Pusat Kurikulum Kemdikbudristek RI Adakan Umpan Balik Implementasi Kurikulum Merdeka Diikuti 3 Daerah

Dalam rangka telah dilaksanakan kurikulum merdeka pada semua jenjang pendidikan di Kota Payakumbuh, Kab. Tanah Datar dan Kab. Lima Puluhkota. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI memberikan perhatian khusus terutama bagi Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Kab. Tanah Datar dan Kab. Lima Puluh Kota sebagai 3 daerah dari 17 Kab/Kota se-Indonesia yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka seratus persen pada semua jenjang pendidikan baik formal maupun non formal dimulai dari Paud, TK, SD dan SMP dan Kesetaraan

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI telah memberikan bimbingan dan pendampingan secara berjalan dalam pelaksanaan IKM ini hingga relisasi pelaksanaan juga diperhatikan oleh Puskur BSKAP dalam bentuk kegiatan yang digelar yakni Umpan Balik Kurikulum Merdeka diadakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI dilaksanakan pada Senin tanggal 26 Desember 2022 bertempat di Aula Ngalau Indah Balaikota Payakumbuh.

Dibuka Langsung Walikota Payakumbuh diwaliki oleh Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, M.S.IP., MM pada sesi pembukaan dengan narasumber /dibimbing langsung oleh Plt. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek RI, Dr. Zulkifri Anas, M.Ed dan Tim, Dr. Yogi Anggraena, M.Si. Kegiatan dibuka langsung Walikota Payakumbuh

Dihadiri sebanyak 65 orang peserta dari Kota Payakumbuh, Kab.Lima Puluh Kota, Kab. Tanah Datar dengan tuan rumah Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Peserta kegiatan juga termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd, Plt. Kepala Dinas Kab. Lima Puluhkota Retyanda,S.PdI, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Tanah Datar, Riswandi,S.Pd,M.Pd, 45 orang peserta dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh terdiri dari Tim TPK Dinas Pendidikan, Pengawas Satuan, Kepala Sekolah dan Guru (Paud, Kesetaraan, TK, SD dam SMP), 15 orang peserta berasak dari Kab. Lima Puluhkota yang terdiri dari Dinas Pendidikan, Pengawas Satuan, Kepala Sekolah dan Guru, dan 5 orang peserta dari Kab. Tanah Datar terdiri dari Dinas Pendidikan, Pengawas Satuan, Kepala Sekolah dan Guru.

Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, M.S.IP., MM

Dalam membuka kegiatan ini, Plt. Sekretaris Daerah Dafrul Pasi, M.S.IP., MM menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh sesuai dengan laporan pak Dasril telah melaksanakan kurikulum merdeka 100 % pada semua jenjang pendidikan pada Juli 2022. Dalam perkembangan dan pelaksanaan IKM tentu mendapat banyak persoalan baik sisi pelaksanaan yakni guru dan siswa dan budaya literasi yang juga menjadi persoalan dari dinamika yang berkembang tapi kita tidak boleh berkecil hati ataupun tidak peduli.

Plt. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BKSAP) Dr. Zulfikri Anas, M.Ed pada paparannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh telah melaksanakan IKM seratus persen pada semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat Paud, TK, SD, SMP hingga Kesetaraan sejak Juli tahun 2022.

“Dari rangkaian pelaksanaan IKM ditemukan dinamika yang terjadi sedemikian rupa, sambil berbenah dan berjalan tentu banyak kekurangan. Pusat Kurikulum Pembelajaran BKSAP Kemdikbudristek RI memberikan kesempatan istimewa yaitu melaksanakan Umpan Balik IKM”, lanjut Kadisdik Payakumbuh.

Kadisdik Payakumbuh berharap dengan adanya kegiatan ini Kab/kota dapat berbenah bagi persoalan dan kendala dihadapi serta apa yang diperlukan sehingga implementasi kurikulum merdeka semakin baik dilaksanakan di daerah kita masing-masing.

Kadisdik Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd

Ditemui terpisah Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh (Tim TPK) Nikmat Elva,M.Pd berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan informasi kepada satuan pendidikan dalam penyempurnaan implementasi kurikulum merdeka pada suatu proses belajar mengajar sehingga dapat meningkatkan pencapaian lebih maksimal.

Dipenghujung kegiatan, Wali Kota Payakumbuh Drs. Rida Ananda, M.Si dalam kesibukannya berkesempatan hadir dan menyampaikan ucapan selamat datang serta terima kasih atas di pilihnya Payakumbuh sebagai tuan rumah dalam kegiatan Umpan Balik Implementasi Kurikulum Merdeka. Selanjutnya kegiatan resmi ditutup oleh PJ. Walikota Payakumbuh dan diakhiri dengan foto bersama.

Disdik Lakukan Pendampingan Lokakarya Aktualisasi P5 Kurikukulum Merdeka Bagi Guru SD

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dikenal P5 adalah suatu projek bagian dari kurikulum merdeka. P5 bermakna suatu projek dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai pancasila pada karakter peserta didik sesuai dengan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila. P5 berupaya menjadikan peserta didik sebagai penerus bangsa yang unggul dan produktif serta dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkesinambungan.

Untuk menyempurnakan dan mensukseskan projek p5 kurikulum merdeka di satuan pendidikan Kota Payakumbuh, maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh mengadakan kegiatan pendampingan Lokakarya Aktualisasi P5 Dalam Kurikukulum Merdeka bagi guru kelas 1, 2, 4, 5 tingkat SD se-Kota Payakumbuh. Total peserta sebanyak 480 orang guru yang terdiri dari 124 orang guru kelas 1, 120 orang guru kelas II, 120 orang guru kelas IV, dan 116 orang guru kelas V se-kota Payakumbuh. Kegiatan dilaksanakan 4 hari berturut-turut dari tanggal 12 s.d 15 desember 2022 di Aula SMAN 2 Payakumbuh. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam menerapkan p5 baik dalam proses pembelajaran maupun dalam proses penilaian.

Dibuka Langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,Drs.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Dikdas Tavril Samry,S.Pd, Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva,M.Pd, Kasi PTK Dikdas Nelfia Anendri,S.IP dan pengawas satuan pendidikan. Pemateri kegiatan ini Riza Safriani, S.Pd,M.Pd adalah fasilitator dan pelatih ahli yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI program sekolah penggerak, guru penggerak angkatan I, intruktur kurikulum, instruktur pendidikan karakter berasal dari Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kab.Agam.

Dalam membuka kegiatan ini, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd memotivasi guru sebagai peserta kegiatan agar mengikuti kegiatan dengan bersungguh-sungguh. “Manfaatkanlah kegiatan ini dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya dari narsum serta manfaatkan waktu seefisien mungkin hingga tujuan dari lokakarya ini dapat tercapai walaupun dalam kondisinya sekolah banyak disibukkan mempersiapkan memberikan penilaian siswa dan mengikuti berbagai acara dalam memeriahkan HUT Kota Payakumbuh serta wisuda tahfiz”.

Kasi Kurikulum SD Nikmat Elva,M.Pd berharap dengan didampinginya guru-guru tingkat SD se-Kota Payakumbuh oleh pemateri yang berkompeten dan didampingi tim pengawas satuan pendidikan, Kepala Sekolah dan guru yang telah sukses dilihat sudah menonjol dan sudah menunjukkan aksi nyata dalam melaksanakan P5 pada kurikulum merdeka di Kota Payakumbuh yakni SDN 21, SDN 28, SDN 41, SDN 51, SDN 61. Guru juga didampingi oleh guru pengerak di Kota Payakumbuh yang telah melaksanakan pendidikan guru penggerak selama 3 bulan, calon kepala sekolah penggerak yang akan melaksanakan program sekolah penggerak di tahun 2023 yakni kepala SDN 28, SDN 41, SDN 51 serta melibatkan pengajar praktek di Kota Payakumbuh yang telah memahami dalam pelaksanaan P5 dalam proses pendidikan, maka guru di Kota Payakumbuh akan lebih siap dan mantap dalam mengimplementasikan P5 pada kurikulum merdeka di satuan pendidikan masing-masing”,tambah Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan.(sary)

Kepsek Payakumbuh Studi Kaji ke SMPN 1 Cianjur

Untuk menunjang pelaksanaan program sekolah penggerak di Kota Payakumbuh. Program Sekolah Penggerak merupakan suatu program Kemdikbudristek RI yang bertujuan untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Maka, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang dikepalai Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd beserta rombongan yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan Erwin Herdarto, M.Pd, Giva Maulani,S.Pd dan Kepala Sekolah Pengerak di Kota Payakumbuh yakni Kepala SMPN 4 Payakumbuh Mardiyus,M.Pd, Kepala SMPN 3 Payakumbuh M.Isral,S.Pd, Kepala SMP Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh Eddi Rusydi Arrasyidi,M.Pd serta satu orang guru PJOK SMP Yulfero,S.Pd mengunjungi SMPN 1 Cianjur Kab.Cianjur Prop. Jabar pada Kamis, 8 Desember 2022 untuk melakukan study kaji sebagai salah satu sekolah penggerak percontohan terbaik di Kab. Cianjur.

Study kaji bertujuan sebagai sharing informasi bagaimana sekolah dalam melaksanakan program sekolah penggerak berupa berbagi praktik baik dalam segi Manajemen Sekolah Penggerak, Program Unggulan Sekolah di Sekolah Penggerak di Kabupaten Cianjur di Kab.Cianjur Prop. Jabar serta bagaimana sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada bidang study PJOK sehingga bidang study PJOK di Kota Payakumbuh juga dapat berkembang sesuai dengan harapan dan komitmen pemerintah Kota Payakumbuh dalam melaksanakan kurikulum merdeka khususnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sebagai Pengarah, Kabid Dikdas, Tavril Samry,S.Pd sebagai penanggung jawab IKM (implementasi kurikulum merdeka).

Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan juga pimpinan rombongan menyampaikan bahwa kota Payakumbuh menjadi pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan ke 3 telah lolos seleksi di tahun 2022 selanjutnya pelaksanaan akan dimulai pada tahun 2023. Dipilih nya SMPN 1 Cianjur karena SMPN 1 Cianjur adalah pelaksana PSP angkatan 1 berarti telah tiga tahun menjadi pelaksana. Matangnya persiapan dan pelaksanaan PSP menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang berprestasi ditingkat nasional walaupun situasi gempa bumi pada 21 November 2022 sedangkan mengikuti lomba pada 23 November 2022 pun, sekolah ini meraih Juara 2 tingkat nasional pada OPSI (Olimpiade Pelitian Siswa Indonesia) kemaren.

“Kita melakukan kajian terhadap apa yang mereka lakukan, bagaimana persiapan yang dilakukan sebelum melaksanakan, bagaimana menyiapkan P5, bagaimana membagi tugas. Untuk mempersiapkan kepala sekolah calon sekolah penggerak di Kota Payakumbuh perlu mempelajari berbagai persiapan dalam pelaksanaan PSP ini” lanjut Kadisdik.

Kadisdik berharap agar kepala sekolah calon sekolah penggerak dan Dinas Pendidikan di Kota Payakumbuh lebih siap menghadapi pelaksanaan PSP khususnya jenjang SMP dan SD.

Tenda darurat bencana yang diberikan Kemdikbudristek RI sebagai sarana prasarana PBM sementara.

Mardiyus,M.Pd merupakan Kepala SMPN 4 Payakumbuh salah satu sekolah ditetapkan sebagai calon sekolah penggerak merasa puas dengan adanya study kaji karena banyak informasi dipelajari terkait program-program program kegiatan yang menyangkut program sekolah penggerak dan pelaksanaan P5 (project penguatan profil pelajar pancasila). “Ditemukan beberapa point yang diterapkan tentang manajemen digital pengelolaan sekolah. Perlu dicontoh juga di terapkan di Kota Payakumbuh tentang kekompakan guru dan siswa dalam menjalankan program-program baru dari sekolah. Juga ditemui banyak guru SMPN 1 Cianjur telah dapat mengubah paradigma tentang prinsip-prinsip pada pelaksanan kurikulum merdeka maupun sekolah penggerak”. (Sary)

Disdik Adakan Pelatihan Tutor Paket A, B, dan C

Dalam rangka membekali tutor kesetaraan paket A, B dan C satuan pendidikan non formal untuk melaksanaan implementasi kurikulum merdeka, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka bagi tutor paket A, B dan C Pendidikan Non Formal/Kesetaraan yang dilaksanakan di Aula SKB SPNF Kota Payakumbuh pada tanggal 5 s.d 7 Desember 2022 dengan peserta sebanyak 40 orang tutor paket A, B dan C Pendidikan Kesetaraan di Kota Payakumbuh. Narasumber kegiatan ini berasal dari BGP (Balai Guru Penggerak) Propinsi Sumbar dan Pamong SPNF SKB yakni Rasada, S.Pd, Sasmita, S.Pd yang sudah mendapatkan pembekalan Propinsi dan pusat. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama dilaksanakan pada tanggal 29 September s.d 6 Oktober 2022.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Paudni Syafni Hasni, S.Pd, Kasi PNFI Nelwita, SE, dan Penilik satuan pendidikan non formal.

Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menyampaikan bahwa kebijakan yang sudah diambil Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bahwa tahun pelajaran 2022/2023 seluruh satuan pendidikan baik formal maupun non formal melaksanakan kurikulum merdeka dengan pola mandiri berubah.

Kadisdik berharap agar tutor yang sudah dilatih dapat melaksanakan implementasi kurikulum merdeka dan materi mulok (muatan lokal) kearifan lokal daerah pendidikan kesetaraan pada satuan pendidikan non formal. Kadisdik juga menyampaikan bahwa tutor agar dapat mempersiapkan element, CP, ATP, tujuan pembelajaran pada materi mulok (muatan lokal) kearifan lokal daerah pada pembelajaran selanjutnya.

Kabid Paudni, Syafni Hasni, S.Pd berharap agar semua tutor benar dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagau tutor dan bisa berbagi mengimbaskan pada tutor kesetaraan satuan pendidikan non formal yang tidak ikut sehingga pelaksanaan kurikulum merdeka betul terlaksana di satuan pendidikan non formal.