Sosialisasi Program Sekolah Penggerak (PSP) dan Program Guru Penggerak (PGP) Tahun 2022 di Kota Payakumbuh

Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan ke 3 secara Nasional dan Program Guru Penggerak (PGP) angkatan ke 6 merupakan paket Program Merdeka Belajar Kemdikbudristek RI yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh. PSP dan PGP berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul kepala sekolah untuk PSP dan guru dengan PGP . Adapun beberapa manfaat PSP dan PGP bagi daerah maupun untuk sekolah diantaranya mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah (dalam kurun waktu 3 tahun pelajaran bagi sekolah), meningkatkan kompetensi SDM di sekolah (kepala sekolah dan guru) serta percepatan digitalisasi sekolah guru dan siswa.

Kota Payakumbuh merupakan 1 dari beberapa daerah di Indonesia yang lulus PSP angkatan 3 dan PGP angkatan ke 6 di tahun 2022. Untuk mempersiapkan PSP dan PGP ini, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyiapkan langkah dalam pelaksanaan program dimaksud yakni melaksanakan Sosialisasi PSP dan PGP Tahun 2022, Sosialisasi PSP dan PGP ini dilaksanakan pada tanggal sejak 4 Februari 2022 bertempat di Aula Ngalau Indah Lantai III Balaikota Payakumbuh dengan sasaran Kepala TK, SD, SMP Negeri/Swasta se-Kota Payakumbuh, Ketua MGMP se-Kota Payakumbuh, Ketua KKG se-Kota Payakumbuh, Ketua IGTK Kota Payakumbuh selanjutkan dilakukan coaching clinic bagi individual Kepsek dan Guru yang sudah mendaftar tapi terkendala proses penyelesaian seperti menjawab pertanyaan essay dan submit.

Kegiatan ini dibuka langsung Asisten III Pemerintah Kota Payakumbuh Amriul Dt. Karayiang serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,Dr. Dasril, S.Pd,M.Pd. Adapun Narasumber kegiatan ini berasal dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumbar yang awalnya bernama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ( LPMP ) Sumbar dan BP PAUD DIKMAS Prop.Sumbar, terdiri dari Delfiati, M.Pd (Widyaprada Ahli Madya merupakan Anggota Satgas Sekolah Penggerak), Alfitriati, M.Pd (Widyaprada Ahli Madya), Dr. Yenita Irawati, M.Pd (Widyaprada Ahli Madya merupakan Fasilitator Guru Penggerak Jangkar Kota Payakumbuh) dan narasumber dari Kota Payakumbuh yaitu Shahrul, M.Pd yang merupakan Asesor Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak.

Amriul Dt.Karayiang selaku Asisten III Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membuka kegiatan ini berharap agar guru di Kota Payakumbuh dapat terus meningkatkan kompetensi serta selalu mengikuti perkembangan teknologi infomasi dan komunikasi untuk mendukung program digitalisasi sekolah termasuk program -program terbaru dari Kemdikbudristek RI. Kepala Sekolah dapat bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk pengembangan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd berharap agar Kepala Sekolah yang telah mendaftar pada Program Sekolah Penggerak agar mengikuti perkembangan dari tahap-tahap pelaksanaan seleksi sampai lulus dengan lebih matang, sungguh-sungguh dan tepat jadwal dan bagi kepala sekolah yang terkendala serta belum menyelesaikan pendaftaran online PSP, diminta untuk diskusikan dengan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) dan para fasilitator lokal seperti para pengawas satuan pendidikan masing-masing.

“Budaya kan praktek baik untuk mencegah perudungan karena selagi ada perundungan maka program merdeka belajar sulit untuk diterapkan. Program Sekolah Penggerak dengan menggunakan kurikulum Prototype dengan konsep merdeka belajar. Salah satu karakteristik Kurikulum Prototipe adalah menerapkan pembelajaran berbasis proyek (project based learning) untuk mendukung pengembangan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Sedangkan konsep Merdeka Belajar merupakan suatu konsep yang dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing”, tambah Kepala Dinas Pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *