Jalin Sinergitas, MGMP PJOK Kota Padang Kunjungi Payakumbuh

Dalam rangka menjalin silaturrahmi dan membangun sharing bagi guru-guru mata pelajaran PJOK di tingkat SMP antar musyawarah guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (MGMP PJOK) Kota Padang dengan MGMP PJOK Kota Payakumbuh, MGMP PJOK Kota Payakumbuh menerima kunjungan dari MGMP PJOK Kota Padang beserta rombongan sebanyak 57 orang guru pada tanggal 13 November 2022 di Payakumbuh Bugar, Padang Kaduduak.

Kunjungan tersebut bertujuan membangun sharing antar guru-guru mata pelajaran PJOK tingkat SMP antar Kota Payakumbuh dengan Kota Padang dalam mengimplementasikan materi mata pelajaran PJOK pada kurikulum merdeka yang baru-baru ini telah dilaksanakan berbagai daerah baik di Kota Payakumbuh maupun Kota Padang, bagaimana memotivasi siswa dalam meningkatkan prestasi non akademik bidang olahraga serta melakukan berbagai pertandingan persahabatan cabang olahraga seperti badminton, bola basket, futsal.

Kunjungan yang dilakukan oleh MGMP PJOK Padang diketuai Edward,M.Pd disambut langsung Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Tavril Samry,S.Pd , Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqih Rahmat Sy,S.Kom, Ketua MGMP PJOK Kota Payakumbuh Ivan Dermawan,S.Pd, Amir,S.Pd (kepala SMPN 7 Payakumbuh).

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pertandingan persahaban yakni badminton dimenangkan oleh Kota Padang dengan 3-2, ,untuk futsal dimenangkan Kota Payakumbuh dengan skor 5-4, bola basket dimenangkan kota Padang dengan skor 60-40.

Ketua MGMP PJOK Padang Edward,M.Pd sangat mengapresiasi pemerintah kota Payakumbuh dalam menyediakan sarana prasaran penunjang olahraga seperti lapangan olahraga bagi marsyarakat. Edward menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh beserta jajaran yang telah menyambut dengan hangat serta melakukan olahraga bersama dengan rombongan MGMP PJOK Padang.

Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqih Rahmat, Sy,S.Kom menyampaikan terima kasih kota Payakumbuh telah dikunjungi oleh MGMP PJOK olahraga. dengan adanya pertandingan persahabatan dapat menjalin silaturahmi bagi kedua daerah

kabid Dikdas berterima kasih telah mengunjungi Kota Payakumbuh dan memotivasi guru-guru olahraga agar berinovasi melalui pmbelajaran pada kurikulum merdeka. dengan adanya sharing dan pertukaran bagi guru-guru PJOK berharap agar kedepannya pembelajaran olahraga meningkatkan minat belajar siswa yang tinggi sehingga prestasi olahraga dapat ditingkatkan (SR)

4 Sekolah di Kota Payakumbuh Meraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Sumatera Barat

Membanggakan, itu kata yang pantas di terima bagi pemerintah kota Payakumbuh. Bagaimana tidak, dari 12 sekolah yang terpilih Peraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Sumatera Barat, 4 sekolah diantaranya diraih oleh sekolah di Kota Payakumbuh yakni SDN 58 Payakumbuh, SDN 03 Payakumbuh, SMPN 1 Payakumbuh dan SMPN 8 Payakumbuh. Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Sumatera Barat diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy pada hari Selasa tanggal 15 November 2022 di Hotel Santika Padang. Penilaian program sekolah adiwiyata telah dilaksanakan bulan Maret s.d Agustus tahun 2022 oleh Tim penilai independen yang ditunjuk oleh Gubernur Sumatera Barat.

Program sekolah adiwiyata merupakan salah satu program nasional Kementrian Lingkungan Hidup bagi sekolah dalam rangka mendorong dan terciptanya pengetahuan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup terutama mendidik generasi muda agar peduli terhadap lingkungan hidup. Secara internasional disebut juga dengan Green School.

Sekolah sebagai sarana/lembaga yang tidak semata-mata bertujuan dalam menyampaikan pengetahuan berbagai mata pelajaran akan tetapi adalah lembaga yang memberikan pengajaran baik pengetahuan maupun nilai-nilai dan norma-norma di masyarakat yang lebih luas untuk juga diterapkan pada lingkungan bermasyarakat serta membangun karakter positif bagi anak didik. Memberikan pengajaran, penyadaran segenap warga sekolah diantaranya murid, guru, orang tua/wali murid dan lingkungan masyarakat demi terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup dalam aspek kelangsungan lingkungan hidup tentunya memberikan manfaat bagi lingkungan dimana dapat diimpelementasikan oleh peserta didik dalam berkehidupan bermasyarakat sehingga terciptanya masyarakat sekolah yang peduli dan juga berbudaya dalam lingkungan.

Selanjutnya, memberikan contoh bagi keluarga khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menerapkan perilaku dan pembiasaan peduli terhadap lingkungan bagaimana mengelola dan memanfaatkan SDA yang ada supaya dapat meningkatkan dan memperbaiki kelangsungan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup

Program Adiwiyata memang terbukti menciptakan sekolah yang nyaman, aman dan harmonis untuk kebutuhan belajar peserta didik. Secara otodidak peserta didik perlahan menjadi generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan, sekaligus mendukung dan mewujudkan sumberdaya disekitar sekolah melek terhadap perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungannya dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Tujuan dari program sekolah adiwiyata ini diantaranya mendorong sekolah untuk turut serta dalam melaksanakan upaya pemerintah demi kelestarian lingkungan hidup dalam membangun berkelanjutan yang berwawasan lingkungan demi hadirnya kepentingan generasi masa yang akan datang serta terutama meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup meIalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.

Dalam melaksanakan penilaian program adiwiyata, sekolah harus memperhatikan 4 indikator pokok wajib yakni pertama kebijakan Berwawasan Lingkungan antara lain visi sekolah peduli lingkungan, pola hidup bersih dan sehat, penghematan SDA dan berbagai kebijakan sekolah dalam mengembangan pengelolaan lingkungan hidup, Kedua Pelaksanaan dan Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan digambarkan dengan pengembangan model pembelajaran peduli lingkungan bagi siswa dan warga sekolah pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terhadap lingkungan, Ketiga Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif diantaranya membangun kemitraan dengan berbagai pihak dalam pengelolaan lingkungan dan menciptakan kegiatan ektrakurikuler di sekolah bidang lingkungan hidup , keempat Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan dalam berbagai pengembangan sarana pendukung bidang pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan sistem pengelolaan sampah, penghematan SDA, peningkatan kualitas pelayanan makanan sehat.

Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs. Danil Defo,M.Si menyampaikan rasa syukur yang luar biasa serta menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat terkhususnya Dinas Lingkungan Hidup Propinsi yang telah memberikan penilaian secara objektif bagi sekolah. Pemerintah Kota Payakumbuh sangat mengapresasi yang tinggi atas prestasi diraih oleh sekolah. Harapan kedepannya dapat semakin menambah semangat seluruh warga sekolah untuk lebih meningkatkan pengelolaan dalam pengelolaan sampah. Kota Payakumbuh akan selalu berkomitmen bagaimana pengelolaan sampah ini dikelola dengan baik sesuai arahan Wakil Gubernur Sumatera Barat bahwa satuan pendidikan diharapkan memiliki bank sampah yang berfungsi mengelola sampah yang dihasilkan sekolah untuk dijadikan sumber pendapatan bagi warga belajar.

Tavril Samry, S.Pd selaku Kabid Dikdas berterima kasih kepada sekolah-sekolah penerima penghargaan yang telah berbenah diri dalam melakukan pengelolaan terhadap lingkungan. Kabid Dikdas berharap kepada sekolah penerima agar lebih meningkatkan serta mengembangan aspek-aspek dalam pengelolaan lingkungan menjadi contoh terhadap lingkungan contohnya dalam pengelolaan,pemilahan sampah, kedepan dapat meningkatkan prestasi ke tingkat nasional.

Kepala SMPN 1 Payakumbuh Drs. Defi Marlitra, M.Pd

SMPN 1 Payakumbuh sebagai salah satu penerima sekolah adiwiyata propinsi Sumbar yang diKepalai, Drs.Defi Marlitra, M.Pd merasa bersyukur menerima karena sudah lama merindukan penghargaan ini tercapai, berbagai kekurangan sarana penunjang dalam lingkungan seperti kurangnya WC bila dibanding dengan jumlah siswa ditakutkan menjadi kendala kondisi yang dialami oleh warga SMPN 1 akan mengurangi dalam penilaian tetapi pada akhirnya tidak menghalangi untuk SMPN 1 terpilih sebagai penerima sekolah adiwiyata karena penilaian aspek lainnya tinggi. SMPN 1 Payakumbuh akan lebih meningkatkan dalam pengelolaan lingkungan ini sehingga prestasi sebagai sekolah adiwiyata ke tingkat nasional dapat diraih.

Susi Afrita, S. Pd Kepala SDN 58 Payakumbuh juga sekolah terpilih menyampaikan terima kasih kepada pihak – pihak terkait di Kota Payakumbuh yang telah mendukung program pengelolaan bidang lingkungan dari SDN 58 Payakumbuh dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh membina sekolah.

Kepala SDN 58 Payakumbuh Susi Afrita, S.Pd

“Dilihat dari kondisi sekolah yang berada disekitar batang agam tentunya program SDN 58 berdampak besar bagi kota. Program yang harus dijalankan untuk mengantisipasi sampah di sekolah. Kami warga sekolah telah melakukan pemilahan sampah organik, plastik dan berbahaya dengan pengontrolan. Hasil pemilahan juga ternyata dapat menghasilkan nilai ekonomi yang kami jadikan untuk kelanjutan program ini seperti keperluan pupuk, bibit dsb”. Berbagai program diharuskan melakukan ini sebagai kebiasaan bagi siswa dan warga sekolah lain contohnya membuang sampah pada botol-botol bekas yang kemudian menjadi hiasan bagi taman sekolah. Sampah plastik yang dibuang pada botol bekas juga dapat dimanfaatkan di rakit menjadi keterampilan ekobrik, sampah ternyata juga dapat menambah nilai ekonomi sekolah untuk pengembangan dan peningkatan program ini menuju tingkat nasional nantinya”, tambah Susi Afrita.

Kepala SDN 58 berharap, semoga kedepannya program sekolah akan selalu disupport pihak-pihak terkait melalui pembiasaan, sekolah akan mengajak stake holder untuk menjalin kerjasama memanfaatkan sampah. (sary)

Sosialisasi Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Evaluasi Kurikulum Operasional Satuan Paud

Kabid Paud, Syafni Hasni Membuka Kegiatan

Pada hari Rabu s.d Kamis tanggal 16 s.d 17 November 2022, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Evaluasi Kurikulum Operasional Satuan Paud yang diikuti sebanyak 143 orang kepala satuan paud bertempat di aula SKB Kota Payakumbuh .

Kegiatan dibuka langsung Kabid Paud Dinas Pendidikan Syafni Hasni, S.Pd didampingi Kasi Paud Dila Fatma, S.Pd, MM. dengan nara sumber Dr. Yenita Irawati, M.Pd dan Syahrul, M.Pd.

Materi dari Narasumber

Kegiatan berlangsung selama 2 hari dengan materi penyampaian kebijakan kemdikbud terkait IKM, elemen capaian pembelajaran kurikulum merdeka pada satuan paud, dimensi P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada kurikulum merdeka, materi assemen dan penerapan IKM, pengembangan pembelajaran diferensiasi, merancang pembelajaran. Kegiatan bertujuan untuk memberi penguatan pemahaman kepala sekolah tentang implementasi kurikulum merdeka serta untuk mengevaluasi KOSP yang sudah disusun diawal tp.2022/2023 .

Kabid Paud Syafni Hasni, S.Pd dalam membuka kegiatan menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mendukung satuan paud di Kota Payakumbuh akan berupaya maksimal dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar dengan pola mandiri berubah.

“Dalam kegiatan ini diharapkan kepala satuan paud mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh , materi yang disampaikan narasumber dipahami kemudian diimplementasikan”, tambah Kabid Paud.

Terakhir Kabid Paud berharap bahwa kepala satuan paud dapat menyampaikan materi dan informasi kepada masing – masing guru di satuan/ sekolah hingga implementasi kurikulum merdeka dalam melayani anak didik dapat terwujud menjadi layanan paud yang berkualitas.

Ditemui terpisah, Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs.Danil Defo, M.Si menyampaikan bahwa sesuai kebijakan Kota Payakumbuh penerapan IKM (impementasi kurikulum merdeka) bagi satuan Paud, SD, SMP sudah berjalan 3 bulan dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya, penerapan kurikulum ini belum maksimal. Ada beberapa hal-hal yang perlu disikapi dalam penyempurnaanya. Untuk itu, diadakan evaluasi ini.

Kadis berharap kepada seluruh satuan paud yang mengikuti kegiatan ini, agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya karena semua butuh proses dalam pelaksanaan kurikulum baru, ini perlu masukan dan saran dari berbagai pihak dan pemangku kepentingan sehingga dilahirkan KOSP Kurikulum Merdeka lebih baik lagi. Ini merupakan proses awal, kedepannya evaluasi akan terus dilaksanakan sekali 3 bulan untuk lebih baiknya implementasi kurikulum merdeka dan KOSP yang menjadi bahan/ dasar dalam pelaksanaan IKM.

“Semoga dengan evaluasi ini menjadi bekal untuk pendidikan yang lebih baik bagi satuan paud di Kota Payakumbuh”, tambahnya.

Selanjutnya kegiatan diisi dengan kerja kelompok dan sesi tanya jawab.

Penulis (Sr)

Sesi Kerja Kelompok Dari Peserta Sosialisasi

Sempurnakan Kurikulum Mulok di Payakumbuh, Disdik Lakukan Lokakarya

Membangkitkan dan mengembalikan kembali budaya Minangkabau yang dilihat sudah hilang pada generasi muda kini baik perilaku maupun ucapan dalam kehidupan sehari-hari seperti kato nan ampek, raso jo pareso, sumbang duo baleh dsb. Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan memasukkan Kurikulum Mulok/Potensi daerah pada kurikulum baru yakni Kurikulum merdeka yang mana Kurikulum Merdeka telah mulai dilaksanakan pada Juli 2022 lalu pada satuan pendidikan TK, SD,SMP dan Kesetaraan di Kota Payakumbuh.

Proses awal penyusunan kurikulum mulok berdasarkan potensi dan kearifan lokal (wilayah) satuan pendidikan sesuai dengan konteks wilayah masing-masing dengan istilah “mambasuik dari bumi” artinya kearifan lokal yang diangkat berasal dari ciri khas/keunikan wilayah yang berbeda-beda dengan wilayah/daerah lainnya. Secara umum, model rancangan kurikulum mulok berisi tentang agama dan budaya minangkabau sesuai dengan falsafah minang “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” (ABS-SBK) dalam cakupan memuat baca tulis Al-qur’an dan budaya minangkabau yang terdiri atas bahasa minangkabau, permainan tradisional, pakaian, makanan, kesenian, budi pekerti dan adat sopan santun di minangkabau.

Berbagai persiapan dalam mengimplementasikan kurikulum mulok/potensi daerah diawali diantaranya penetapan Tim Pengembang Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dengan no.421/97/Dikdas/2022 terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah, Penilik, Pamong, Tutor, Kepala Sekolah dan Guru dilanjutkan dengan Konsultasi diskusi ke Puskur dan Pembelajaran Kemdikbudristek RI, dan kesepakatan Kepala Dinas dan perwakilan dari dinas pendidikan tentang IKM dan kurikulum muatan lokal dengan Kepala Pusat Inovasi Kurikulum bagian Inovasi Kurikulum, pembelajaran dan penilaian BSKAP Kemdikbud RI, Menyusun surat edaran terkait Implementasi Kurikulum Merdeka salah satunya tentang kurikulum muatan Lokal, studi Tiru ke Dinas Pendidikan Kota Solok terkait kegiatan launching Kurikulum Muatan Lokal Bahasa dan Sastra Minangkabau, selanjutnya TPK (tim pengembang kurikulum) membuat dan menyusun kurikulum berupa element, CP, ATP perjenjang satuan pendidikan selanjutnya di inventarisir dan dianalisis.

Untuk menyempurnakan kurikulum Mulok yang telah dirancang oleh TPK Payakumbuh setelah lahirnya produk kurikulum yang diterbitkan satuan pendidikan, maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan Lokakarya Penyusunan Kurikulum Mulok/Potensi Daerah Kota Payakumbuh pada tanggal 3 November 2022 bertempat di Aula SMA 2 Payakumbuh dengan peserta sebanyak 87 orang terdiri dari unsur pengawas satuan pendidikan, kepsek, dan guru tiap jenjang (perwakilan guru penggerak dan guru senior yang berkompeten) sebanyak 71 orang, 16 orang dari unsur Dinas Pendidikan.

Kegiatan dibuka oleh Pj. Walikota Payakumbuh diwaliki Staf Ahli Elfi Jaya,ST, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril, S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Dikdas Tavril Samry, S.Pd, Kasi Kurikulum Nikmat Elva,M.Pd (Ketua Tim TPK), Kasi Kurikulum SMP Femiria Sari, SE, Kasi PNFI Nelwita,SE, Kasi PTK Dikdas Nelfia Anendri, S.IP, Kasi PTK Paud Rahmawati, S.Pd, dan seluruh pengawas satuan pendidikan.dengan narasumber terdiri dari unsur praktisi budaya Yulfian Asrizal, dan akademisi peneliti dan dosen sastra minangkabau dari Unand Dr.Khairul Anwar, M.Si.

Arahan dari Kadis Pendidikan, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd

Kepala Dinas Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan mendukung implementasi kurikulum mulok di Payakumbuh. Dalam mengimplementasi pada pembelajaran harus didukung oleh kesiapan SDM (pendidik), kesiapan sarana penunjang, kesiapan prasarana.

“Dalam kurikulum ini, siswa akan mendapatkan paket dasar komplit dari sekolah sebagai sarana pendidikan dan pelestarian kebudayaan minangkabau yang berasas ” adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”, memasukkan materi wajib belajar “baca tulis Al-qur’an” pada setiap jenjang pendidikan di Kota Payakumbuh dikurikulum mulok. Sehingga pelesetarian budaya di sekolah dapat diangkat di Kota Payakumbuh” sambung Kadisdik.

Kadis Pendidikan berharap agar generasi yang akan datang di Kota Payakumbuh diwarnai dengan adat dan berbudaya minang baik berperilaku, perkataan mencerminkan budaya minangkabau.

Kabid Dikdas Tavril Samry, S.Pd berharap agar masukan dari narsum mudah-mudahan menyempurnakan produk mulok sehingga menambah dan mempertajam kurikulum tersebut bagi guru yang akan mengimplementasi kan bagi siswa di Kota Payakumbuh.

Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva, M.Pd sekaligus Ketua TPK Kota Payakumbuh dalam menyampaikan laporan kegiatan berkata “Sesuai dengan kesepakatan TPK Payakumbuh, kurikulum mulok untuk tahun pelajaran 2022/2023 di satuan pendidikan tingkat SD dimasukkan sebagai mata pelajaran berdiri sendiri yakni mata pelajaran muatan lokal potensi daerah sedangkan untuk tingkat PAUD, kesetaraan dan SMP sudah dilaksanakan pembelajaran mulok dengan mengintegrasikan kedalam mapel lain dan kedalam projek penguatan profil pelajar pancasila”.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi berbagi masukan dan saran baik dari narsum maupun dari peserta, masukan dari peserta salah satu nya “sebaiknya juga ditambahkan sejarah di Payakumbuh atau di kabupaten 50 kota”, Khairanis, S.Pd

Masukan dari narsum yakni mulok harus benar yang ada di lingkungan siswa sehingga menjadi perilaku
dan karakter dari siswa, siswa jangan hanya disuruh menghafal “seluruh aspek yang ada di minangkabau harap diintegrasikan, semua elemen diintegrasikan budi pekertinya”.

penulis: Sari Oktavia,S.Sos (Sr)

Penyampaian laporan kegiatan dari Ketua TPK Kota Payakumbuh, Nikmat Elva, M.Pd

Guru Honorer Terima Bantuan Rehab Rumah Melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh

Bantuan diserahkan langsung Pj. Walikota Payakumbuh, Drs.Rida Ananda,M.Si didampingi Kadisdik,Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd

Osi Elita, seorang guru honorer di TK Islam Tarbiyah Talang Kota Payakumbuh yang telah mengabdi selama 20 tahun ditemui dengan senyum merekahnya. Buk Osi dikenal sebagai guru yang paling rajin disekolahnya. Beliau adalah salah satu penerima bantuan rehab rumah dari Baznas Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Beliau mengungkapkan rasa syukurnya yang tak terhingga karena telah terpilih menjadi penerima bantuan dalam seleksi melalui rapat Unit Pengelola Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh pada hari kamis tanggal 29 September 2022 karena beliaulah yang paling memenuhi syarat sesuai ketentuan  Baznas Kota Payakumbuh.

Buk Osi panggilan akrabnya, lahir tahun 1972 tinggal di Kelurahan Talang, Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh ini sudah lama sekali bercita-cita untuk bisa mempunyai tempat berteduh sendiri bersama suami dan ketiga anaknya yang masih menempuh pendidikan usia sekolah. Suaminya, Pak Muliadir merupakan seorang petani penggarap. Anak pertamanya bernama Muhammad Syauqi Rabbani merupakan murid di SMKN 4 Payakumbuh, anak keduanya bernama Muhammad Habbil Dwi Putra juga bersekolah di tempat yang sama dan anak ketiganya bernama Muhammad Rangga Tri Arga yang masih menempuh pendidikan di SDN 45 Payakumbuh. Selama ini mereka menumpang tinggal di rumah dari kakak suami buk osi.

Senin, 10 Oktober 2022 merupakan hari penyerahan bantuan dari Baznas Kota Payakumbuh yang bertempat di aula ngalau indah lantai III Balaikota Payakumbuh dimana pada hari itu Baznas Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyerahkan bantuan dengan 3 kategori yaitu bantuan untuk rehab rumah sebesar Rp. 25.000.000,- untuk 1 orang, bantuan untuk mahasiswa binaan Rp.4.000.000,- masing-masing untuk 2 orang dan bantuan untuk usaha binaan Rp.4.000.000,- masing-masing untuk 5 orang dan pada hari Senin, 31 Oktober 2022 telah dilaksanakan proses pemancangan yang merupakan pertanda dimulainya pekerjaan rehab rumah disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril, S.Pd.M.Pd bersama TIM UPZ Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril, S.Pd.M.Pd memberikan arahan kepada para penerima untuk dapat menggunakan bantuan tersebut dengan tepat, dimana nantinya tim UPZ Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan terus memantau penggunaan dana bantuan tersebut oleh para penerima lengkap dengan bukti-bukti kwitansi untuk apa saja dana bantuan tersebut digunakan. Beliau berharap bantuan seperti ini akan terus berkelanjutan dan dana bantuan yang digelontorkan akan semakin besar dan tentunya tepat guna dan tepat sasaran. Beliau juga menyampaikan harapannya agar rehab rumah Buk Osi dapat dibantu oleh keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar Kelurahan Talang yang mempunyai kemampuan untuk dapat berpartisipasi misalnya dengan menyumbang 1 sak semen atau 1 helai atap sehingga rumah ini bisa layak untuk ditempati oleh keluarga Buk Osi bersama suami dan anak-anaknya untuk memperbaiki kualitas hidup dan masa depan anak-anak Buk Osi.

Penulis (Ramayani,S.Pd)

Aura Koleksi 44 Medali Tahun 2022

Pelajar Payakumbuh harumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat Nasional dan Se-Sumatera berasal dari siswa kelas 8 di SMPN 1 Payakumbuh yakni Aura Latifa Marfin menorehkan prestasi non akademiknya di cabang olahraga renang, dibawah asuhan pelatih Jumedi, S.Pd dari club NSC (Ngalau Swimming Club) Payakumbuh. Putri pertama dari pasangan Marzuki dan Sri Delfinfa berhasil meraih 8 medali terdiri dari 3 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu pada ajang kejuaraan se sumatera tanggal 28-30 oktober 2022 di Lampung. Total perolehan medali yang diperoleh Aura pada tahun 2022 dari berbagai event sebanyak 44 medali (emas, perak dan perunggu) terdiri dari 10 medali pada Kejurda Sumbar tanggal 7-8 Maret 2022, 6 medali pada Kejuaraan se-Sumatera pada tanggal 12 s.d 13 Maret 2022, Kejuaraan Gubsu Cup sebanyak 6 medali pada tanggal 19 s.d Maret 2022, 7 medali pada Kejuaraan se-Sumatera tanggal 24 s.d 26 Juni 2022, 7 medali pada Kejuaraan se-Sumatera di Curup.

Aura mulai berlatih pada usia 5 tahun, siswa yang sehari-harinya pelajar ini berprestasi bukan hanya prestasi bidang non akademik saja tetapi siswa yang menyukai pelajaran Matematika dan IPA juga berpretasi bidang akademik ditandai dengan selalu mendapatkan juara kelas saat sekolah. Adanya keseimbangan prestasi akademik dan non akademik tentunya didukung dan disuport orangtua dan pihak sekolah.

Aura mendapatkan dukungan dari Sekolah dan Dinas Pendidikan. Bersama dengan Kadisdik,Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd ( kiri) dan Kepsek SMPN 1 Payakumbuh, Drs.Defi Marlitra,M.Pd (kanan)

Kepala SMPN 1 Payakumbuh, Drs.Defi Marlitra,M.Pd menyampaikan bahwa atas nama sekolah merasa sangat bangga bahagia dengan prestasi Aura ini yang telah membawa harum bukan hanya nama kota kita bahkan nama sumatera barat di tingkat nasional juga.

“Semoga ini juga menjadi motivasi bagi siswa2 kita yang lain untuk dapat mengukir prestasi di bidang mereka masing-masing, kami juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua Aura serta pelatih yang telah memberi dukungan penuh terhadap prestasi latifa yang begitu besar ini, begitu juga untuk untuk pemko kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang selalu mengarahkan dan mendorong kami untuk selalu berprestasi”.

Kepsek berharap Kepada Aura Latifa Marfin untuk lebih semangat lagi bejuang dan berdoa dalam mencapai prestasi yang lebih membanggakan lagi kedepannya. “Semoga kelak akan selalu mengharumkan sumatera barat terkhususnya SMPN 1 Payakumbuh dikancah nasional dan internasional. Selalu low profile serta selalu menjaga ibadah”, tambahnya.

Dijumpai terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril, S.Pd,M.Pd menyampaikan harapan kepada Aura, semoga Aura yang telah berhasil pengembangkan bakat nya melalui latihan menjadi prestasi harus pandai-pandai menjaga waktu antara olahraga dan belajar, supaya secara akademik tetap memiliki kualifikasi dan secara keterampilan lifeskill/kecakapan hidup juga tetap memiliki talenta prestasi olahraga serta tetap berprilaku hidup sehat.

PENULIS (SR)

Tiga Pemain Pilar SMPN 1 Payakumbuh Lolos ke babak puncak Perang Bintang ajang GSI 2022

Setelah 12 hari TC dan talenta scoutting para pemain Sepak Bola Gala Siswa Indonesia ( GSI ) tingkat nasional yang di helat di Sentul Bogor Jawa Barat dari tanggal 18 – 30 Oktober 2022. Tiga pemain pilar asal Payakumbuh yakni Muzzaki Afif Indra ( Afif ) berposisi sebagai Striker, Haziq Izzan Finda ( Izzan ) Wing Kiri dan Farraz Afriz ( Faras ) Center Back ketiganya pelajar SMPN 1 Payakumbuh yang berlatih di SSB Victory dibawah asuhan pelatih bertangan dingin Zulka Hendra ( 36 tahun ) yang sengaja diutus Dinas Pendidikan Payakumbuh sebagai penghargaan buat pelatih bersama tim Dinas Pendidikan yang dipimpin lansung kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril S.Pd., M.Pd bersama kepala SMPN 1 Defimarlitra M.Pd serta Kepala SMPN 3 Payakumbuh M. Isral S.Pd. yang juga meloloskan 1 siswanya mewakili GSI Sumbar ke Nasional Ibrahim Alim Pramudya. Dari 7 orang utusan sumbar 4 orang dari Pelajar SMPN Payakumbuh dan 3 dari pelajar SMPN Kota Padang. Secara keseluruhan Sumbar meluluskan 4 pemain masuk ke babak perang bintang yang hanya terpilih 30 pemain dari 102 pemain pelajar SMP yang diseleksi se Indonesia yakni Afif, Izzan & Farras pelajar SMPN 1 Payakumbuh dan Razka Aditya pelajar SMPN 5 Padang. 30 pemain dalam babak perang bintang besok yang akan digelar Kamis, 30 Oktober 2022 mulai pukul 14.00 WIB di Sentul dekat dari hotel Lor In sentul tempat para pemain dan pelatih diinapkan panitia. 30 orang pemain dibagi menjadi 2 tim bintang dan nanti akan dipilih 11 pemain terbaik untuk proyeksi pemain nasional PSSI Usia 15 dan 16 oleh tim Scout talent dari BPTI ( Balai Pengembangan Talenta Indonesia ) di bawah PUSPRESNAS Kemdikbudristek RI. Semoga 3 pilar Payakumbuh ini Afif, Izzan dan Farras terpilih masuk 11 pemain terbaik sebagai regenerasi Nabiel Asyura yang sudah berkiprah di tim PSSI usia 17 saat ini, mari kita doakan.

Menurut Melani S.Pd dari Kemdikbudristek RI, ” BPTI adalah Balai Pengembangan Talenta Indonesia dibawah Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas ) Kemdikbudristek RI. Tugas utama BPTI adalah melakukan beberapa hal yang menjadi fokus dalam pengembangan karier berkelanjutan manajemen talenta, mulai dari rekrutmen, analisa pengembangan, hingga retensi dan fasilitas karier. Ketiga fokus tersebut masuk dalam desain besar manajemen talenta nasional. Di tahap rekrutmen, yang pertama dilakukan adalah identifikasi talenta dan menyiapkan ajang talenta yang relevan bagi pengembangan karier. Di tahap ini juga dilakukan kurasi untuk memastikan talenta yang direkrut bisa berkembang ke jenjang kompetisi internasional. Para talent yang terjaring dalam seleksi ini akan difasiltasi selanjutnya oleh Pemerintah dalam pengembangan talantanya. Anak-anak Payakumbuh banyak yang bagus telenta sepakbolanya” Jelas Melani yang juga putri Piladang Kab.Limapuluh kota ini.

Dalam laga seleksi hari Jumat, 28 Oktober 2022 Afif pelajar SMPN 1 Payakumbuh ini yang juga Kaptem tim didaulat panitia memimpin membacakan teks Sumpah Pemuda dihadapan tim yang akan bertanding dilapangan Asiop Football Akademy lapangan sepakbola berstandar FIFA di Sentul Bogor. Sistem seleksi ajang GSI tahun 2022 ini mengikutkan 102 pemain SMP dari seluruh Provinsi di Indonesia dan dibagi menjadi 6 tim yakni tim Tidore, Majapahit, Bima, Sriwijaya, Malaka dan Kutai. Masing-masing diasah talentanya oleh pelatih nasional seperti Ruli Nere dkk serta dipantau bakatnya oleh tim BPTI Kemdikbudristek RI serta mereka bertanding antar tim. Para pemain Payakumbuh masuk ke 4 tim berbeda dan saling berhadapan. Dari 6 tim yang ada dipilih 4-7 pemain terbaik sehingga terpilih pemain dari 6 tim tersebut. 30 pemain terpilih dibagi menjadi 2 tim masing-masing 15 pemain dan dilakukan laga perang bintang sebagai laga pamungkas dalam ajang seleksi ini. Dari proses laga perang bintang dipilih 11 pemain terbaik untuk direkomendasi oleh BPTI ke PSSI sebagai calon peserta seleksi timnas Usia 15 & 16 tahun. Semoga pemain Kota Payakumbuh kemabali berkiprah di Timnas PSSI lagi melalui talenta-talenta muda ini ! Mari kita doakan. ( Dasril-Sentul Bogor Jawa Barat ).

Disdik Adakan Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan Tahun 2022

Data merupakan sebuah informasi berisi fakta berbentuk angka,kata,dsb menerangkan suatu keadaan tertentu. Data sangat berperan penting dalam merencanakan suatu kebijakan ataupun program dan data juga dapat digunakan sebagai acuan dalam implementasi suatu kegiatan atau aktivitas.

Data pendidikan di Kota Payakumbuh tergambar pada Profil Pendidikan Kota Payakumbuh. Profil pendidikan memuat data sekolah, PTK (pendidik dan tenaga kependidikan), siswa (peserta didik), sarana prasarana pada satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak/Raudatul Jannah, Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Kejuruan, Pendidikan Luar Biasa (PLB) serta Pendidikan Non Formal dan Informal.

Dalam rangka menyusun Profil Pendidikan Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2022/2023 maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan Kota Payakumbuh dilaksanakan selama 2 hari yakni pada hari Kamis s.d. Jumat tanggal 20 s.d. 21 Oktober 2022 dengan peserta operator sekolah tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Drs.Danil Defo,M.Si didampingi Kabid PTK Fiqih Rahmat,Sy,S.Kom, Reni Dewita,SH (Subkoordinator Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Bappeda Payakumbuh), Analis Kebijakan (Sub Koordinator Data Pendidikan) Rahmadini, SE,M.Si, Kasubag Umum dan Kepegawaian Rina Susanti,S.Kom, Kasi PTK Paud Rahmawati,S.Pd

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd ditemui secara terpisah menyampaikan harapan agar buku Profil Pendidikan Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat selesai sebelum akhir tahun 2022 sehingga data yang tersaji dapat dimaanfaatkan dan berguna bagi perencaan dan pengambil kebijakan pada Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh.

Kabid PTK Dinas Pendidikan Fiqih Rahmat,Sy,S.Kom selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar tersusunnya Profil Pendidikan yang lebih objektif, representatif dan up to date. Profil pendidikan ini berguna bagi Dinas Pendidikan sebagai bahan informasi dalam penyusunan rencana dan program pembangunan pendidikan dan penyusunan kebijakan bagi pimpinan dan stake holder terkait untuk kemajukan pendidikan di Kota Payakumbuh dimasa mendatang.

Penulis (SR)

Hari Pertama Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan pada tanggal 20 Oktober 2022
Hari Kedua Sosialisasi Pendataan Buku Profil Pendidikan pada tanggal 21 Oktober 2022

Jalin Silaturrahmi Dan Komunikasi Insan Pendidikan Dalam Turnamen “Trofeo”

Kiri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Drs.M.Tabrani,M.Pd, tengah Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd, Kanan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Kebudayaaan Kab.Agam Drs.Isra,M.Pd.

Dalam rangka menjalin silaturrahmi dan memperkuat sinergitas antar institusi Pendididikan Propinsi Sumatera barat serta memperkenalkan keberadaan GOR lapangan olahraga Kapten Tantawi Tanjung Pauh bagi masyarakat Payakumbuh maupun luar Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dibawah kepemimpinan Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd menggelar pertandingan persahabatan Turnamen Sepakbola Segitiga “Trofeo” antar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dengan Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Kab.Agam pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022 di Lapangan Olahraga Kapten Tantawi Tanjung Pauh.

Selain menjaga kebugaran tubuh, pertandingan ini juga bertujuan sebaga bentuk usaha membangun bonding antar sesama pegawai dan guru dibawah lingkungan Dinas Pendidikan sehingga terbentuk suatu kekompakan.

Pertandingan Sepakbola Segitiga “Trofeo” piala Wakil Ketua DPRD Sumbar Iryad Syafar M.Ed. Dibuka oleh Pj.Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda M.Si. Pertandingan berlangsung seru dan penonton pun sangat antusias, dimana setiap tim imbang, dengan skor Disdik Payakumbuh vs Disdik Padang Panjang 0-0. Disdik Agam vs Disdik Payakumbuh 1-1 dan Disdik Padang Panjang vs Disdik Agam 2-2. Semua hebat hasil imbang dan juara adalah peraih skor tertinggi yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Agam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd sekaligus Kapten tim Bola Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berharap dengan kegiatan olahraga bersama ini dapat meningkatkan kebugaran dan sinergitas antar insan pengelola pendidikan di Sumatera Barat.

Lanjutnya, Kadisdik menyampaikan rasa terima kasih terhadap tim dan supporter dari Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Agam telah hadir dan ikut serta dalam turnamen laga silaturrahmi yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Drs. Danil Defo, M.Si sebagai panitia pelaksana event dan juga pemain Disdik mengharapkan dapat terciptanya silaturrahmi dengan semua unsur yang ada di Dinas Pendidikan Sumatera Barat khususnya yang bertanding, terjalin komunikasi yang baik terkait berbagai hal tentang kemajuan pendidikan dimana saling berbagi informasi dan ilmu guna kemajuan pendidikan Kota Payakumbuh khususnya Propinsi Sumatera Barat umumnya. terakhir adalah memperkenalkan dan mempromosikan kawasan wisata Batang Agam dan sarana olahraga yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh guna kemajuan dunia olahraga dan semakin baiknya pertumbuhan ekonomi masyarakat Payakumbuh. Pemerintah daerah sangat terbuka kepada siapapun dalam memanfaatkan berbagai sarana olahraga dan kawasan wisata yang ada di sepanjang Sungai Batang Agam

Tim Sepakbola Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh

Salah satu pemain Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sekaligus menjabat Kabid PTK Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Fiqih Rahmat,Sy,S.Kom berharap pertandingan persahabatan ini bukan event yang terakhir selanjutnya dapat berkelanjutan untuk kedepan bukan hanya dengan 3 kab/kota di Sumatera Barat tetapi 19 kab/kota juga ikut. “Bukan hanya silaturrahmi tetapi juga membangun kerjasama dibidang pendidikan”, tambahnya

Monza Hariyanto menyampaikan “ini adalah salah satu event yang berkesan dalam pertandingan dunia pendidikan” . “Berharap event ini dapat berkelanjutan kedepannya, kalah menang tidak menjadi hal utama.

Penyerahan trophy dari Pj. Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si

Drs. Rida Ananda, M.Si sebajai Pj Walikota Payakumbuh dalam penyerahan tropy menyampaikan bahwa ” semoga olahraga yang digagas Disdik ini dapat menjalin komunikkasi dan saling tukar informasi antar pejabat Dinas Pendidikan untuk peningkatan layanan pendidikan di Kota Payakumbuh bahkan di Sumatera Barat.

Penulis (Sr)

Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka, Disdik Kolaborasi Dengan Balai Pustaka Jakarta

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan salah satu program Kemdikbudristek RI, bentuk evaluasi dari Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Salah satu kekhasan dari Kurikulum Merdeka ini adalah adanya penguatan karakter Pancasila dalam pembelajaran yang kemudian dituangkan dalam rumusan profil pelajar Pancasila. Laman Kemendikbud RI menyebutkan, Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama diantaranya beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan serta penguatan implementasi kurikulum merdeka dan profil pelajar pancasila pada satuan pendidikan di Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang bekerja sama dengan Balai Pustaka Jakarta mengadakan kegiatan ” Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila” bagi kepala SD, SMP negeri dan swasta di Kota Payakumbuh. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2022 di SKB Payakumbuh.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Dikdas Tavril Samry,S.Pd, Kabid PTK Fiqih Rahmat,SY,S.Kom, Kasi Kurikulum SMP Femiria Sari,SE, Analis Kebijakan Rahmadini,SE,M.Si (Koordinator Data Pendidikan). Narasumber pada kegiatan ini yakni Toni Heryanto dan Andi Yuniarto dari Balai Pustaka Jakarta.

Sambutan Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd

Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya menyampaikan bahwa faktor utama dalam perwujudan IKM (implementasi kurikulum merdeka) yakni antara lain ketersediaan sarana prasarana pendukung belajar , ketersediaan SDM (pendidik), ketersediaan penunjang IKM berupa ketersediaan Chromebook/komputer portable  dan buku penunjang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI baik buku pegangan guru maupun buku siswa.

“Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan bekerjasama dengan berbagai penerbit diantaranya dengan penerbit Balai Pustaka Jakarta sebagai penerbit BUMN yang buku-bukunya sangat berkualitas termasuk penyediaan buku sebagai pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka serta penerbit swasta lainnya yang masuk melalui e-katalog dan siplah apabila buku yang tersedia sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI”, tambah kadisdik.

“Sehubungan dengan hal tersebut Balai Pustaka Jakarta siap mensupport dan mendukung Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam hal ini sekolah-sekolah dapat memakai buku penunjang pendidikan (buku pegangan guru dan siswa) terbitan Balai Pustaka Jakarta sehingga dapat terwujudnya Profil Pelajar Pancasila dalam menerapkan IKM (implementasi kurikulum merdeka)”,Andi Yuniarto

Penulis (Sr)