Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh Dr. Dasril M.Pd Raih Penghargaan Nasional Anugerah Pendidikan Indonesia ( API ) 2022

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia tanggal 7 September nomor230/PP/KEP/13/IX/2022 tentang Penerima Augerah Pendidikan Indonesia Ikatan Guru Indonesia Tahun 2022 ditetapkan 37 tokoh penerima penghargaan API 2022 . Dalam kegiatan Penerimaan Anugerah Pendidikan Indonesia Ikatan Guru Indonesia 2022 (API IGI 2022) telah diserahkan penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia ( API ) kepada 37 orang tokoh dari berbagai daerah dan latar belakang profesi di Indonesia yang telah berkontribusi positif dan berjasa dalam hal Peningkatan Kompetensi Guru & Mutu Pendidikan di Indonesia tahun 2022 yang bertempat di ruang Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center ( JCC ) Senayan Jakarta Kamis, 15 September 2022. Sebanyak 37 tokoh nasional terdaftar dan hadir sebagai penerima penghargaan API 2022 dari Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) dan satu diantarnya yang diganjar penghargaan tersebut berasal dari Provinsi Sumatera Barat adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. H. Dasril S.Pd., M.Pd. Acara seremoni yang yang berlansung hikmat dan hangat tersebut dan dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional antara lain Gubernur DKI Anis Rasyid Baswedan P.hD., Stafsus Presiden RI Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Perwakilan GESS ASIA Matt Thompson Projec Direktur At Tarsus, Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Indarparawangsa M.Si. yang juga penerima API 2022, Plt. Dirjen GTK Kemdikbudristek RI Prof. Nunuk Suryani, Direktur GTK Kemenag RI Dr. Muhammad Zain, Tokoh Publik Helmy Yahya, Tokoh Pemuda Nasional Alwis Rustam yang juga Direktur Eksekutif APEKSI, Ketua IGI pusat Danang Hidayatullah bersama pengurus IGI pusat dan daerah.

Para penerima Anugrah Pendidikan Indonesia 2022 tersebut adalah sebagai berikut : Dr. A Murtala M.Si. (Sekretaris Daerah Aceh Utara), Dr. dr. Elly Engelbert Lasut ME (Bupati Kepulauan Talaud), Dr. H. Suganda S.Ag. ( Ketua STAI Syamsul Ulum), Dr. H. Dasril S.Pd., M.Pd. ( Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Sumatera Barat), Dr. H. Kurniawan ST., MM., M.Si. ( Rektor Universitas Nusa Putra Sukabumi Jawa Barat), Dr. H. Said Mulyadi. SE., M.Si. ( Wakil Bupati Pidie Jaya Aceh ), Dr. Ir. Wahid Wahyudi MM. ( Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ), Dr. Mutsyuhito Solin M.Pd ( Wakil Bupati Pakpak Bharat Prov. Sumut), dr. Rinny Tamuntuan (Pj. Bupati Kepulauan Sangihe), Dr. Uswatun Khasanah S.Pd.,M.Pd. ( Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah), Dr. Zulfikar Alimuddin B.Eng., MM. (Direktur Global Islamic Boarding School), Dra. Hj. Khofifah Indar Parawangsa M.Si. ( Gubernur Jawa Timur ), Drs. H. Nur Pawaiduddin M.Pd.(Kepala Kemenag Kota Jakarta Selatan), Drs. Djoli Mandak, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Daerah Kab. Kepulaian Sangihe), Drs. H. Difriadi (DPR RI), Drs. Hanafi, M.Si (Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor), Drs. Stenly N. Moningka, M.M.Pd. (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom), Drs. Yayah Diasmono Rachmadi Tjokro (Tokoh Bank Kalteng), H. Muhyiddin, SE., M.M (Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar), H. Rahmadian Noor, S.T. (Wakil Bupati Barito Kuala), H.Muhammad Aditya Mufti Ariffin,S.H, M.H. (Walikota Banjarbaru), Hj. Mundjidah Wahab (Bupati Jombang), Hj. Noormiliyani AS, S.H (Bupati Barito Kuala), Ibrahim Ali (Bupati Tana Tidung), Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar), Ir. Widjaja, M.M (Direktur PT Harrisma Buwana Jaya DIY), Jakop Mangole, S.E (Ketua DPRD Kabupaten Talaud), K.H. Dr Abdulloh Shodiq, M.Pd (Ketua MUI Kota Pasuruan), Karel F. Mambay, SE. M.Pd.K. (Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Kab.Keerom), Murhadi (Direktur Teknos Genius Aceh), Piter Gusbager, S. Hut. MUP. (Bupati Keerom), Prof. Irmawati, Psikolog (Guru Besar Universitas Sumatra Utara (USU)), Sumarto, S.Pd., M.M. (Panewu Anom Kapanewon Ponjong), Vamelia Ibrahim (Bunda PAUD Tana Tidung), Yosep Yewen,S.Sos (Kepala Dinas Distrik Fef Kab.Tambrauw Papua Barat), Zulkifli, S.Pd, M.Si (Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu)

IGI Kota Payakumbuh yang baru berdiri 2017 memang selalu melakukan kegiatan-kegiatan peningkatan kompetensi guru, dalam bentuk workshop baik secara luring dimasa sebelum pandemi dan sesudah pandemi begitu juga melalui daring selama pandemi. Jadi IGI selalu bergerak meningkatkan kompentesi guru sesuai dengan mottonya “Sharing and Growing Together”, dan akhirnya IGI Kota Payakumbuh ditetapkan sebagai salah satu organisasi profesi pelaksana program organisasi penggerak oleh Kemendikbudristek RI di tahun 2021 dan alhamdulillah pada tahun 2022 ini masih tetap berlanjut. Dalam setiap kegiatan selalu didukung Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota, baik secara moril dan materil. Menurut ketua umum IGI Danang Hidayatullah, “Sebagai salah satu organisasi profesi guru, IGI yang banyak didukung oleh guru-guru milenial yang kreatif ini akan terus berupaya berpartisipasi dalam berbagai kegiatan untuk terus secara nyata berkontribusi untuk peningkatan kompetensi profesional guru dan kesejahtraan guru dalam rangka peningkatan akses layanan dan mutu pendidikan di Indonesia dan akan terus berkoordinasi serta berkolaborasi dengan tokoh-tokoh hebat ditingkat daerah, nasional maupun internasional. Peran leadership para tokoh yang peduli dan konsern dengan peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru akan terus difasilitasi IGI”. Kata Danang Hidayatullah dalam sambutannya. Sementara itu Helmi Yahya si Raja Kuis Indonesia menyampaikan bahwa,”Saya hadir dan berdiri didepan ini adalah berkat bimbingan dan motivasi dari guru-guru hebat yang pernah membimbing saya, tanpa bimbingan mereka saya yang anak seorang penjual kacamata bekas di Kota Palembang sana tidak akan menjadi Raja Kuis Indonesia. Untuk itu saya akan terus berjuang dengan mengambil peran dalam upaya meningkatkan kompetensi guru. Kalau dokter salah suntuk korbannya mungkin satu pasien saja, tapi kalau guru salah mendidik maka korbannya bisa satu generasi anak bangsa. Maka seorang guru harus terus meningkat kompetensinya untuk itu saya menghimbau agar para tokoh Nasional dan daerah yang hari ini menerima Award Anugerah Pendidikan Indonesia serta para pemerhati pendidikan lainnya marilah kita bergandengan tangan untuk terus membantu guru-guru meningkatkan kompetensinya”. Demikian pidato singkat yang disampaikan Helmi Yahya di API-IGI di Hall Jakarta Convention Center Senayan Jakarta. ( Defi Marlitra M.Pd)

Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Segera Punya Master Plan Pendidikan

Pelayanan pendidikan adalah urusan wajib pelayanan dasar bagi warga Payakumbuh. Guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Payakumbuh, dibutuhkan grand design sebagai rencana induk yang komprehensif berdasarkan karakteristik dan kompetensi daerah. Master Plan ( Grand Design ) sangat diperlukan sebagai pedoman sehingga dapat menentukan arah bagi pengambil kebijakan kedepannya.

Untuk membuat Grand Design yang komprehensif dan mengakomodasi berbagai kebutuhan peningkatan mutu layanan pendidikan digelar Forum Grup Discussion (FGD) Master Plan Pendidikan Kota Payakumbuh 2023-2027 di Aula lantai III Kantor Balaikota pada Selasa tanggal 13 September 2022.

Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menggandeng pihak ketiga sebagai mitra dari perguruan tinggi yakni Pusat Kajian Sosial Budaya Fakultas Ilmu Sosial ( PKSBE FIS ) Universitas Negeri Padang ( UNP ). Kegiatan itu dibuka langsung Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten I Dafrul Pasi M, S.IP, MM, Kepala Dinas Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd Ketua Komisi B DPRD, YB. Dt. Parmato Alam dan Wakil Ketua Komisi C, Mesrawati,S.Pd, Kepala Perangkat Daerah yang terkait, Ketua LKAM Pemerhati dan Tokoh Pendidikan, Ketua dan Pengurus AKSI, PGRI, IGI, PWI, Mitra Kerja Dinas Pendidikan dan Pejabat Eselon yang ada dilingkungan DInas Pendidikan Kota Payakumbuh yang berjumlah 136 orang.

Master Plan Pendidikan merupakan suatu rencana induk pendidikan yang komprehensif dengan mempertimbangkan karakteristik dan potensi dalam menentukan arah bagi pengambil kebijakan kedepannya. Tujuan dari masterplan pendidikan ini dapat memberikan arah bagi pengambil kebijakan dan rencana implementasi bidang pendidikan lima tahun kedepan (2022 – 2027) . Penyusunan Master Plan pendidikan diawali dengan merumuskan gagasan awal, yang selanjutnya dibahas dalam FGD. FGD (Focus Group Disscussion) dilaksanakan untuk menampung dan menyerap aspirasi serta masukan dari berbagai pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan, tokoh masyarakat, pemerhati pendidikan dan seluruh pihak yang berkepentingan untuk kemajuan Pendidikan di Kota Payakumbuh lima tahun yang akan datang. Penyusunan Master Plan pendidikan merupakan upaya peningkatan pelayanan pendidikan harus berorientasi pada peningkatan akses pendidikan yang seluas-luasnya bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd menyampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dasril menyampaikan Master Plan Pendidikan adalah pedoman dalam mengola pendidikan menuju layanan pendidikan berkualitas. Masukan dan saran dari semua pihak diperlukan sebelum Master Plan Pendidikan di tetapkan.

“Sumbangan fikiran dan ide serta kritik untuk perbaikan layanan pendidikan diperlukan. Dinas Pendidikan Payakumbuh membuka kesempatan para pemerhati pendidikan berpartisipasi untuk bersaran sampai batas waktu pertengahan bulan Oktober 2022 kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,” Ulas Kadisdik.

kegiatan FGD ini disambut dengan antusias oleh peserta , hal ini diibuktikan dengan banyaknya masukan dan saran terkait penyusunan master plan pendidikan ini. Berbagai masukan dan saran tersebut telah dicatat dan diolah oleh tim penyusun master plan pendidikan dari Pusat Kajian Sosial Budaya Ekonomi (PKSBE) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Tim penyusun sangat berterima kasih atas banyak nya masukan dan saran sehingga nanti diharapkan master plan yang akan disusun ini akan lahir sesuai dengan keinginan masyarakat Kota Payakumbuh guna mewujudkan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat.

Kadis Pendidikan Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd Motivasi Mahasiswa STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh Dalam Kuliah Umum

Selasa tanggal 13 September 2022 bertempat di aula lantai 2 STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril, S.Pd, M.Pd menghadiri dan memberikan materi secara langsung dalan Kuliah Umum kepada mahasiswa calon pendidik di STKIP YAP dengan tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia Yang Unggul Dan Berkarakter Untuk Indonesia Maju”

Kuliah umum dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan PKKMB 2022 dengan mengangkat tema tersebut diatas dihadiri oleh 364 orang mahasiswa dari lima prodi angkatan 2022,2021 dan 2022 yang ada di STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh yang terdiri dari Prodi Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Sejarah, dan PKn. Kuliah umum juga dihadiri oleh Ketua STKIP Drs Yuhasnil, M.Pd, wakil ketua 1,2,3 pejabat struktural dan dosen-dosen di lingkungan ST-KIP.

Dr.Dasril,S.Pd, M.Pd yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh selaku pemateri dalam kuliah umum menyampaikan bahwa kemampuan yang harus dikuasai mahasiswa diera digital ini yakni kemampuan literasi, kemampuan numerasi, profil pelajar pancasila dan digitalisasi. Kemampuan literasi mahasiswa di definisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menganalisis, menilai, mengatur dan mengevaluasi informasi dari berbagai sumber ini merupakan salah satu pembentukan karakter bangsa.

Selanjutnya Kadisdik yang juga alumni STKP YAP Bukitinggi tahun 1989 ini menyampaikan Kemampuan  Numerasi  yakni berfokus kemampuan mahasiswa dalam menganalisa, memberikan   alasan,   dan   menyampaikan ide   secara   efektif,   merumuskan,   memecahkan,   dan menginterpretasi   masalah-masalah   matematika, sedangkan profil pelajar pancasila dalam kampus berarti mahasiswa yang mandiri, mahasiswa yang punya sifat gotong royong, kebhinekaan global, yang berpikir kritis, Digitalisasi perguruan tinggi perlu terus dikembangkan sehingga memudahkan civitas kampus dalam berbagai hal untuk meningkatkan kualitas mahasiswa.

“Salah satu tujuan Pendidikan dan karakter Bangsa yakni menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Peran mahasiswa dalam pembentukan karakter bangsa yakni harus mampu memahami dan mengaplikasikan pendidikan karakter dengan baik dalam kehidupan kesehariannya”. Ungkap Dasril.

Dalam forum ilmiah yang diiuti dengan antusias oleh mahasiswa yang hadir memenuhi semua ruang aula yang tersedia Dasril memotivasi mahasiswa agar mengikuti kebijakan kampus merdeka dengan meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, digitalisasi serta bersosialisasi dengan dunia nyata untuk memperkuat kompetensi sebagai calon pendidik dimasa depannya.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari mahasiswa kepada pemateri. Salah satu pertanyaan mahasiswa yang menarik adalah Bagaimana mengadapi godaan yang sering mengganggu ketika kita ingin fokus menyelesaikan kuliah, misalnya melemahnya semangat, lingkungan yang tidak mendukung dan keterbatasan fasilitas ? Tanya Annisa Ulfa, mahasiswa BP 2020. Dijelaskan oleh Dasril bahwa ” Seorang mahasiswa harus memperkuat kepribadian, kecakapan hidup dan membekali diri dengan berbagai kemampuan teknis yang dibutuh di lingkungan seperti kamampuan menulis, kemampuan digital serta tetap fokus pada cita-cita”. Jawab Dasril.

50 Ekor Kuda Akan Tampil Dalam Ivent Payakumbuh Open Race Walikota Cup 2022

Pacuan kuda kalender Pengprov Pordasi Sumbar yang akan dihelat di Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang Payakumbuh Minggu, 18 September 2022 mendatang. Sebanyak 50 ekor kuda akan diturunkan dalam iven yang bertajuk “Payakumbuh Open Race Walikota Cup 2022”. Pengurus Pordasi Kota Payakumbuh Paulo Rossi Ketua Harian dan Sekretaris Dr. Dasril S.Pd., M.Pd. bersama Panitia Pelaksana sudah melakukan Barier Drawing untuk menentukan Line Up Race yang akan diturunkan pada Minggu sore 11 September 2022 di Aula PUPR Kota Payakumbuh setelah sebelumnya pagi hari dilakukan pengukuran tinggi kuda dan pengecekan gigi untuk menentukan kelas pacuan yang akan diikuti kuda. Ada 7 race tampil di Payakumbuh Open Race walikota cup 2022 yang terdiri dari 34 ekor kuda yang berasal dari Provinsi Riau 5 kuda, Jawa Barat 1 kuda, Sumatera Utara 1 kuda dan Kalimantan Barat 1 kuda serta sisanya kuda dari kontingen Pordasi se Sumbar. Disamping itu juga ada 2 race Boegie serta 1 race lokal yang akan diikuti sekitar 15 kuda. Pada hari Minggu tanggal 18 September nanti dijadwal mulai pikul 09.00 wib pagi sampai pukul 12.00 wib akan di lepas 2 race Boegi dan 1 race lokal serta seremoni pembukaan acara pacuan. Dan setelah jam 12.00 akan dimulai Payakumbuh Open Race. Dari race 1 dimulai kelas CD Pemula Perdana 2 tahun 600 m dengan total hadiah Rp.10 juta dikuti oleh kuda Guti Spirit , Putra Tasia dan Pinces Mey-Mey. Race 2 Kelas E Pertama Berpacu menempuh jarak 600 m dengan total hadiah Rp.8 juta akan berpacu 4 ekor kuda yakni: Rivandro, Liontin, Bless Tombak, dan Permata Rokan. Race 3 Kelas 3 Tahun Pertama Berpacu jarak 1000 m dengan total hadiah Rp. 10 juta tergabung 6 ekor kuda: Mentari Nagari, Quen Rivada, Kenzo Amdy, Quwwata Laila, Putra Azam dan Peru Junior. Race 4 Kelas CD 3 tahun Calon Remaja 1000 m dengan total hadiah Rp. 17.500 ribu bertanding 4 ekor kuda yakni: King Parlap, As Shahab, Vanessa Dupont dan Sukma Agogo. Race 5 Kelas AB 3 tahun Calon Derby Divisi II jarak 1200 m memperebutkan total hadiah 15 juta. Diikuti oleh 6 ekor kuda yakni: Alhadid Manania, Aero Dupont, Aldebaran, Vicennzo, Cahaya Tanpa Nama dan Princes Dentist. Pada Race 6 Kelas AB 3 tahun Calon Derby Divisi I jarak 1200 m dengan total hadiah 25 juta race terbanyak akan tampil 7 ekor kuda yakni: Silver Kandih, Simracle, Talago Queen, King Osaka 347 X Malsipa, Allena Quen, Rajo Sanano dan Nilam Bukati. Race 7 sebagai penutup Kelas C Terbuka jarak 1200 m total hadiah Rp. 12 juta tergabung 4 ekor kuda yakni: Berlian Arafah, Sangkep Nggelum, Stoner & Gadih Situjuah. Total hadiah yang disediakan panitia adalah Rp. 117 juta yang bersumber dari para donatur dan sponsor.

Barier Drawwing dipimpin oleh Dewan Stewart Maidison dihadiri oleh Ketua Harian Pengrov Pordasi Sumbar yang juga ketua harian Pordasi Kota Payakumbuh Paulo Rossi, Sekretaris panpel Dr. Dasril S.Pd.M.Pd Komisi Pacuan dan semua pimpinan Kontingen dari Pemgurus Pordasi se Sumbar dan Pordasi Sumut, Pordasi Kalimantan Barat, Pordasi Riau dan Pordasi Jawa Barat. Hadir juga para joki, croom dan pemilik kuda. Menurut panitia Pacuan kuda Payakumbuh Open Race Walikota Cup 2022 ini adalah kado perpisahan buat Walikota Payakumbuh H Riza Falepi ST. MT yang akan mengakhiri masa tugas sebagai walikota setelah 10 tahun mengabdikan diri di Kota Payakumbuh sebagai walikota serta juga aktif dalam kepengurusan Pordasi Kota Payakumbuh sebagai Ketua Umum sampai sekarang. Serta Wakil walikota H.Erwin Yunaz SE,.MM yang telah bersama Riza Falepi memimpin Payakumbuh 5 tahun terakhir. Para penonton dapat menonton lansung ke lapangan asal mematuhi protokol kesehatan, tidak masuk kelintasan pacuan atau ketengah lapangan tempat kuda-kuda menunggu giliran berpacu dan dapat juga menonton secara live di TV swasta Denai TV dan Live di Youtube Denai. Pungkas Panitia. ( Dasril )