Menyongsong Tahun Ajaran Baru, Disdik Adakan Workshop Transisi Paud-SD

Masa transisi anak dari lingkungan pendidikan anak usia dini (Paud) ke lingkungan sekolah dasar (SD) merupakan peristiwa yang berkelanjutan bagi anak dimana anak harus menyesuaikan diri terhadap perubahan. Pada masa transisi diperlukan kesiapan dalam menghadapi perubahan yakninya kesiapan anak, kesiapan orangtua dan kesiapan sekolah.

Menyiapkan masa transisi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan suatu program Transisi Paud – SD pada kurikulum merdeka. Program yang berisi proses untuk mendukung kesiapan belajar bagi anak usia dini yang akan memasuki jenjang SD. Proses dapat berpengaruh terhadap keberhasilan anak dalam melakukan penyesuaian di jenjang pendidikan dasar.

Proses transisi PAUD ke SD/MI yang menyenangkan, satuan pendidikan perlu melakukan kesiapan diantaranya menghilangkan tes calistung dari proses penerimaan peserta didik baru pada pendidikan dasar (SD/MI), menerapkan masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama​, menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak​ yang dibangun secara kontinu dari PAUD hingga kelas dua pada pendidikan dasar.

Mendukung hal tersebut, dalam rangka memasuki tahun ajaran baru tp.2023/2024 yang akan dimulai pada tanggal 10 Juli 2023 mendatang, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan kegiatan Workshop Transisi PAUD-SD bagi Guru TK dan SD pada tanggal 20 s.d 21 Juni 2023 di Aula Dinas Pendidikan dengan mendatangkan narasumber dari kota Erizal,S.Pd, Heri Luberto, S.Pd dan Misrayetti, S.Pd.AUD. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd didampingi Kabid Paudni Syafni Hasni, S,Pd, Kabid PTK Fiqih Rahmat.Sy, S.Kom, Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva,M.Pd dan Kasi Paud Dilla Fatma, S.Pd, MM. Hari pertama dihadiri sebanyak 124 orang guru kelas I SD negeri dan swasta se-Kota Payakumbuh, hari ke dua dihadiri sebanyak 120 orang guru TK pada kelompok B negeri dan swasta/guru yang akan menangani siswa yang akan memasuki jenjang SD.

Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam membuka kegiatan menyampaikan bahwa transisi paud ke SD di Kota Payakumbuh perlu berjalan mulus, perlu adanya keselarasan dan kesinambungan proses belajar mengajar di Paud dengan SD kelas awal.

“Gerakan transisi PAUD ke SD yang dicanangkan Kemdikbudristek RI menyenangkan adalah gerakan bersama yang mendasari transisi peserta didik PAUD ke SD dengan cara yang menyenangkan dan dimulai sejak tahun ajaran baru. Saat ini, miskonsepsi tentang baca, tulis, hitung (calistung) pada pendidikan anak usia dini dan SD masih sangat kuat di masyarakat. Padahal membangun kemampuan pada anak perlu dilakukan secara bertahap dan dengan cara yang menyenangkan agar manfaat baik dari pembelajaran dapat tercapai. Kita perlu mengakhiri miskonsepsi tentang pembelajaran itu mulai dari sekarang”.

“Untuk itu tingkat SD, bimbingan teknis berisi materi teknis MPLS dan proses asessmen awal pada siswa kelas I SD. Pelaksanaan asesmen awal pada siswa kelas I SD yakni melakukan penilaian terhadap peserta didik. Dari hasil hasil asesmen siswa didapat potensi/kemampuan peserta didik, sehingga guru dapat memberikan pelayanan yang tepat sesuai dengan 6 pondasi dasar yang harus dikembangkan yaitu Kemampuan Kognitif, kemampuan bahasa, kemampuan motorik kasar dan halus, kemampuan sosial dan emosional dan kemampuan seni kreativitas serta kemampuan pengetahuan umum”, sambung Kadisdik. (sary)

Penyusunan KOSP Pada Satuan Pendidikan

Kurikulum di Indonesia telah mengalami perubahan. Mengikuti kurikulum yang sudah ditetapkan Kemdikbudristek RI, Kota Payakumbuh sudah tahun kedua dalam melaksakan kurikulum merdeka pada seluruh tingkat baik PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Kesetaraan.

Menjalankan kurikulum merdeka bagi satuan pendidikan dibutuhkan KOSP (kurikulum operasional satuan pendidikan) sebagai pedoman. KOSP disusun sebagai pedoman satuan pendidikan dalam menyelenggarakan seluruh kegiatan penyelenggaraan pembelajaran pada satu tahun pelajaran kedepan memuat seluruh perencanaan proses belajar. KOSP disusun oleh satuan pendidikan dengan berpedoman pada kerangka dasar kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kerangka dasar kurikulum disusun mengacu pada tujuan pendidikan Nasional dan Standar Pendidikan Nasional (SNP).

KOSP berperan sebagai panduan bagi satuan pendidikan. Adapun proses penyusunan KOSP terdiri dari penyusunan KOSP oleh Tim dari satuan pendidikan itu sendiri, kegiatan lokakarya dan proses verifikasi dan pengesahan. Kegiatan lokakarya dihadiri oleh tim penyusun, perwakilan walimurid, komite, pengawas satuan serta Dinas Pendidikan. Untuk proses verifikasi, dokumen KOSP akan diverifikasi oleh pengawas satuan pendidikan dan Kasi Kurikulum. Pengesahan KOSP oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan. Setelah KOSP disahkan, guru akan membuat perangkat pembelajaran satu tahun pelajaran berpedoman dari KOSP.

Ditemui pada kegiatan Lokakarya SMPN 3 dan SMPN 10 Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd menyampaikan, “Untuk menjadikannya bermakna, kurikulum operasional satuan pendidikan dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan”.

“Dalam proses penyusunan KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan), satuan pendidikan mengadakan LOkakarya KOSP tingkat TK, SD dan SMP. Untuk tingkat SMP berfokus pada menyusun rencana kegiatan sekolah termasuk kurikulum dan pembelajaran untuk satu tahun pelajaran kedepan yaitu Tp.2022/2023. Pedoman yang harus dipedomani pihak sekolah dalam menyusun KOSP yaitu pertama mengacu pada kurikulum merdeka terdiri dari berapa ketentuan kisi-kisi jam pelajaran, berapa mata pelajaran yang harus di ajarkan dan ada peluang untuk menambah muatan lokal (potensi) daerah yang materi berisi baca tulis alquran, budaya alam minangkabau, seni tradisional minangkabau baik seni tari maupun musik, makanan tradisional minangkabau, serta potensi dilingkungan sekolah, kecakapan/lifeskill yang bernuansa daerah. Ini yang akan dikembangkan sekolah dan termuat didalam kurikulum muatan lokal yang berjudul potensi daerah disamping itu, apa yang menjadi ke khasan sekolah misalnya banyaknya home indutri dekat lingkungan sekolah jadi siswa diadaptasikan kepada siswa diberikan kecakapan hidup/lifeskill tentang industri rumah tangga yang ada sekitar lingkungannya atau dilingkungan pertanian ataupun peternakan”.

“Pedoman kedua yakni kalender pendidikan Kota Payakumbuh, dijadikan pedoman dalam penjadwalan proses pembelajaran berisi jadwal efektif, libur sekolah, ujian semeter, ujian tengah semester dsb. Kalender pendidikan Kota Payakumbuh kemudian diturun kan sekolah menjadi kalender sekolah. Ketiga berpedoman kepada aspirasi guru, murid, komite, wali murid berrdasarkan kearifan lokal”.

“Ketiga pedoman tersebut harus dimasukkan kedalam KOSP. KOSP harus diselesaikan sebelum tahun ajaran baru dimulai. Tahun pelajaran 2023/2024 dimulai pada tanggal 10 Juli 2023 jadi, sebelum tanggal 10 Juli KOSP sudah harus selesai. Kalau sudah dilegal atau disahkan kemudian sekolah dapat menjadikan pedoman bekerja bagi satuan pendidikan (sekolah)”, tambah Kadis Pendidikan. (RY)

Kelulusan SD dan SMP Di Kota Payakumbuh Tanpa Insiden

Pengumuman kelulusan SD dan SMP di Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2022/2023 yang diumumkan pada hari Kamis tanggal 8 Juni 2023 berjalan dengan lancar tanpa insiden, hal ini bisa terjadi diantaranya dukungan dari wali murid, dukungan kepala sekolah dan guru atas kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh serta dikawal oleh pihak kepolisian dari Polres Payakumbuh dan Satpol PP Payakumbuh sehingga menurut laporan dari kepala sekolah maupun masyarakat pada saat pengumuman kelulusan tidak ada ditemukan siswa melakukan insiden coret-coret, aksi konvoy, tawuran ataupun terjadinya insiden kecelakaan pada waktu itu.

Seperti yang diumumkan, untuk Tahun pelajaran 2022/2023, tingkat SD di Kota Payakumbuh memperoleh kelulusan 100 persen sedangkan tingkat SMP diperoleh kelulusan hanya 99,96 persen ini dikarenakan ada 1 (satu) orang siswa SMP yang tidak mengikuti ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril, S.Pd,M.Pd ditemui saat pertemuan dengan seluruh Kepala SD dan SMP menyampaikan bahwa, “Ini patut kita apresiasi sebagai bentuk kerjasama kolaborasi dan dukungan dari kita semua baik itu kepala sekolah, guru dan walimurid dalam mengawal siswa menghadapi pengumuman kelulusan ini sehingga insiden-insiden yang biasanya fenomena setiap tahun ditemui seperti coret-coret dan bahkan sampe kecelakaan tidak ditemui pada waktu kelulusan ini”.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada sekolah baik kepala sekolah, guru serta wali murid dalam mendukung kebijakan kami ini dan juga kami berterima kasih kepada pihak Kepolisian yakni Kapolres Payakumbuh dan Kasat Pol PP Payakumbuh yang telah mengawal dalam bentuk keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat hingga malam kelulusan karena pengumuman kelulusan tahun ini melalui HP pribadi orang tua siswa”, sambungnya.

Ditemui terpisah, salah satu walimurid Kelas 6 SDN 46 Payakumbuh Roza Rismasari merespons positif terkait kebijakan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. ” Kami sebagai orang tua sangat senang karena pemerintah khususnya Dinas Pendidikan memperhatikan dan telah sigap mempersiapkan untuk mengantisipasi dampak pengumuman kelulusan ini dalam hal keamanan, kenyamanan masyarakat tentunya juga bagi anak kami”. (sary)

Dinas Pendidikan Payakumbuh Siap Dukung Payakumbuh Bebas Pungli

Pungli adalah salah satu tindakan melawan hukum yang diatur dalam undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto. Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Pungutan liar adalah termasuk tindakan korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus diberantas. Pungli mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat, Kota Payakumbuh mencanangkan Kota Payakumbuh sebagai Kota yang bebas pungli. Mendukung hal tersebut Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh siap mendukung Kota Payakumbuh sebagai Kota Bebas Pungli, hal itu diucapkan Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril, S.Pd, M.Pd pada Kegiatan Pencanangan Kota Payakumbuh sebagai Kota Bebas Pungli dan peresmian tim saber pungli Kota Payakumbuh oleh Irwasum Polri pada tanggal 26 Mei 2023 di Balaikota Payakumbuh. Kegiatan Pencanangan dan peresmian tim saber pungli Kota Payakumbuh secara langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si dihadiri Kapolres Payakumbuh, Kajari Payakumbuh, Ketua DPRD Payakumbuh dan seluruh Kepala OPD yang terkait dengan pelayanan di Kota Payakumbuh.

Kadis Pendidikan menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan telah melakukan langkah-langkah antara lain seperti mengeluarkan Edaran Dinas Pendidikan No.421/095.a/Disdik/PYK-2023 tanggal 24 Januari 2023 tentang Tahapan Penggalangan Dana di Satuan Pendidikan TK, SD dan SMP Negeri Kota Payakumbuh.

“Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh beserta sekolah di jajaran mendukung kebijakan tersebut karena kita menyadari bahwa pungli dapat menimbulkan berbagai hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan prima, layanan yang baik. Kita mengharapkan mulai dari dunia pendidikan disekolah-sekolah baik layanan oleh guru, kepala sekolah, layanan pegawai dan pejabat Dinas Pendidikan harus benar-benar bersih dari pungutan liar. Ini bertujuan untuk optimalisasi layanan serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat”.

“Hal – hal yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dalam rangka mensukseskan Payakumbuh Bebas Pungli adalah bekerja sama dengan UPP (Unit Pencegahan Pungli) Kota Payakumbuh untuk memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan pengurus komite terkait apa yang dilarang, dipungut, melakukan penggalangan dana harus sesuai aturan dari Permendikbud No 75 Tahun 2016, antara lain harus memperhatikan ketentuan sesuai pasal 10 antara lain Penggalangan dana yang dilakukan oleh pihak sekolah terlebih dahulu harus membuat proposal dari kepala sekolah kepada komite selanjutnya komite rapat dengan sumber pendanaan walimurid, alumni, tokoh masyarakat, dunia usaha dan donatur yang memungkinkan lalu menyepakati pola penggalangan dana tentunya tidak boleh berbentuk pungutan/kewajiban rata antar semua siswa tapi boleh dalam bentuk sumbangan ataupun bantuan dibebaskan siswa miskin dari kewajiban serta tidak dikaitkan dengan nilai ujian, raport dan layanan di sekolah. itu dibolehkan selanjutnya sekolah dan komite membuka rekening bersama sebagai tempat penampungan uang sumbangan tsb. Dalam pemanfaatannya , nanti kepala sekolah harus mengajukan permohonan kepada ketua komite untuk penggunaan. Dalam penggunaan ataupun pemanfaatan, kepala sekolah harus memajangkan secara terbuka di sekolah dan mempublish di media-media sekolah untuk dapat diketahui oleh semua warga sekolah. Tidak boleh menggalang dana untuk hal-hal yang sudah dibiayai oleh dana APBD dan dana BOS tetapi sangat dibutuhkan oleh sekolah”.

“Artinya Kota Payakumbuh khususnya Dinas Pendidikan mendukung Payakumbuh Bebas Pungli”, tambah Kadis Pendidikan.

Kepala SDN 31 Payakumbuh Irma Ilona, S.Pd yang juga ikut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Sekolah siap mendukung pencanangan Kota Payakumbuh sebagai Kota Bebas Pungli, ini merupakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

‘Kami siap mendukung mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Berbagai langkah yang akan kami lakukan diantaranya, kami akan mensosialisasikan kepada walimurid dan komite.

“Kami berharap agar kedepan Tim Saber Pungli Kota Payakumbuh melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah untuk memberikan informasi dan menyamakan persepsi dalam pemberantasan pungutan liar ini”, sambungnya.

Kadisdik Payakumbuh Antisipasi Eforia Kelulusan SD dan SMP di Payakumbuh

Dalam rangka mengantisipasi eforia kelulusan siswa SD dan SMP dibawah jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh tahun pelajaran 2022-2023 Disdik Payakumbuh siapkan antisipasi eforia merayakan pengumuman kelulusan. Pada tahun 2023, siswa SD kelas VI sebanyak 2.668 orang sedangkan siswa SMP kelas IX sebanyak 2.914 orang yang akan diumumkan kelulusananya pada tanggal 8 Juni 2023 jam 16.00 Wib s.d 20.00 Wib melalui kontak person orangtua oleh Kepala Sekolah. Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berkoordinasi dengan pimpinan Polres Payakumbuh dan pimpinan Satpol PP Payakumbuh terkait persiapan dalam pengamanan dan pengawasan mengantisipasi eforia siswa SD dan SMP pengumuman kelulusan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dipimpin langsung Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd bersama pimpinan Polres Payakumbuh melalui Kanit Intelkam Polsekta Payakumbuh Iptu.Omdatra dan Kasatpol PP Payakumbuh melalui Kabid PPD Ricky.Z melakukan koodinasi persiapan pengamanan kelulusan siswa SD dan SMP pada tanggal 6 Juni 2023 di Ruang Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Kantor bersama Padang Kaduduak Kec. Payakumbuh Utara.

Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh telah mengeluarkan Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh No.421.2/056/Disdik/Pyk-2023 tanggal 26 Mei 2023. Edaran tersebut berisi larangan bagi siswa SD dan SMP merayakan kelulusan diantaranya dengan aksi konvoi, coret-coret, tawuran, pesta/perayaan kelulusan, miras dan narkoba, bullying serta aktivitas yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat saat kelulusan. Bagi siswa melanggar akan diberikan sanksi berupa tidak dikeluarkan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari sekolah yang akan diperlukan sebagai persyaratan mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi, data siswa yang melakukan pelanggaran akan dikirimkan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh ke SLTA tujuan siswa yang lakukan pelanggaran serta sanksi lainnya.


Sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melakukan persiapan diantaranya mengadakan rapat bersama seluruh kepala SD dan SMP kemudian kepala sekolah telah diberikan pembekalan untuk melakukan sosialisasi kepada wali murid dan kepala sekolah telah menginventarisir nomor kontak pribadi orang tua siswa untuk pengumuman kelulusan, pengumuman kelulusan siswa akan di kirimkan kepada nomor kontak pribadi orangtua siswa pada hari ini tanggal 8 Juni 2023 berkisar pada 16.00 s.d 20.00 Wib.

Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd Bersama Kanit Intelkam Polsekta Payakumbuh Iptu Omdatra, Kabid PPA Satpol PP Payakumbuh Rizky Z

Ditemui pada ruang Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd. selaku Kepala Dinas Pendidikan menghimbau orang tua siswa agar selalu mengawasi anak-anak terutama pada saat pengumuman kelulusan supaya hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. “Bagi siswa yang telah dinyatakan lulus, lakukanlah bersyukur dirumah bersama keluarga bukan ber-eforia bersama teman-teman. Jangan corat-coret baju, daripada baju dicoret alangkah lebih baiknya pakaian tersebut diberikan kepada adik-adik kelas/saudara yang lebih membutuhkan atau kepada anak-anak miskin yang ada di Kota Payakumbuh”.

Diwaktu dan tempat yang sama kami temui, Kanit Intelkam Polsekta Payakumbuh Iptu.Omdatra menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh atas tindak lanjut rapat koordinasi tentang hal-hal yang tidak dinginkan kelulusan. “Kami juga berusaha dengan secepatnya berkoodinasi dengan Kemenag terkait madrasah dijajarannya. Mereka yang akan dihadapi para remaja sedang masa pancaroba yang suka eforia tentunya kita berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan misalnya kecelakaan jalan raya, tawuran dsb. Kami dari Kepolisian akan bekerja sama dan koordinasi dilapangan dengan Satpol PP untuk pengamanan terhadap kelulusan ini dimana persiapan antisipasi ini untuk Kantibmas ( Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) adalah tujuan kami

Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh melalui Kabid PPD Pol.PP Ricky. Z menyampaikan bahwa Satpol PP Kota Payakumbuh akan siap mengamankan kelulusan ini serta melakukan pengawasan di jalan serta sekitar sekolah.

Disdik Gelar O2SN Jenjang SD/MI

Walikota Payakumbuh yang diwakili Plt. Asisten I Hidayatur Rusyda didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Drs. Danil Defo, M.Si membuka secara resmi penyelenggaraan kegiatan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) jenjang SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2023 pada Senin tanggal 29 Mei 2023 di Gor Tanjung Pauh.

Acara Pembukaan O2SN secara langsung dilanjutkan dengan perlombaan beberapa cabang olahraga hari itu juga. Kegiatan diselenggarakan selama 2 hari dari tanggal 29 s.d 30 Mei 2023. Cabang olahraga dIlombakan yakni 9 cabang terdiri dari 6 cabor sampai tingkat nasional sedangkan 3 cabang olahraga espedisi. Berdasarkan juknis dari Kemdikbudristek RI melalui Pusat Prestasi Nasional Balai Pengembangan Talenta Indonesia, 6 cabang yang diperlombaan sampai ke nasional yaitu cabang olahraga atletik, bulu tangkis, senam lantai, karate, pencak silat dan renang sedangkan 3 cabang olahraga espedisi yakni takraw, bola volly mini, sepak bola. Penyelenggaraan perlombaan ini dilaksanakan pada 5 titik lokasi yakni Ngalau Indah, Gor Tanjung Pauh, Gor Rawang, Lapangan Seberang Batuang dan lapangan Lamposi Tigo Nagori. Sebanyak 164 siswa/siswi SD/MI mengikuti perlombaan dari 6 cabang olahraga yang diperlombaan ke tingkat nasional.

Membuka kegiatan ini, Walikota yang diwakili Plt. Asisten I Hidayatur Rusyda menghimbau, “Mari kita ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Keluarkanlah bakat dan minat anak semuanya sehingga nanti dapat kita bina menjadi lebih baik ke tingkat Propinsi. Mari kita wujudkan Fair Play yaitu bisa menerima kekurangan, kelebihan, kalah menang itu biasa, namanya pertandingan tetaplah semangat. Ini merupakan wujud silaturrahmi antar SD/MI se-Kota Payakumbuh dalam ajang bagi siswa untuk menempa bakat, mengadu, mengeluarkan semua kemampuan sehingga anak-anak dapat prestasi dibidang olahraga dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh ke Tingkat Propinsi maupun ke Tingkat Nasional”.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Drs.Danil Defo,M .Si menyampaikan bahwa O2SN merupakan ajang dalam rangka mencari talenta dan bakat anak usia muda untuk dididik menjadi atlet yang profesional.

“Sudah 3 tahun Kota Payakumbuh tidak menyelenggarakan O2SN secara luring, selama 3 menyelenggarakan secara daring karena kondisi covid-19. Penyelenggaraan secara luring memang sangat besar pengaruhnya karena langsung berhadapan dengan peserta, masyarakat penonton, juri akhirnya akan bisa membangkitkan semangat siswa/peserta untuk menjadi yang terbaik. Mudah-mudahan lomba ini betul-betul dapat mencari bibit yang dapat mengharumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat Propinsi maupun Nasional nantinya”.

“Kami berharap kepada seluruh pelatih, guru pendamping untuk dapat membina anak-anak ini ketika telah terpilih nantinya masuk ke tingkat Propinsi agar dapat mempersiapkan yang lebih baik dan matang. Harapan kepada juri agar dapat menilai secara objektif dan adil. Dan kami berharap kepada juri dapat konsisten dan objektif dalam memberikan penilaian berdasarkan kemampuan anak, jangan sampai ada hal-hal yang menimbulkan hambatan, gangguan sehingga dapat mengganggu lancarnya penyelenggaran kegiatan ini”, tambahnya.

“Terakhir, kami mengucapkan terima kasih kami ucapkan kepada K3S sebagai panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan ini tanpa dukungan dana dari APBD pun mampu melaksanakan penyelenggaan kegiatan besar ini. Terima kasih kami juga kami ucapkan seluruh kepala sekolah SD/MI se-Kota Payakumbuh, guru dan juga tentunya wali murid yang terus mendorong anak-anaknya untuk tetap berprestasi ditengah sulitnya ekonomi pada saat ini”, ucap Sekretaris Disdik.

Ditemui terpisah, Panitia O2SN jenjang SD/MI Rony Syafutra, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa siswa yang mengikuti perlombaan sebelumnya telah didaftarkan oleh pihak sekolah melalui portal pendaftaran yang disediakan oleh Kemdikdbudristek RI melalui Puspresnas.

“Kemaren selesai beberapa cabang perlombaan yaitu karate, senam, pencak silat, renang, atletik, bulu tangkis dan takrau. Untuk hari kedua cabang olahraga yang akan diperlombakan yaitu sepak bola dan bola volly mini. Kegiatan memakai 5 titik lokasi yaitu ngalau indah untuk cabor renang, gor Tanjung pauh ada 3 cabang perlombaan, gor rawang untuk cabor bulu tangkis, lapangan seberang batuang untuk cabor atletik sedangkan cabor takrau di lamposi tigo nagori. Masing-masing pemenang pertama Pa/Pi pada semua cabang olahraga akan dikirim ke tingkat Propinsi utusan Kota Payakumbuh”.

Terdata, dari 6 cabang olahraga yang telah digelar, didapatkan hasil pemenang yang akan mewakili Kota Payakumbub ke tingkat Propinsi yakni

1.Karate, Pa Pancila Dwi Jofanka (SDN 21), Pi Khalif Gibran N (MIN)

2.Renang, Pa Zanetta Titan (SDN 21), Pi Fajar Pratama E (SDN 02)

3.Pencak SIlat, Pa Nabila Ridhatul A (SD AL-Azhar), Pi Navaro Althaafaroos (SDN21)

4.Bulu Tangkis, Pa Muhammad Nabil (SD RJ), Pi Khanza Zaki R (SDN 04)

5.Atletik, Pa Anggun Putri A (SDN 66), Pi Wahyu Al Haris (SDN 36)

6.Senam Lantai, Pa Arum Meko P (SDN 05), Pi Ahmad Rafli (SD Baiturrahman)

(sary)

Resmi Dibuka,Kota Payakumbuh Gelar FL2SN Tingkat SMP/MTs

Fiqih Rahmat, S.Kom (Kabid PTK Dinas Pendidikan) membuka secara resmi kegiatan FL2SN

Seni dan Kreatifitas dalam berbudaya daerah merupakan hal tidak terlepas bagi pengembangan sumber daya manusia kedepan terlebih bagi generasi muda harapan masa depan bangsa Indonesia dimasa mendatang. Baik inovasi maupun kreasi untuk menampilkan budaya daerah tentu berperan penting dalam menanamkan karakter baik para generasi muda maupun menanamkan kembali budaya daerah kepada masyarakat.

Untuk itu, untuk menyiapkan talenta dibidang seni, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melalui MKKS SMP menyelenggarakan FL2SN tingkat SMP/MTs. Kegiatan FL2SN (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional ) tingkat SMP/MTs Tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang diwakili Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Fiqih Rahmat, Sy.S.Kom pada Senin tanggal 29 Mei 2023 di halaman SMPN 2 Payakumbuh.

FL2SN SMP/MTs tingkat kota diselenggarakan selama 1 (satu) hari yaitu tanggal 29 Mei 2023 dilaksanakan di SMPN 2 Payakumbuh. Setelah dibuka, pelaksanaan 6 cabang perlombaan FL2SN juga langsung serentak dilaksanakan di SMPN 2 Payakumbuh ini. Perlombaan diikuti sebanyak 44 orang/group berasal dari siswa SMP/MTs se-Kota Payakumbuh dari 6 cabang perlombaan yaitu Pantomin, Solo song, Gitar Duet, Tari Kreasi, Ilustrasi dan Musik Tradisional.

Mempedomani pedoman yang telah dikeluarkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bahwa pelaksanaan FL2SN tingkat Kota/Kab berlangsung pada 1 Mei s.d 10 Juni 2023 jadi Kota Payakumbuh melaksanakan pada 29 Mei ini dan ketentuan selanjutnya bahwa Peserta yang akan mengikuti perlombaan FL2SN tingkat SMP/MTs wajib didaftarkan oleh pihak sekolah melalui portal pendaftaran FL2SN yang dibuat oleh Pusat Prestasi Nasional Kemdikbudristek RI berakhir pendaftaraan sebelum 30 April 2022. Hasil seleksi berupa siswa pemuncak pertama dan kedua masing-masing cabang akan dilaporkan kepada BPTI (Balai Pengembangan Talenta Indonesia) Puspresnas Kemdikbudristek RI.

Dalam membuka FL2SN SMP/MTs, Kabid PTK Fiqih Rahmat, Sy.S.Kom menyampaikan bahwa Kegiatan FLSN adalah sebuah wadah bagi siswa dalam menampilkan seni kreatifitas. “Kami sangat mengapresiasi siswa/siswi yang telah menyiapkan banyak persiapan untuk mengikuti perlombaan, memang untuk mengikuti kegiatan diperlukan persiapan yang matang karena pemenang biasanya adalah orang yang siap dan punya banyak persiapan”.

“Harapan kami kepada dewan juri agar bersifat adil dan objektif dalam memberikan penilaian serta tidak menerima intervensi dari pihak manapun sehingga anak-anak terpilih nantinya dapat menuju ke tingkat nasional perwakilan Propinsi Sumatera Barat sedangkan harapan kami bagi siswa/siswi agar dapat menerima hasil dalam bentuk menang atau kalah. Bagi siswa menang agar disyukuri sedangkan bagi siswa yang kalah supaya jangan bersedih dan perbanyaklah berlatih tingkatkanlah kemampuan dengan latihan” ucap Kabid PTK.

Dari hasil perlombaan di peroleh pemuncak pada masing-masing cabang yakni

  1. Solo song, juara 1 SMPN 1 Payakumbuh, Juara 2 SMP Raudatul Jannah dan juara 3 SMPN 3 Payakumbuh
  2. Gitar Duet, Juara I SMPN 1 Payakumbuh, Juara 2 SMP Raudatul Jannah
  3. Pantomim, Juara 1 SMP Raudatul Jannah, Juara 2 SMPN 9 Payakumbuh dan Juara 3 SMPN 4 Payakumbuh
  4. Musik Tradisional , Juara 1 SMPN 4 Payakumbuh, Juara 2 SMPN 8 Payakumbuh dan Juara 3 SMP Raudatul Jannah
  5. Tari Kreasi, Juara 1 SMPN 9 Payakumbuh, Juara 2 SMPN 1 Payakumbuh, Juara 3 SMPN 2 Payakumbuh
  6. Ilustrasi Juara 1 SMP Raudatul Jannah, Juara 2 SMPN 1 Payakumbuh, Juara 3 SMPN 4 Payakumbuh

Untuk mewakili ke tingkat Propinsi yaitu juara 1 dan juara 2.

(sary)

Disdik Payakumbuh Adakan Penguatan Transisi Paud – SD

Dalam rangka penguatan transisi pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar kelas awal serta menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemdikbudristek RI No.0759/C/HK.04.01/2023 tentang Penguatan Transisi Pendidikan Anak Usia Dini ke Sekolah Dasar Awal. Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh adakan rapat yang dihadiri oleh seluruh pengurus Forkom Paud – SD (forum komunikasi pendidikan anak usia dini dan Sekolah Dasar) se- Kota Payakumbuh pada hari Jumat tanggal 19 Mei 2023 di Aula Dinas Pendidikan.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd didampingi Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd, Kasi Paud Dilafatma, S.Pd, MM juga dihadiri penilik, pengawas TK dan SD.

Kegiatan berisi berbagai persiapan sekolah dalam menyiapkan rancangan pola yang menarik bagi peserta didik baru kelas awal SD mempersiapkan situasi penyambutan yang menyenangkan bagi siswa sehingga siswa merasa aman, nyaman, betah untuk duduk sekolah dasar dalam masa pengenalan lingkungan sekolah.

Dalam menguatkan edaran yang telah dikeluarkan Dirjen Pauddikdasmen Kemdikbudristek RI dan Edaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam kegiatan ini disepakati bahwa ada pernyataan dari kepala sekolah tidak boleh melakukan test calistung dalam penerimaan peserta didik SD dan juga pernyataan bahwa seluruh guru mengupload aksi nyata menyiapkan kondisi untuk transisi peserta didik Paud ke SD tentang kondisi dan materi sudah ada di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Sekolah mengunduh materi dan mengupload aksi nyata yang sudah dilakukan. Aksi nyata dilihat saat berlangsung awal sekolah SD.

Kadis Pendidikan, Dr. Dasril,S.Pd, M.Pd dalam arahan nya menyampaikan bahwa seluruh pengurus agar berperan maksimal dalam mendukung kebijakan transisi paud SD. “Agar pengurus dapat maksimal dalam menyiapkan persiapan pelaksanaan kegiatan transisi Paud – SD dapat berjalan sesuai diharapkan yakninya penerimaan peserta didik baru disaat masa pengenalan lingkungan sekolah terlaksana dimasing – masing satuan pendidikan”.

Kadis berharap bahwa pengurus dapat pro aktif bagi satuan pendidikan dalam masa pengenalan lingkungan sekolah di satuan SD untuk menyambut siswa baru kelas I tahun ajaran baru minimal 2 pekan dilaksanakan. Kadis juga berharap agar program ini dapat berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah dikeluarkan sehingga siswa-siswa baru kelas I yang merupakan transisi dari siswa pendidikan anak usia dini dapat merasa nyaman dan menyenangkan sehingga tidak ada merasa ketakutan di saat pekan awal masuk sekolah tahun ajaran baru tidak harus ditunggui oleh orang tua. (sary)

Edaran Dirjen Paud Dikdasmen Kemdikbudristek RI

Uji Kesetaraan Kota Payakumbuh

Kemdikbudristek RI kali ini perdana dalam menyelenggarakan Uji Kesetaraan bagi pendidikan non formal Paket A, Paket B dan Paket C. Di Kota Payakumbuh, uji kesetaraan difasilitasi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Uji Kesetaraan berlangsung pada tanggal 13 s.d 14 Mei 2023 untuk Paket C sedangkan untuk Paket A dan Paket B dilaksanakan 20 s.d 21 Mei 2023. Adapun jumlah peserta didik yang mengikuti uji kesetaraan berjumlah 365 orang terdiri dari paket A sebanyak 61 orang, paket B sebanyak 153 orang dan paket C sebanyak 151 orang.

Uji Kesetaraan paket C dilaksanakan pada 4 titik lokasi ujian yaitu SKB Payakumbuh, Lapas Payakumbuh, SMPN 6 Payakumbuh, SMPN 1 Payakumbuh sedangkan paket A dan B dilaksanakan pada 5 titik lokasi ujian yaitu SKB Payakumbuh, Lapas Payakumbuh, SMPN 6 Payakumbuh, SMPN 1 Payakumbuh dan PKBM Duafa Mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd bersama Kasi Pendidikan Non Formal Informal Nelwita, SE dalam memonitoring pelaksanaan uji kompetensi di Tafizul Quran

Uji kesetaraan diikuti oleh peserta didik kelas akhir baik itu Paket A, Paket B dan Paket C. Uji kesetaran ini bersifat opsional atau pilihan artinya peserta didik boleh mengikuti atau tidak tergantung kebutuhan dari peserta didik itu sendiri. Khusus bagi Kota Payakumbuh dan berdasarkan kesepakatan antara lembaga dengan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, seluruh peserta didik kelas akhir yang berumur kecil sama dengan 30 tahun diwajibkan mengikuti uji kesetaraan demi kelansungan pendidikan yang berkualitas dan lebih baik. Uji Kesetaraan bertujuan pendidikan non formal dan informal dalam hasil belajar dihargai setara pendidikan formal serta pendidikan informal perlu diakui sama dengan dengan pendidikan formal.

Bagi peserta didik yang telah mengikuti uji kesetaraan berhak memperoleh Sertifikat atau Surat Keterangan. Bagi yang memenuhi capaian kompetensi minimum berhak memperoleh Sertifikat hasil uji kesetaraan dan bagi yang belum memunuhi capaian kompetensi minimum berhak memperoleh Surat Keterangan Hasil Uji Kesetaraan. (sary)

IGI Fasilitasi On Service Pelatihan Guru di Kota Payakumbuh

IGI (Ikatan Guru Indonesia) Melalui Program Organisasi Penggerak fasilitasi kegiatan On Service pada tanggal 16 s.d 17 Mei 2023 untuk tingkat SMP sedangkan untuk tingkat SD berlangsung pada tanggal 19 s.d 20 Mei 2023. Kegiatan berlangsung pada 7 titik kegiatan untuk sasaran sebanyak 13 SMP dan 3 titik kegiatan untuk sasaran sebanyak 17 SD pada program organisasi penggerak IGI.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan In Service pada Maret 2023 lalu di Hotel Denai Bukittinggi. DImana Inservice merupakan teori sedangkan On Service berupa praktek lapangan. Adapun tujuannya untuk peningkatan kompetensi guru dan Kepala sekolah sesuai dengan kurikulum merdeka yaitu penguatan tentang literasi, numerasi dan P5 (project penguatan profil pelajar pancasila).

Apa itu On Service? On service yakni kegiatan langsung terjun dilapangan/praktek lapangan dilakukan oleh kepala sekolah maupun guru dalam mengimplementasikan pembekalan yang telah mereka terima pada kegiatan In Service dalam bentuk proses mengajar tentunya sesuai kurikulum terbaru yakni kurikulum merdeka. Melihat prakteknya, apakah sudah sesuai dengan teori yang sudah diberikan pada kegiatan In Service. Proses mengajar tersebut dilakukan praktek mengajar silang, dari 13 SMP dipilih 7 titik sekolah/kegiatan yakni SMPN 1 Payakumbuh, SMPN 2 Payakumbuh, SMPN 3 Payakumbuh, SMPN 4 Payakumbuh, SMP ICBS, SMP Raudatul Jannah, dan SMP Mutiara Hati untuk SMP sedangkan SD dilaksanakan 3 titik kegiatan yakni SDN 04 Payakumbuh, SDN 07 Payakumbuh dan SDN 28 Payakumbuh dengan dipantau langsung oleh narasumber Tim IGI Pusat sebagai pemantau memonitor kegiatan On Service ke daerah-daerah sasaran yang melaksanakan program organisasi penggerak penggerak. Untuk tingkat SMP dipantau langsung oleh Dr.Rosnaini, M.Pd SD dan tingkat SD oleh Dra. Lum Sri Yuniati, M.Pd.

Ruang praktek/ruang belajar

Ditingkat SMP, dari seluruh guru sasaran yang berjumlah 150 orang dan falitator daerah sebanyak 7 orang begitu juga dengan 13 kepala sekolah dibagi ke 7 titik kegiatan tersebut. Dari masing-masing titik kegiatan dipilih 1 kelas yang akan dijadikan praktek mengajar dan 1 ruangan posko. Ruangan kelas akan dijadikan praktek mengajar dengan siswa langsung sedangkan ruangan posko berfungsi bagi ruang kontrol dan ruang mengamati proses tersebut secara online bagi guru – guru lainnya. Kegiatan praktek mengajar yang ada di kelas hanya akan diwakili 4 orang yaitu Fasilitator daerah, Kepala Sekolah, dan 2 orang perwakilan guru sedangkan sisa guru lainnya akan berada diruangan posko. Di ruangan posko yang telah difasilitasi jaringan, guru mengikuti dan mengamati proses pembelajaran tersebut secara online/langsung.

Ruangan Posko bagi guru mengamati secara online

Setelah kegiatan praktek tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Refleksi yaitu dimana setelah melalui pengamatan guru baik yang diposko maupun guru yang terjun langsung ke kelas, guru dapat memberikan tanggapan, masukan dan apresiasi terhadap apa yang telah mereka lakukan dikelas.

Ketua IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kota Payakumbuh Defi Marlitra, M.Pd sekaligus Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yakni In Service Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru yang diadakan pada bulan Maret 2023 di Hotel Denai Bukittinggi.

“Kegiatan In service merupakan kegiatan pembekalan guru dan kepala sekolah dengan teori tentang persiapan, apa yang akan mereka lakukan pada proses mengajar sesuai kurikulum merdeka sedangkan On Service yakni bagaimana praktek di lapangan dari teori yang telah mereka dapatkan pada In Service. Kegiatan ini memasuki tahun ke 3 tahun dan insya allah berakhir merupakan kegiatan on service yang terakhir untuk kegiatan Program Organisasi Penggerak Ikatan Guru Indonesia (POP IGI) tahun 2023”, sambungnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan POP IGI sudah memasuki tahun ketiga atau tahun terakhir dari 3 tahun program. “Kegiatan Terbagi dalam 2 sesi yakni In Service dan On Service. Ada juga pemilihan guru berkinerja terbaik dalam kegiatan peningkatan kompetensi syarat diantaranya telah mengikuti 3 tahun kegiatan dan sudah melakukan Pembelajaran Berdiferensiasi (pembelajaran berkualitas) dibuktikan dengan dokumen pembelajaran. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan mutu dan kompetensi guru”.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh juga menyampaikan terima kasih, “Kami dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyampaikan terima kasih kepada Kemdikbudristek RI yang sudah mengalokasikan dana untuk pelatihan di Kota Payakumbuh melalui IGI. Terima kasih kepada narasumber dan Tim Pakar IGI yang sudah berkunjung ke Kota Payakumbuh”.

“kami ucapkan selamat kepada teman-teman guru dan Kepala Sekolah yang telah mendapatkan materi pelatihan, semoga meningkat kompetensinya dan meningkat mutu layanan pendidikan di Kota Payakumbuh”.