Disdik Adakan Pelatihan Penyusunan Kompetensi Dasar Mulok IKM Bagi Guru Paud

Arahan Kadisdik Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd

Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan kurikulum muatan lokal potensi daerah dalam implementasi kurikulum merdeka (IKM) pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan Pelatihan Penyusunan Kompetensi Dasar Muatan Lokal pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) satuan Paud. Pelatihan dihadiri sebanyak 138 orang guru Paud (TK dan KB) berlangsung selama tiga hari dari tanggal 17 s.d 19 Juli 2023 di Aula SMAN 2 Payakumbuh.

Peserta dilatih langsung oleh Ratmil, S.Sos,M.Pd Narasumber bertugas di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, narasumber yang sudah berpengalaman mendalami bidang kurikulum. Peserta pelatihan diberikan materi pelatihan dalam menyusun kurikulum mulok potensi daerah yang terdiri dari pendidikan AlQur’an, budaya minangkabau, kesenian tradisional minangkabau, makanan tradisional minangkabau, permainan tradisional minangkabau, keterampilan dan kerajinan setempat. Hasil dari kegiatan ini yaitu lahirnya buku pedoman pelaksanaan muatan lokal IKM pada pendidikan anak usia dini.

Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd, Kasi Paud Dilla Fatma, S.Pd,MM, Kasi PNFI Nelwita, SE.

Dalam membuka kegiatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Tp.2023/2024 akan menyempurnakan dan menyusun modul/bahan ajar yang akan diajarkan di TK/KB.

“Dari kebijakan kita ada 6 materi utama yang akan dimuat dalam materi bahan ajar muatan lokal yaitu pendidikan Alqur’an, budaya alam minangkabau baik sejarah maupun kekerabatan, kesenian tradisional minangkabau, makanan tradisional minangkabau, permainan dan kerajinan adat nagari, potensi lingkungan, 6 materi ini akan diuraikan menjadi bahan ajar dalam bentuk modul atau bentuk buku. Adapun target dari kegiatan ini yaitu lahirnya modul dan bahan ajar yang akan dipelajari dalam satu tahun pelajaran tetapi sesuai dengan tingkatannya. Misalnya sumbang duo baleh contoh sumbang duduak,sumbang makan dsb atau tentang sejarah, kekerabatan misalnya nama suku dsb. sehingga tersusun lah materi materi potensi daerah dalam kurikulum muatan lokal ini dengan baik”.

Kadis Pendidikan berharap siswa-siswi di Kota Payakumbuh dalam konteks nya anak-anak minang dapat mewarisi nilai-nilai luhur ABS -SBK (adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah) mulai dari TK,SD,SMP dan kesetaraan.(sary)

Hari Pertama Pelatihan Tanggal 17 Juli 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *