Sekda Payakumbuh Lakukan Sidak Aset ke Disdik

Plt. Sekda Kota Payakumbuh DAFRUL PASI. M. S.IP., MM didampingi Kepala Bidang Aset Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh Orion Ali, SE,M.Si bersama tim aset dari Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh lakukan sidak kendaraan dinas operasional roda dua dan roda empat dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh pada hari Selasa, tanggal 10 Januari 2023 di halaman kantor Bersama Dinas Pendidikan Padang Kaduduak.

Sidak ini dilakukan untuk memeriksa kondisi masing-masing kendaraan dinas roda dua dan empat di jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam rangka memastikan kondisi aset diantaranya kendaraan dinas roda dua dan empat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik di Kota Payakumbuh. Pemeriksaan berupa pengecekan surat-surat kendaraan bermotor, pengecekan fisik kendaraan dinas, dan pengecekan pajak kendaraan.

Kendaraan dinas operasional yakni kendaraan roda dua maupun roda empat yang berfungsi untuk menunjang pelaksanaan tugas ASN dalam suatu organisasi pemerintahan.

Plt. Sekda Payakumbuh menghimbau pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan sebagai pemegang kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat agar selalu merawat secara berkala kendaraan dinas yang digunakan. “Pejabat (ASN) di pemko Payakumbuh diharapkan agar memanfaatkan dan mengadministrasikan aset (kendaraan dinas) secara benar sesuai fungsi dan kegunaan dari kendaraan dinas untuk kelancaran dalam menunjang tugas pemerintahan”, tambah Dafrul.

Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyampaikan terima kasih kepada Plt. Sekda Payakumbuh bersama tim aset yang sudah melakukan pengecekan terhadap kendaraan dinas (aset daerah) sehingga kebenaran data dan kondisi aset dapat diketahui kondisi aset secara berkala.

Kadisdik menyatakan bahwa Dinas Pendidikan akan siap menindak lanjuti dan memastikan aset yang berada di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh termasuk kendaraan dinas operasional roda dua dan empat tercatat dalam KIP (kartu identitas barang).

“Kendaraan dinas akan diberikan kepada pejabat yang tepat, dimanfaatkan untuk kepentingan dinas dan menegaskan kepada pejabat pemegang kendaraan dinas dilingkungan Dinas Pendidikan agar tidak menyalah gunakan kegunaan dan fungsi dari kendaraan dinas”, tambah Kadisdik.

Drs. Danil Defo,M.Si selaku pemegang (pemakai) kendaraan dinas operasional roda empat menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilakukan oleh tim aset daerah Kota Payakumbuh. “Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari seluruh pemegang kendaraan operasional yang ada di Dinas Pendidikan, dengan adanya kegiatan ini dapat dipantau dan dilihat sejauhmana pemeliharaan kendaraan yang dilakukan oleh pejabat dan diharapkan kegiatan ini dapat kontiniu dilakukan dan pemegang kendaraan mempunyai rasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap kendaraan dinas. (Sary)

Guru Paud Honorer Di Terima Layanan Perlindungan Kerja BPJS Tenaga Kerja

Sebanyak 339 orang guru Paud berstatus honorer penerima insentif yang terdiri dari 83 orang guru TK, 240 orang guru KB, 11 orang guru TPA dan 5 orang operator TK Negeri mengikuti kegiatan Rapat Evaluasi Kerja Tahun 2022 dan Penyampaian Program Kerja Tahun 2023 sub kegiatan Penyedia PTK pada satuan Paud Guru Paud dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2022 bertempat di Aula SKB Kota Payakumbuh. Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Paud Syafni Hasni,S.Pd, Kabid PTK Fiqih Rahmat, S.Kom, Kasi PTK Paud, Rahmawati,S.Pd.

Kepala Dinas Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd menyampaikan bahwa insentif guru paud yang pada tahun sebelumnya menerima bervariasi mulai dari Rp.500.000 sampai Rp. 800.000, untuk tahun 2023 dinaikkan rata-rata menerima Rp.800.000 per masing-masing guru honorer Paud yang difasilitasi sebanyak 339orang guru.

Dasril berharap dengan program layanan ini, guru paud honorer di Kota Payakumbuh lebih nyaman dan lebih terlindungi dalam bekerja.

“Guru honorer Paud yang berada di sekolah swasta akan disubsidi oleh yayasan dengan menaikkan penghasilannya minimal Rp.11.000 untuk biaya BPJS tenaga kerjaan sedangkan guru honorer yang menerima insentif Rp.800.000 di tahun 2023 juga sudah menyepakati untuk memaanfaatkan layanan asuransi BPJS Tenaga Kerja sehingga sebanyak 339 orang guru Paud sudah mendaftarkan diri untuk mendapatkan layanan tersebut” lanjut Kadisdik.

Terkait layanan tersebut, ditemui secara terpisah, Kepala Bidang Kepersertaan BPJS Tenaga Kerja Cabang Bukittinggi Wan Medi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang telah berkolaborasi dengan BPJS Tenaga Kerja dalam optimalisasi perlindungan dalam hal Jaminan kecelakaan kerja dan kematian bagi guru paud honorer sehingga memberikan perlindungan jika terjadi resiko kecelakaan kerja maupun resiko meninggal dunia. Jika terjadi resiko, maka terlindungi dengan adanya 2 program tersebut

“Semoga ini bisa menjadi rool mode bagi dinas/instansi lain (percontohan) utk dapat aktiif dalam memperhatikan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian serta kesejahteraan pegawai nya”, sambung Medi.

Songsong 2023, Disdik Adakan Rakor

Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh tahun 2023 Berdasarkan hasil evaluasi program dan kegiatan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh tahun 2022 . Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd memimpin langsung rakor program dan kegiatan Dinas pendidikan tahun 2023 didampingi Sekretaris Dinas Penddidikan Drs. Danil Defo,M.Si, Kabid Dikdas Tavril Samry, S.Pd, Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd, Kabid PTK Fiqih Rahmat,Sy.S.Kom dihadiri seluruh pejabat struktural dan fungsional, pengawas satuan pendidikan dan pelaksana dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh pada tanggal 04 Januari 2023 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Sebelumnya selasa tanggal 27 Desember 2022 bertempat di Ruang Kerja Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril, S.Pd,M.Pd juga melakukan Evaluasi Kinerja terhadap pencapaian selama tahun 2022 dengan mengundang seluruh pejabat struktural dan fungsional dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berdasarkan hasil evaluasi program dan kegiatan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh tahun 2022.

Rapat Evaluasi dilaksanakan dengan melakukan evaluasi pada pelaporan semua pejabat terhadap pelaksanaan pekerjaan kemudian menyampaikan permasalahan/kendala yang dialami serta solusi yang telah diambil dalam mengatasi permasalahan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd, M.Pd dalam kesempatan menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras yang telah ditunjukkan oleh Tim Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan berharap agar permasalahan-permasalahan yang dihadapi pada tahun 2022 tidak lagi dialami di tahun 2023.

“Seluruh pejabat dapat menginventarisir semua program dan kegiatan yang sudah direncanakan tahun 2023 berbagai cara yakni dengan menyiapkan langkah – langkah (strategi) untuk mensukseskan pelaksanaan nya di tahun 2023, berkoordinasi dengan pimpinan untuk menentukan agenda dan timeline kegiatan. Mempelajari semua dokumen yang telah ada dan telah tersusun dengan menyikapinya dengan membuat rencana sesuai dengan time schedule dan kerangka acuan kerja yang telah disusun. Pekerjaan itu sudah harus dimulai Januari 2023 dengan mengatur pembagian tugas pada masing-masing pelaksana di Dinas Pendidikan” lanjut Kadisdik pada rakor.

Dasril berharap agar pencapaian di tahun 2023 nanti akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya yaitu tahun 2022. “Oleh sebab itu diminta komitmen dan kerja keras semua personil di Dinas Pendidikan, dengan demikian semua rencana-rencana yang telah disusun dapat tercapai dengan hasil yang maksimal, efektif dan efisien serta berkualitas. Seluruh pegawai agar dapat mengoptimalkan capaian kinerja, serapan dana dan keterlibatan masyarakat menuju Payakumbuh Cerdas dan Berkarakter”.

Tidak lupa juga dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan mengingatkan kepada para pejabat untuk tetap melakukan semua kegiatan/pekerjaan sesuai dengan aturan yang berlaku dan meningkatkan koordinasi antar pihak yang terkait serta selalu melakukan evaluasi setiap pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan.

Terakhir Kadisdik berharap agar pegawai dapat meningkatkan disiplin kerja, cermat dan teliti dalam bekerja, tingkatkan koordinasi dengan tim kerja, mari saling menjaga dan saling menguatkan dalam pencapaian tujuan peningkatan mutu dan layanan pendidikan.

Pusat Kurikulum Kemdikbudristek RI Adakan Umpan Balik Implementasi Kurikulum Merdeka Diikuti 3 Daerah

Dalam rangka telah dilaksanakan kurikulum merdeka pada semua jenjang pendidikan di Kota Payakumbuh, Kab. Tanah Datar dan Kab. Lima Puluhkota. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI memberikan perhatian khusus terutama bagi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Kab. Tanah Datar dan Kab. Lima Puluh Kota sebagai 3 daerah dari 17 Kab/Kota se-Indonesia yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka seratus persen pada semua jenjang pendidikan baik formal maupun non formal dimulai dari Paud, TK, SD dan SMP dan Kesetaraan

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI telah memberikan bimbingan dan pendampingan secara berjalan dalam pelaksanaan IKM ini hingga relisasi pelaksanaan juga diperhatikan oleh Puskur BSKAP dalam bentuk kegiatan yang digelar yakni Umpan Balik Kurikulum Merdeka diadakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI dilaksanakan pada Senin tanggal 26 Desember 2022 bertempat di Aula Ngalau Indah Balaikota Payakumbuh.

Dibuka Langsung Walikota Payakumbuh diwaliki oleh Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, M.S.IP., MM pada sesi pembukaan dengan narasumber /dibimbing langsung oleh Plt. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI, Dr. Zulkifri Anas, M.Ed dan Tim, Dr. Yogi Anggraena, M.Si. Kegiatan dibuka langsung Walikota Payakumbuh

Dihadiri sebanyak 65 orang peserta dari Kota Payakumbuh, Kab.Lima Puluh Kota, Kab. Tanah Datar dengan tuan rumah Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Peserta kegiatan juga termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd, Plt. Kepala Dinas Kab. Lima Puluhkota Retyanda,S.PdI, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Tanah Datar, Riswandi,S.Pd,M.Pd, 45 orang peserta dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh terdiri dari Tim TPK Dinas Pendidikan, Pengawas Satuan, Kepala Sekolah dan Guru (Paud, Kesetaraan, TK, SD dam SMP), 15 orang peserta berasak dari Kab. Lima Puluhkota yang terdiri dari Dinas Pendidikan, Pengawas Satuan, Kepala Sekolah dan Guru, dan 5 orang peserta dari Kab. Tanah Datar terdiri dari Dinas Pendidikan, Pengawas Satuan, Kepala Sekolah dan Guru.

Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, M.S.IP., MM

Dalam membuka kegiatan ini, Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, M.S.IP., MM menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh sesuai dengan laporan pak Dasril telah melaksanakan kurikulum merdeka 100 % pada semua jenjang pendidikan pada Juli 2022. Dalam perkembangan dan pelaksanaan IKM tentu mendapat banyak persoalan baik sisi pelaksanaan yakni guru dan siswa dan budaya literasi yang juga menjadi persoalan dari dinamika yang berkembang tapi kita tidak boleh berkecil hati ataupun tidak peduli.

Plt. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BKSAP) Dr. Zulfikri Anas, M.Ed pada paparannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh telah melaksanakan IKM seratus persen pada semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat Paud, TK, SD, SMP hingga Kesetaraan sejak Juli tahun 2022.

“Dari rangkaian pelaksanaan IKM ditemukan dinamika yang terjadi sedemikian rupa, sambil berbenah dan berjalan tentu banyak kekurangan. Pusat Kurikulum Pembelajaran BKSAP Kemdikbudristek RI memberikan kesempatan istimewa yaitu melaksanakan Umpan Balik IKM”, lanjut Kadisdik Payakumbuh.

Kadisdik Payakumbuh berharap dengan adanya kegiatan ini Kab/kota dapat berbenah bagi persoalan dan kendala dihadapi serta apa yang diperlukan sehingga implementasi kurikulum merdeka semakin baik dilaksanakan di daerah kita masing-masing.

Kadisdik Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd

Ditemui terpisah Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh (Tim TPK) Nikmat Elva,M.Pd berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan informasi kepada satuan pendidikan dalam penyempurnaan implementasi kurikulum merdeka pada suatu proses belajar mengajar sehingga dapat meningkatkan pencapaian lebih maksimal.

Dipenghujung kegiatan, Wali Kota Payakumbuh Drs. Rida Ananda, M.Si dalam kesibukannya berkesempatan hadir dan menyampaikan ucapan selamat datang serta terima kasih atas di pilihnya Payakumbuh sebagai tuan rumah dalam kegiatan Umpan Balik Implementasi Kurikulum Merdeka. Selanjutnya kegiatan resmi ditutup oleh PJ. Walikota Payakumbuh dan diakhiri dengan foto bersama.

Disdik Lakukan Pendampingan Lokakarya Aktualisasi P5 Kurikukulum Merdeka Bagi Guru SD

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dikenal P5 adalah suatu projek bagian dari kurikulum merdeka. P5 bermakna suatu projek dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila pada karakter peserta didik sesuai dengan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila. P5 berupaya menjadikan peserta didik sebagai penerus bangsa yang unggul dan produktif serta dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkesinambungan.

Untuk menyempurnakan dan mensukseskan projek p5 kurikulum merdeka di satuan pendidikan Kota Payakumbuh, maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan kegiatan pendampingan Lokakarya Aktualisasi P5 Dalam Kurikukulum Merdeka bagi guru kelas 1, 2, 4, 5 tingkat SD se-Kota Payakumbuh. Total peserta sebanyak 480 orang guru yang terdiri dari 124 orang guru kelas 1, 120 orang guru kelas II, 120 orang guru kelas IV, dan 116 orang guru kelas V se-kota Payakumbuh. Kegiatan dilaksanakan 4 hari berturut-turut dari tanggal 12 s.d 15 desember 2022 di Aula SMAN 2 Payakumbuh. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam menerapkan p5 baik dalam proses pembelajaran maupun dalam proses penilaian.

Dibuka Langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,Drs.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Dikdas Tavril Samry,S.Pd, Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva,M.Pd, Kasi PTK Dikdas Nelfia Anendri,S.IP dan pengawas satuan pendidikan. Pemateri kegiatan ini Riza Safriani, S.Pd,M.Pd adalah fasilitator dan pelatih ahli yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI program sekolah penggerak, guru penggerak angkatan I, intruktur kurikulum, instruktur pendidikan karakter berasal dari Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kab.Agam.

Dalam membuka kegiatan ini, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd memotivasi guru sebagai peserta kegiatan agar mengikuti kegiatan dengan bersungguh-sungguh. “Manfaatkanlah kegiatan ini dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari narsum serta manfaatkan waktu seefisien mungkin hingga tujuan dari lokakarya ini dapat tercapai walaupun dalam kondisinya sekolah banyak disibukkan mempersiapkan memberikan penilaian siswa dan mengikuti berbagai acara dalam memeriahkan HUT Kota Payakumbuh serta wisuda tahfiz”.

Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva,M.Pd berharap dengan didampinginya guru-guru tingkat SD se-Kota Payakumbuh oleh pemateri yang berkompeten dan didampingi tim pengawas satuan pendidikan, Kepala Sekolah dan guru yang telah sukses dilihat sudah menonjol dan sudah menunjukkan aksi nyata dalam melaksanakan P5 pada kurikulum merdeka di Kota Payakumbuh yakni SDN 21, SDN 28, SDN 41, SDN 51, SDN 61. Guru juga didampingi oleh guru pengerak di Kota Payakumbuh yang telah melaksanakan pendidikan guru penggerak selama 3 bulan, calon kepala sekolah penggerak yang akan melaksanakan program sekolah penggerak di tahun 2023 yakni kepala SDN 28, SDN 41, SDN 51 serta melibatkan pengajar praktek di Kota Payakumbuh yang telah memahami dalam pelaksanaan P5 dalam proses pendidikan, maka guru di Kota Payakumbuh akan lebih siap dan mantap dalam mengimplementasikan P5 pada kurikulum merdeka di satuan pendidikan masing-masing”,tambah Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan.(sary)

Kepsek Payakumbuh Studi Kaji ke SMPN 1 Cianjur

Untuk menunjang pelaksanaan program sekolah penggerak di Kota Payakumbuh. Program Sekolah Penggerak merupakan suatu program Kemdikbudristek RI yang bertujuan untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Maka, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang dikepalai Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd beserta rombongan yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan Erwin Herdarto, M.Pd, Giva Maulani,S.Pd dan Kepala Sekolah Pengerak di Kota Payakumbuh yakni Kepala SMPN 4 Payakumbuh Mardiyus,M.Pd, Kepala SMPN 3 Payakumbuh M.Isral,S.Pd, Kepala SMP Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh Eddi Rusydi Arrasyidi,M.Pd serta satu orang guru PJOK SMP Yulfero,S.Pd mengunjungi SMPN 1 Cianjur Kab.Cianjur Prop. Jabar pada Kamis, 8 Desember 2022 untuk melakukan study kaji sebagai salah satu sekolah penggerak percontohan terbaik di Kab. Cianjur.

Study kaji bertujuan sebagai sharing informasi bagaimana sekolah dalam melaksanakan program sekolah penggerak berupa berbagi praktik baik dalam segi Manajemen Sekolah Penggerak, Program Unggulan Sekolah di Sekolah Penggerak di Kabupaten Cianjur di Kab.Cianjur Prop. Jabar serta bagaimana sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada bidang study PJOK sehingga bidang study PJOK di Kota Payakumbuh juga dapat berkembang sesuai dengan harapan dan komitmen pemerintah Kota Payakumbuh dalam melaksanakan kurikulum merdeka khususnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sebagai Pengarah, Kabid Dikdas, Tavril Samry,S.Pd sebagai penanggung jawab IKM (implementasi kurikulum merdeka).

Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan juga pimpinan rombongan menyampaikan bahwa kota Payakumbuh menjadi pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan ke 3 telah lolos seleksi di tahun 2022 selanjutnya pelaksanaan akan dimulai pada tahun 2023. Dipilih nya SMPN 1 Cianjur karena SMPN 1 Cianjur adalah pelaksana PSP angkatan 1 berarti telah tiga tahun menjadi pelaksana. Matangnya persiapan dan pelaksanaan PSP menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang berprestasi ditingkat nasional walaupun situasi gempa bumi pada 21 November 2022 sedangkan mengikuti lomba pada 23 November 2022 pun, sekolah ini meraih Juara 2 tingkat nasional pada OPSI (Olimpiade Pelitian Siswa Indonesia) kemaren.

“Kita melakukan kajian terhadap apa yang mereka lakukan, bagaimana persiapan yang dilakukan sebelum melaksanakan, bagaimana menyiapkan P5, bagaimana membagi tugas. Untuk mempersiapkan kepala sekolah calon sekolah penggerak di Kota Payakumbuh perlu mempelajari berbagai persiapan dalam pelaksanaan PSP ini” lanjut Kadisdik.

Kadisdik berharap agar kepala sekolah calon sekolah penggerak dan Dinas Pendidikan di Kota Payakumbuh lebih siap menghadapi pelaksanaan PSP khususnya jenjang SMP dan SD.

Tenda darurat bencana yang diberikan Kemdikbudristek RI sebagai sarana prasarana PBM sementara.

Mardiyus,M.Pd merupakan Kepala SMPN 4 Payakumbuh salah satu sekolah ditetapkan sebagai calon sekolah penggerak merasa puas dengan adanya study kaji karena banyak informasi dipelajari terkait program-program program kegiatan yang menyangkut program sekolah penggerak dan pelaksanaan P5 (project penguatan profil pelajar pancasila). “Ditemukan beberapa point yang diterapkan tentang manajemen digital pengelolaan sekolah. Perlu dicontoh juga di terapkan di Kota Payakumbuh tentang kekompakan guru dan siswa dalam menjalankan program-program baru dari sekolah. Juga ditemui banyak guru SMPN 1 Cianjur telah dapat mengubah paradigma tentang prinsip-prinsip pada pelaksanan kurikulum merdeka maupun sekolah penggerak”. (Sary)

Disdik Adakan Pelatihan Tutor Paket A, B, dan C

Dalam rangka membekali tutor kesetaraan paket A, B dan C satuan pendidikan non formal untuk melaksanaan implementasi kurikulum merdeka, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka bagi tutor paket A, B dan C Pendidikan Non Formal/Kesetaraan yang dilaksanakan di Aula SKB SPNF Kota Payakumbuh pada tanggal 5 s.d 7 Desember 2022 dengan peserta sebanyak 40 orang tutor paket A, B dan C Pendidikan Kesetaraan di Kota Payakumbuh. Narasumber kegiatan ini berasal dari BGP (Balai Guru Penggerak) Propinsi Sumbar dan Pamong SPNF SKB yakni Rasada, S.Pd, Sasmita, S.Pd yang sudah mendapatkan pembekalan Propinsi dan pusat. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama dilaksanakan pada tanggal 29 September s.d 6 Oktober 2022.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd, Kasi PNFI Nelwita, SE, dan Penilik satuan pendidikan non formal.

Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyampaikan bahwa kebijakan yang sudah diambil Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bahwa tahun pelajaran 2022/2023 seluruh satuan pendidikan baik formal maupun non formal melaksanakan kurikulum merdeka dengan pola mandiri berubah.

Kadisdik berharap agar tutor yang sudah dilatih dapat melaksanakan implementasi kurikulum merdeka dan materi mulok (muatan lokal) kearifan lokal daerah pendidikan kesetaraan pada satuan pendidikan non formal. Kadisdik juga menyampaikan bahwa tutor agar dapat mempersiapkan element, CP, ATP, tujuan pembelajaran pada materi mulok (muatan lokal) kearifan lokal daerah pada pembelajaran selanjutnya.

Kabid Paudni, Syafni Hasni, S.Pd berharap agar semua tutor benar dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagau tutor dan bisa berbagi mengimbaskan pada tutor kesetaraan satuan pendidikan non formal yang tidak ikut sehingga pelaksanaan kurikulum merdeka betul terlaksana di satuan pendidikan non formal.

Gebyar Pendidikan Non Formal Kota Payakumbuh Tahun 2022

Pemerintah kota Payakumbuh memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam pelaksanaan ivent acara Gebyar Pendidikan Non Formal Payakumbuh Tahun 2022. Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melalui Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan menyelenggarakan kegiatan pawai gebyar pendidikan non formal.

Sebagaimana diamanatkan undang-undang nomor 20 th 2003 tentang Sisdiknas bahwa jalur pendidikan terdiri dari pendidikan formal, pendidikan non formal dan pendidikan informal.

Pendidikan non formal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja pendidikan kesetaraan serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

Satuan pendidikan non formal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat/PKBM dan majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis ( SPS ).

Kegiatan gebyar pendidikan non formal yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dibawah pimpinan Dr. Dasril S.Pd.M.Pd dan koordinator kegiatan Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal Informal ( PAUDNI ) Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Syafni Hasni S.Pd didampingi Kasi PNFI Nelwita SE. Menyelenggarakan acara Gebyar ini bersamaan dengan acara Jalan Sehat HUT PGRI ke 77 dengan pentas utama di Ngalau Indah Payakumbuh.
Jenis Kegiatan Gebyar Pendidikan Non Formal adalah suatu kegiatan dari Dinas Pendidikan untuk lebih memperkenalkan Pendidikan Non Formal kepada masyarakat luas. Menurut Kabid PAUDNI Syafni Hasni S.Pd Kegiatan ini kita bagi menjadi 2 bagian yaitu Acara Pawai atau Arak-arakan dari lembaga Pendidikan Non Formal yang dimulai star dari Lapangan Kubu Gadang Payakumbuh melalui Jl.Rasuna Said, Labuh Basilang, Jl.A.Yani, pusat Kota Payakumbuh, Jl. Soekarno Hatta dan finish di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah yang dilepas oleh Pj.Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda M.Si didampingi Kadis Pendidikan Dr. Dasril S.Pd., M.Pd.bersama Sekdisdik Drs. Danil Defo M.Si. Kabid PAUDNI Syafni Hasni S.Pd bersama Panitia Pelaksana lainnya. Pawai ini diikuti oleh 15 mobil hias dari SPNF SKB, PKBM dan LKP serta 15 bendi hias bermuatan para warga belajar paket A, B & C serta peserta kursus. 2. Selanjutnya setelah sampai di finish di area Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah Payakumbuh diisi dengan berbagai Penampilan bakat dan kreatifitas peserta didik Non Formal berupa tari, nyanyi, puisi, atraksi silat Fashion Show dll dipanggung utama Ngalau Indah selang seling dengan pembagian doorprize hadiah jalan sehat PGRI yang terdiri Sepeda, Kulkas, mesin cuci dan bingkisan lainnya. Adapun peserta dari Gebyar Pendidikan Non Formal ini
adalah Satuan Pendidikan Non Formal Pendidikan Kesetaraan, Lembaga Kursus dan Pelatihan dan Pendidikan Keaksaraan Fungsional. Dengan jumlah lebih kurang 500 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Dr. Dasril S.Pd. M.Pd berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan dan motivasi belajar peserta didik pendidikan non formal, memberikan kontribusi bagi pendidikan non formal dalam upaya meningkatkan dan memajukan pendidikan di kota payakumbuh, serta memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat bahwa pendidikan non formal sangat penting dalam menunjang kemajuan pendidikan di kota Payakumbuh. Sementara itu Pj.Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda M.Si. sangat antusias dan mengapresiasi kegiatan gebyar ini dalam rangka mempromosikan kegiatan layanan Pendidikan Non Formal di Kota Payakumbuh sebagai solusi bagi anak-anak Payakumbuh yang tidak bisa menyelesaikan pendidikan formal disekolah dapat mengikuti pendidikan non formal paket A, B dan C di PKBM, SPNF SKB Kota Payakumbuh.Jelas Rida Ananda. ( Kevin Tri Putra ).

“Perkuat Toleransi” Rida Ananda Sambangi Tiga Sekolah Swasta

Pada hari Senin, tanggal 28 November 2022. Pj Walikota Payakumbuh, Drs. Rida Ananda, M.Si menyambangi tiga sekolah swasta yakni SMP Fidelis, SD Pius dan TK Pius yang berada dipusat kota Payakumbuh berdekatan dengan Balaikota Payakumbuh.

Pj Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda, M.Si bersama Kepala Dinas Pendidikan Dr.Dasril ,S.Pd,M.Pd,Kakan Kesbangpol Dipa Persada, S.Stp,MM, Kabag Protokol Nalfira, S.Pd, M.SE, Kabid Humas Rudi Arnel,S.Pd hadir di SMP Fidelis selanjutnya ke SD Pius dan TK Pius.

PJ. Walikota memberikan motivasi agar siswa bekerja keras,disiplin serta konsisten dalam belajar. Belajar lah sedini mungkin supaya dapat meraih kesuksesan. Terus berbuat baik dan menjadi orang hebat. Orang hebat adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. PJ Walikota juga memotivasi sekolah dalam meningkatkan program-program sekolah untuk meningkatkan peminat belajar siswa baru di sekolah ini dengan menonjolkan atau membuat strategi tertentu. Kepada SMP Fidelis, Pj Wako berpesan agar siswa fokus dan asah kemampuan masing, “setiap orang mempunyai keahlian atau potensi yang berbeda”. Siswa diharapkan jangan terpengaruh terjebak dalam merokok,miras dsb. PJ Walikota berharap agar selalulah jalin toleransi antar umat beragama.

Selanjutnya Pj Walikota beserta rombongan bergerak menuju SD Pius. Pj Walikota memberikan motivasi bagi siswa dalam menjaga toleransi bagi umat beragama dan memberikan motivasi siswa dalam belajar.”Hilangkan rasa malas, bekerja keras ,disiplin dan konsisten dalam belajar supaya siswa dapat mencapai kesuksesan. Tanpa bekerja keras,mustahil untuk berhasil. Pj Walikota berpesan agar Pintar dan bijaklah dalam melaksanakan kehidupan.

Kadis Pendidikan, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd mengucapkan terima kasih kepada Pj.Walikota yang telah meluangkan waktu dalam kesibukan nya untuk mendatangi dan memotivasi ketiga sekolah swasta ini. Kadis berharap dengan adanya motivasi dapat sekiranya meningkatkan kualitas layanan pendidikan kedepan. Kadis juga berharap kepada sekolah ini tetaplah menjadi contoh dalam penerapan toleransi antar umat beragama dan antar suku bangsa yang beragam.

Penulis : Sari Oktavia, S.Sos (SR)

Disdik Adakan Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Mulok

Setelah di sempurnakannya kurikulum muatan lokal (mulok) oleh tim pengembang kurikulum (TPK) di Kota Payakumbuh lahirlah element, CP, ATP, tujuan pembelajaran perjenjang satuan pendidikan. maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Mulok bagi guru kelas 1 dan kelas 4 SD se-kota Payakumbuh pada tanggal 22 s.d 23 November 2022 bertempat di Aula SMAN 2 Payakumbuh. Kegiatan berlangsung selama 2 hari, dimana hari pertama dihadiri sebanyak sebanyak 124 org guru kelas 1, hari kedua dihadiri sebanyak 120 orang guru kelas 4 SD. Pemateri oleh Dr.Khairil Anwar, M.Si (akademisi) dosen Unand..

Kegiatan bertujuan bagaimana menerapkan konsep dari ATP tersebut dalam proses pembelajaran sehingga butuh perangkat seperti modul ajar (RPP) dilanjutkan dengan assesmen dan penilaian serta materi/bahan ajar yang relevan dengan kegiatan. Product yang dihasilkan pada kegiatan ini adanya silabus yang telah dirancang oleh tim sehingga lahirlah perangkat pembelajaran berupa modul ajar, bahan ajar dan penilaian pembelajaran kurikulum mulok sampai tahun pelajaran berakhir. Lahirnya perangkat tersebut dapat diimplementasikan guru-guru kelas 1 dan kelas 4 dapat memberikan pembelajaran bagi siswa.

Hari pertama dihadiri sebanyak 124 orang guru kelas 1 SD se-kota Payakumbuh. Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd, M.Pd didamping Kabid Dikdas Tavril Samry, S.Pd, Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva,M.Pd, Kasi Kurikulum SMP Femiria Sari, SE, Kasi PTK Dikdas Nelfia Andendri,S.Ip. Hari kedua dihadiri sebanyak 120 orang guru kelas 4 SD se-kota Payakumbuh dibuka langsung PJ.Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda, M.Si.

Dalam kesempatannya, Drs. Rida Ananda, M.Si memberikan arahan dan memotivasi peserta pada kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Pj.Walikota memotivasi guru-guru agar dapat mengikuti kegiatan tersebut bersungguh-sungguh. “Kunci utama penyiapan generasi muda berada ditangan guru di sekolah, supaya arah kebijakan dan kemajuan pendidikan dalam mewujudkan mencerdaskan anak bangsa dapat diraih. Penguatan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada sekolah dengan menyiapkan materi mata pelajaran mulok berupa potensi daerah/kearifan lokal”, sambungnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd dalam membuka kegiatan tersebut memberikan arahan yakni bagaimana guru kelas 1 dan 4 dapat menyiapkan materi agar dikembangkan sesuai dengan kearifan lokal di Kota Payakumbuh secara umum.

Mulok penting dalam implementasikan ABS SBK disekolah, dimana sekolah sebagai pusat pelestarian budaya. Sehingga pembelajaran adat budaya minang dapat terlaksana dengan baik di sekolah sebagai bekal generasi muda minang dalam memahami adat istiadat dan budaya nya melalui sekolah sesuai dengan falsafah ‘adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS SBK)” Ulas Kadisdik.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dan pengembangan dari kegiatan yang telah dirintis oleh tim TPK”, sambungnya..

Kadisdik berharap agar guru menerapkan kurikulum merdeka melalui mata pelajaran mulok dapat menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai potensi daerah dan dapat mengembangkan target lahirnya perangkat yang dapat diperguanakan guru dalam proses pembelajaran kurikulum mulok. (sary)