
Nakhoda kapal besar Dinas Pendidikan kembali membuat gebrakan baru. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan kualitas pelayanan pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan,Dr.Dasril S.Pd M.Pd, pada hari Senin tanggal 13 Desember 2021 menugaskan pejabat struktural dan fungsional sebagai pembina upacara sekaligus memimpin brefing pagi di sejumlah sekolah SD dan SMP di Kota Payakumbuh. Sebanyak 35 pejabat struktural dan fungsional (pengawas pendidikan) menjadi pembina upacara di 4 TK, 25 SD dan 10 SMP .

Kegiatan yang baru pertama kali ini digelar ini bertujuan untuk memotivasi kepala sekolah, guru/pegawai maupun siswa, dalam meningkatkan kualitas pelayanan dibidang pendidikan. Menjadi Pembina upacara di sekolah secara khusus memberi motivasi kepada warga sekolah terutama kepada siswa untuk lebih bersungguh-sungguh mengikuti proses pendidikan sehingga mencapai hasil yang memuaskan. Sesudah selesai upacara, kemudian dilanjutkan dengan brifing singkat dengan Kepala Sekolah dan majelis guru untuk mendapatkan informasi, saran dan usulan terkait kebutuhan sekolah, memantau kondisi kehadiran dan kepatuhan protokol kesehatan oleh warga sekolah dan hal lain yang dirasa perlu.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kehadiran unsur Dinas Pendidikan di sekolah dapat memberi informasi terbaru terkait pendidikan, sebagai wadah bagi sekolah untuk menyampaikan ide, gagasan untuk kemajuan pendidikan, sekaligus menyampaikan permasalahan yang dihadapi di sekolah.

Beberapa masukan yang dihimpun dari pihak sekolah antara lain adalah agar kegiatan ini kiranya menjadi agenda Dinas Pendidikan minimalnya 1 kali 3 bulan, sekolah yang belum terkunjungi karena keterbatasan tenaga personil, mohon dijadwalkan untuk kegiatan berikutnya.
DR.Dasril S.Pd M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa kegiatan ini digagas untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan terutama di satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMP. Dengan turunnya pejabat dari Dinas Pendidikan (Struktural dan Fungsional) maka diharapkan selain untuk memotivasi, juga mendapatkan data secara langsung tentang kondisi sekolah. Data-data tersebut sangat berguna dalam penyusunan perencanaan pendidikan yang lebih komperehensif , pengambilan kebijakan strategi peningkatan kualitas pendidikan.

