemerataan layanan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

Bintek PBD merupakan pembantuan dari Direktorat PAUD Kemdikbudristek RI untuk Kab/kota terpilih, yang salah satunya Kota Payakumbuh memperoleh bantuan tersebut. Bintek ini kemudian akan dilanjutkan pada tingkat kecamatan dengan pengimbasan dari perwakilan PKG dilingkungan kecamatannya dan satuan pendidikan . Bintek ditingkat kecamatan akan didampingi oleh narasumber dari B2PMP Propinsi Sumbar dan narasumber kota yang sudah mengikuti bintek langsung dari kemdikbudristek RI baik secara luring maupun daring serta pengawas dan penilik

Tujuan bintek ini agar pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dapat mengoperasikan EDS sistem Perencanan Berbasis Data dan sebagai tindak lanjut Perubahan Perilaku satuan PAUD dalam melakukan perencanaan dan penganggaran.

Dalam membuka kegiatan Bintek PBD, Kadisdik Dr Dasril, S.Pd, M.Pd berharap agar perwakilan masing-masing PKG benar-benar harus terampil dalam menggunakan aplikasi EDS (evaluasi diri sekolah) dan mampu membimbing teman sejawat pada Komunitas kecamatan masing-masing.

lanjutnya “penyusunan program dan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) harus berdasarkan profil sekolah yang sudah diinput melalui EDS mengacu kepada kondisi capaian literasi dan numerasi peserta didik serta lingkungan sekolah” tambah Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Disdik dan Baznas Payakumbuh kembali Salurkan Bantuan Beasiswa Payakumbuh Cerdas

Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh kembali menyalurkan bantuan beasiswa Pendidikan Payakumbuh Cerdas kepada 106 pelajar SD dan SMP se-Kota Payakumbuh masing – masing menerima Rp.500.000 bagi siswa SD, Rp.600.000 bagi siswa SMP dengan jumlah dana yang disalurkan Rp.53.300.000,-

Sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sudah menyalurkan beasiswa Payakumbuh Cerdas semenjak bulan Juli 2022 s.d Oktober 2022. Bantuan Beasiswa Pendidikan Baznas Payakumbuh yang sudah disalurkan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh kepada 1000 orang lebih siswa TK, SD, SMP dan kesetaraan, guru dan Tenaga Kependidikan honorer yang mengalami kesulitan ekonomi sampai pada saat ini berjumlah Rp.535.250.000,- yang bersumber dari zakat guru dan ASN dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Zakat yang terkumpul pada Baznas Payakumbuh dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, 60 % didistribusikan kembali kepada guru dan siswa yang termasuk pada asnaf yang delapan yang memenuhi persyaratan penerima zakat.

Disamping itu Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh juga telah menyalurkan beasiswa dan bantuan kuliah kepada 113 orang siswa dan mahasiswa yang bersumber dari Bank Nagari sebanyak Rp.110.000.000,- .

Dalam 4 bulan terakhir, dari bulan juli s.d oktober 2022 Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sudah menyalurkan Total Beasiswa Pendidikan Payakumbuh Cerdas sebanyak Rp.645.250.000,-

Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd berharap kepada penerima baik siswa maupun mahasiswa agar memanfaatkan sesuai peruntukan yaitu untuk membiayai kegiatan pendidikan dan perlengkapan sekolah / kuliah seperti membeli Buku, peralatan sekolah, membayar uang kuliah dan hal-hal terkait kelancaran sekolah dan kuliah para penerima.

disamping itu, Kadisdik juga mengingatkan agar para mustahid (penerima zakat) suatu saat nanti bisa menjadi muzakki (pemberi zakat) melalui peningkatan SDM dari proses sekolah dan kuliah yang diikuti oleh para siswa dan mahasiswa penerima para mustahid ini. Dan mesti berterima kasih dengan mendoa kan para pemberi zakat (muzakki) terutama kalangan guru dan pegawai dilingkungan disdik yang telah menjadi muzakki melalui Baznas Payakumbuh.

PJ Walikota Payakumbuh, Drs. Rida Ananda, M.SI yang diwakili oleh Asisten II Elzadaswarman,SKM, MP berharap agar siswa dapat mempergunakan bantuan beasiswa pendidikan Payakumbuh cerdas ini sesuai kebutuhan pendidikan dalam rangka menunjang pendidikan seperti perlengkapan alat tulis, perlengkapan sekolah dan lain-lain menunjang kelancaran sekolah.