
Dalam penyusunan Renstra tahun 2023-2026 dan Renja tahun 2023, penyusunan program kerja di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menggelar Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 21 Februari 2022 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Forum perangkat daerah ini merupakan tahapan dalam penyusunan renstra dan renja di Dinas Pendidikan.
Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dihadiri perwakilan masing-masing dari OPD se-Kota Payakumbuh, MKKS, IGTK, K3S,APSI, dan Instansi Terkait bidang pendidikan serta pejabat struktral dan fungsional dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yakni Kabid, Kasubag dan Kasi.

Adapun tujuan dari pelaksanaan forum perangkat daerah ini adalah untuk menyampaikan Arah dan kebijakan Dinas Pendidikan tahun 2023-2026 yang dituangkan dalam renstra Dinas Pendidikan tahun 2023-2026 dan renja tahun 2023 kepada mitra dan stakeholder terkait pendidikan, serta memperoleh masukan ataupun saran terkait rancangan/rencana kerja ini.
Kegiatan forum perangkat daerah dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd yang didampingi Fungsional Perencana (Efriyanti Harefa,S.Pd) merupakan koordinator program dan Keuangan Dinas Pendidikan, Kabid Dikdas,Fiqih Rahmat Sy,S.Kom, Kabid Paudni,Syafni Hasni,S.Pd. Dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh (Komisi C), Ismet Harius,SH, Unsur Bappeda yang diwakili Bidang Sosbud, Reni Dewita,SH, serta Fungsional dari Bappeda, Riska,M.Si.
Dalam membuka kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan,Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd menyampaikan dalam penyampaian arah kebijakan 2023 itu tidak terlepas dari isu strategis di Dinas Pendidikan diantaranya masih tingginya minat ke sekolah swasta, kekurangan guru ASN, masih belum memadainya ketersedian baik secara kualitas dan kuantitas, sarana prasarana pendidikan dan masih rendahnya muatan pendidikan karakter terutama di sekolah negri sementara di sekolah swasta cukup tinggi kemudian isu tentang rencana, penetapan kurikulum muatan lokal 2023.
Isu strategis akan menjadi tantangan dari Dinas Pendidikan untuk mewujudkan program kerja yang disusun Dinas Pendidikan dengan tetap mengacu pada 8 standar nasional pendidikan. Program yang disusun tahun 2023 mengacu ke Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 yang terdiri dari 4 program yakni Program Penunjang Urusan Pemerintah Daerah, Program Pengelolaan Pendidikan, Program Pengembangan Kurikulum, Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Program Penunjang Urusan Pemerintah Daerah terdiri dari kegiatan rutin /operasional dinas seperti gaji/tunjangan,perencanaan dan evaluasi dan rutin/operasional lainnya. Kedua Program Pengelolaan Pendidikan terdiri dari Pengeloaan dari SD,SMP,Kesetaraan serta Paud. Ketiga Program Pengelolaan Pendidikan yang terdiri dari penyediaan dan kualitas sarana prasarana, pemberian insentif bagi guru non pns, penyediaan dana BOS/BOP, peningkatan hasil belajar siswa, kualitas PPDB, peningkatan pengelolaan lainnya seperti sekolah penggerak. Ketiga Program Pengembangan Kurikulum dengan kegiatan penetapan kurikulum Mulok dan kurikulum unggulan lainnya di Kota Payakumbuh dan pelatihan kurikulum bagi pendidik. Terakhir Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang terdiri dari kegiatan pemberian diklat bagi guru penggerak, KKG/MGMP dan pengelolaan tunjangan profesi guru.
“Program yang terkait isu strategis seperti sarana prasarana, pemenuhan mobiler sekolah, rehab gedung, kemudian sub Kegiatan peningkatan pendidikan ini melalui sub kegiatan evaluasi penyediaan tenaga pendidik yaitu pemenuhan kekurangan guru ASN melalui pembayaran insentif bagi guru non ASN itu dimulai dari tingkat Paud, SD, SMP termasuk pendidikan non formal seperti guru di TPQ” Ulas Kepala Dinas Pendidikan.

Selanjutnya, program pengembangan kurikulum menjawab isu strategis tentang belum adanya kurikulum muatan lokal, maka di 2023 direncanakan penetapan kurikulum muatan lokal. Dinas Pendidikan sudah bekerja sama dengan UNP untuk tahun ini rencana penjaringan apa yang dibutuhkan kurikulum tersebut, kemudian di 2023 adanya proses penyusunan naskah hasil kurikulum, serta pelatihan kurikulum termasuk pelatihan guru pada implementasi kurikulum merdeka yang sejalan dengan kegiatan program guru penggerak dan sekolah penggerak dari Kemendikbud,tambah Kepala Dinas Pendidikan
Adapun harapan dari peserta forum pada umumnya tentang meningkatkan kualitas pendidik dan peningkatan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan dari tingkat TK sampai dengan SLTA. Supaya Dinas Pendidikan dapat meningkatkan program tahfizh bagi peserta didik serta adanya kolaborasi dari DInas Pendidikan dengan DInas Kesehatan terkait peningkatan kesehatan peserta didik dengan adanya program dari DInas Kesehatan tentang Buku Kesehatan Peserta Didik.

Oleh : admin (Sari Oktavia,S.Sos)
