photo bersama di ruang kabid PTK dinas pendidikan Kota Payakumbuh
Rabu 31 Juli 2019 kembali Dinas Pendidikan menerima buku Gelitik Dubalang dari Irmatati M.Pd Pengawas Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Karya tersebut di terima oleh Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Drs.Azwardi M.Pd di dampingi Kasi PTK Dikdas Nelfia Anendri S.Ip,Kasi Data Efriyanti Harefa dan sejumlah Pegawai di Bidang PTK.Gelitik Dubalang yang merupakan best practice dari Irmatati adalah akronim dari gerakan literasi Tingkat Kota melalui dukungan bantuan langsung, Semakin menambah jajaran Tenaga Kependidikan di Kota Payakumbuh yang menghasilkan karya tulis dan telah di buktikan.
Irmatati M.Pd Pengawas berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat Tahun 2019 dan akan berlomba di Tingkat Nasional dalam Bulan Agustus ini, Sejumlah karya telah di lahirkan dan menjadi salah satu point unggulan untuk menjadi yang terbaik.
photo ibuk walikota payakumbuh menghadiri acara peletakkan batu pertamaphoto peletakkan batu pertama
Ada tujuh pembangunan PAUD percontohan di Indonesia Tahun 2019 dan yang ke 7 itu ada di Kota Payakumbuh kata kabid Pendidikan Non Formal dan Informal ( PNFI ) Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh disela-sela persiapan acara peletakkan batu pertama yang menandai dimulainya pembangunan gedung PAUD percontohan di kelurahan Tiakar Kec.Payakumbuh timur.Persmian dimulainya pembangunan yang di laksanakan Selasa 30 Juli 2019 di lokasi disamping Lapangan Pacu Kuda Kubu Gadang tersebut di lakukan oleh Walikota Kota Payakumbuh yang di wakili oleh Asisten 1 Yoherman,SH bersama Ketua Himpunan Pendidik Anak Usia Dini ( HIMPAUDI ) Kota Payakumbuh Dr.Henny Yusnita Fahlepi yang juga merupakan Bunda PAUD Kota Payakumbuh.
Kegigihan Dr.Henny Yusnita Falepi selaku ketua HIMPAUDI dan Bunda PAUD bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs.H.A.H Agustion berulang kali menelusuri ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta dengan membawa proposal ternyata direspon oleh Direktur PAUD Kemendikbud RI dengan menandatangani Payakumbuh bulan Juni 2019 yang lalu untuk memastikan lokasi tempat pembangunan yang telah di ajukan.Selanjutnya karena memang Kota Payakumbuh sungguh-sungguh integratif maka kucuran dana APBN sebesar 1 Milyar lebih mengucur ke Payakumbuh buat pengerjaan fisik bangunan PAUD percontohan tersebut.Hadir dalam prosesi peletakkan batu pertama ini Kepala Dinas Pendidikan yang di wakili oleh Sekretaris H.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid PNFI,Syafni Hasni,S.Pd beserta jajaran Dinas Pendidikan lainnya seperti Pengawas dan Kepala TK se Kec Payakumbuh Timur,Camat Payakumbuh Timur,Lurah Tiakar Fajrin,pengurus LPM dan RT/RW setempat
para peserta pelatihan sedang mendengarkan orasi dari nara sumbernara sumber sedang memberikan pengarahan pada pesertapeserta pelatihannara sumber pelatihan
28 PENDIDIK KOTA PAYAKUMBUH SEMINAR PTK DAN PTS
“Menulis adalah kemampuan berbahasa yang paling tinggi levelnya”
Empat kemampuan dasar berbahasa adalah mendengar/menyimak,berbicara,membaca dan menulis.Menulis adalah kemampuan berbahasa yang paling tingi levelnya.Menulis dapat menyegarkan dan menyehatkan otak.Mendengar dan berbicara hampir semua orang bisa melakukan asalkan organ alat indranya berfungsi normal.Membaca hanya bisa dilakukan oleh orang yang belajar membaca tapi kalau menulis lebih sulit lagi,tidak banyak orang yang mampu menulis apalagi menulis sampai jadi buku,majalah,koran,jurnal yang bisa di nikmati orang lain.Begiti juga guru-guru,kepala sekolah,pengawas dan siswa yang sudah mampu menulis bahkan menjadi buku yang ber ISBN adalah mereka yang telah mencapai kemampuan berbahasa yang paling tinggi dalam kehidupannya,demikian motivasi yang di sampaikan H.Dasril,S.Pd,M.Pd ( Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh ) dalam sambutannya pada acara pembukaan Seminar Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dan Seminar Penelitian Tindakan Sekolah ( PTS ) yang di Kota Payakumbuh Senin,29 Juli 2019 di Aula Ngalau Resto Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah Kota Payakumbuh.Dalam acara seminar bersama Pendidik dan Tenaga Kependidikan ini diikuti oleh Pengawas,kepala SD dan SMP serta Guru-Guru yang telah melakukan penelitian sejak awal semester genap tahun pelajaran 2018/2019.
Sebagai tim kontributor terdiri dari Dr.Khairani,M.Pd,Jefri Ardi,S.Pd.H.Dasril,S.Pd,M.Pd,Aini,S.Pd dan Efriyanti Harefa,S.Pd.Panitia pelaksana Kabid PTK Drs.Azwardi,M.Pd dan Nelvia Anendri,S.IP melaporkan bahwa seminar dan penelitian ini di dukung oleh Pemerintah Kota Payakumbuh melalui APBD di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan diharapkan peserta seminar disamping melahirkan laporan juga membuat tulisan Ilmiah untuk diterbitkan dalam jurnal Nasional yang ber ISBN.Seminar PTK diikuti oleh guru-guru dan seminar PTS diikuti oleh Kepala sekolah SD/SMP dan pengawas sekolah yang berjumlah 28 orang peserta.Hasil seminar ini nantinya akan disusun menjadi laporan PTK dan PTS serta dimuat di Jurnal Nasional Pendidikan serta dapat dimanfaatkan untuk kredit point persyaratan naik pangkat guru,kepsek dan pengawas.Satu judul laporan PTK/PTS yang diseminarkan nilainya 4 dan kalau dimuat dijurnal nasional ber ISBN nilainya tambah 3 tapi kalau dimuat dan Tingkat Kab/Kota 1.”Maka Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan memfasilitasi agar jurnal yang dihasilkan peserta semianar ini nantinya bisa di muat di jurnal Nasional ber ISBN”.tukuk Dasril.