SEMINAR SATU BULAN BISA BACA ( SB3 )

Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran di kelas maka dilaksanakan Seminar Satu Bulan Bisa Baca ( SB3 ) yang pesertanya diperuntukkan bagi guru Sekolah Dasar Kelas Rendah ( I.II.III ) serta bagi guru / pendidik PAUD se Kota Payakumbuh yang di hadiri 300 peserta,Acara ini merupakan inisiatif Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ibuk Henny Riza Falepi yang dilaksanakan 5 November 2019 bertempat di Aula SMK N 2 Payakumbuh

SOSIALISASI PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN ( PKP )

Pada hari Selasa 5 November 2019 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berlangsung rapat koordinasi Kepala Sekolah jenjang TK,SD,dan SMP se Kota Payakumbuh di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs.A.H Agustion,Rapat koordinasi membahas pelaksanaan program PKP ( Peningkatan Kompetensi Pembelajaran ),yang merupakan program Kemdikbud untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas lulusan.Program PKP atau Peningkatan Kompetensi Pembelajaran adalah sebuah program yang menjadi bahagian dari program Peningkatan Keprofesian Berkelanjutan ( PKB ).PKP yang dilaksanakan berbasis zonasi merupakan salah satu upaya Kemdikbud melalui Ditjen GTK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan dalam hal ini peserta didik, Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan yang menekankan pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills ( HOTS ).

PKP dilaksanakan berbasis zonasi artinya adalah bahwa sebuah rombel atau kelas PKP dibuka oleh Kemdikbud berdasarkan zonasi.Rombel yang ditetapkan sebagai pelaksana PKP,GI ( guru inti ) yang biasnya disebut fasilitator/narasumber dan GS atau guru sasaran.berasal dari sekolah-sekolah yang berada dalam satu zonasi.Rombel yang ditetapkan oleh kemdikbud sebagai pelaksana PKP,menerima dana banpen atau bantuan pemerintahan sebesar 25 jt-30 jt per rombel karena di pengaruhi oleh jumlah guru sasaran dalam rombel tersebut.Untuk SD satu rombel terdiri dari 20 orang dan SMP berkisar 15-20 orang.

EVALUASI BUNDA PAUD TAHUN 2019

Evaluasi Bunda Paud Tahun 2019 dia adakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh di buka langsung oleh ibuk Walikota Payakumbuh dan di dampingi Kabid PNFI Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,kegiatan ini berlangsung Tanggal 31 Oktober 2019.Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitik beratkan pada peletakkan dasar kearah pertumbuhan dan perkembangan fisik ( koordinasi motorik halus dan kasar ),kecerdasan emosi,kecerdasan spiritual,bahasa ( komunikasi aktif dan fasif ) sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan Anak Usia Dini.Pelayanan pada Anak Usia Dini dalam bentuk kelompok bermain / play group dan Tempat Penitipan Anak ( TPA ) dan satuan PAUD sejenis ( SPS ) sudah mulai berkembang ditengah masyarakat.

Maksud di adakan kegiatan ini adalah sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi pengambil kebijakan dalam menetapkan kegiatan pelaksanaan kegiatan pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini melalui dana Alokasi Umum ( DAU ) tahun Anggaran 2019.Tujuan nya adalah

1.Meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD )

2.Bertambahnya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) yang ada di Kota Payakumbuh

3.Meningkatnya mutu lembaga Pendidikan Anak Usia ( PAUD )

4.Pemberian Insentif bagi Bunda PAUD dan pengelola Paud

5.Untuk melihat peran Bunda PAUD di tingkat Kecamatan dan tingkat Kelurahan.

PEMBERANTASAN BUTA HURUF/AKSARA BAGI MASYARAKAT YANG BELUM MELEK HURUF,ANGKA

Salah satu agenda rutin Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh adalah pemberantasan buta huruf/aksara bagi masyarakat yang belum melek huruf,angka,kegiatan ini di adakan di Kelurahan Koto Panjang Padang Latina,Tgl 4 September 2019.Penuntasan buta aksara dan wajib belajar 9 Tahun menjadi prioritas program Nasional,hal itu di tandai keluarnya instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006,tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar 9 Tahun dan pemberantasan Buta Aksara ( GNP-PWB/PBA ).Pemberantasan Buta Aksara merupakan bagian integral pengentasan masyarakat dari kebodohan,kemiskinan,keterbelakangan dan ketidakberdayaan dalam kerangka makro pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia.

Adapun maksud dan tujuannya adalah

Maksudnya adalah Program keaksaraan Fungsional ( KF ) bermaksud untuk penuntasan Buta Aksara dan Angka ( Pengetahuan Dasar ) serta mempunyai mata pencaharian yang tetap.sedangkan tujuannya adalah setelah selesai proses pembelajaran keaksaraan fungsional ( KF ) ini diharapkan warga belajar :

1.Warga belajar lancar baca,tulis dan hitung

2.Warga belajar mempunyai keterampilan yang dapat dijadikan sebagai mata pencaharian.