Jejak Empati Semeru Berlanjut ke PSP di Kota Kembang dan Denpasar

Safari tim kecil Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dimulai dari Payakumbuh menuju BIM-Jakarta-Surabaya-Lumajang/Semeru-Bandung-Batu/Malang terus menyeberang via selat Bali menuju Denpasar dan Kembali dari Ngurah Rai ke Payakumbuh lewat Sutan Syarif Qasim II di pertengan bulan Januari 2022 adalah safari yang berkesan dan penuh kenangan yang berlangsung selama 4-5 hari perjalanan.

Tim ini berjulukan tim “Empati Semeru Disdik Payakumbuh” alias ESDP. Anggota ESDP terdiri dari unsur pimpinan, staf dan pejabat fungsional pengawas, kepala sekolah dan guru dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Terbentuknya ESDP secara tidak sengaja tapi setelah safari berlangsung ternyata tim ini semakin solid dan tangguh. Tim ESDP berawal ketika adanya permohonan kegiatan studi tiru yang diajukan oleh beberapa orang kepala sekolah yang sudah selesai berkutat dengan perjuangan mencapai target vaksinasi siswa umur 12 tahun keatas di SD sejak bulan Oktober 2021 sehingga pada awal November 2021 bisa mencapai target vaksinasi hingga 92 % siswa umur 12 tahun lebih sehingga izin Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) 100 % mulai diberlakukan di Sekolah se Kota Payakumbuh mulai awal November 2021. Sebanyak 15 Kepala sekolah, pengawas dan guru mangajukan permohonan izin studi tiru tentang Program Sekolah Penggerak (PSP) yang akan segera dilaksanakan di Kota Payakumbuh sebagai implementasi program Kemdikbudristek RI kepada Kepala Dinas Pendidikan.

Waktu itu Kepala Dinas Pendidikan,Dr.Dasil,S.Pd,M.Pd belum memberikan izin menunggu selesai ujian semester 1 dan penyerahan rapor siswa semester 1 tahun pelajaran 2021-2022 dulu di tanggal 3 Januari 2022. Namun perkembangan selanjutnya ada tugas baru semua kepala sekolah yakni mensosialisasikan pelaksanaan vaksinasi untuk siswa SD umur 6-11 tahun dibawah koordinasi Dinas Pendidikan. Maka lagi-lagi izin perjalanan ditunda diberikan Kepala Dinas Pendidikan sampai sosialisasi vaksin untuk siswa 6-11 tahun selesai dilaksanakan di semua sekolah bagi yang mengajukan izin bepergian. Dalam waktu beriringan Dinas Pendidikan juga mengumpulkan donasi untuk membantu layanan pendidikan di tenda-tenda pengungsian korban erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang Propinsi Jawa Timur sampai sebelum berangkat tanggal 16 Januari 2022 sudah terkumpul dana hasil donasi siswa, guru dan keluarga besar Dinas Pendidikan sebayak Rp. 50 juta lebih.

Selanjutnya setelah Kepala Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kab.Lumajang Jatim dan minta izin kepada pimpinan daerah untuk dapat memberikan izin kepada ESDP berangkat, disepakatilah bahwa ESDP diizinkan berangkat dengan catatan bantuan untuk korban erupsi Semeru berupa uang dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan sekolah senilai Rp.50 juta lebih dan dari komunitas Seni Luaklimopuluah senilai Rp. 4.500 ribu dan Randang dari Pemerintah Kota Payakumbuh sebanyak 116 kg dan dari RAPI ( Radio Antar Penduduk Indonesia) Payakumbuh-Limapuluh Kota sebanyak 100 kg harus diantarkan dan disalurkan oleh ESDP langsung ke titik sasaran pengungsian di Kab.Lumajang. Dengan segala persiapan yang matang sambil menunggu kedatangan vaksin untuk siswa umur 6-11 tahun yang belum sampai di Kota Payakumbuh maka berangkatlah rombongan ESDP dari Kota Payakumbuh menuju Lumajang lewat BIM transit di Soetta dan landing di Juanda Surabaya serta lewat jalur darat dari Surabaya menuju Lumajang via Probolinggo. Perjalanan darat dengan bus dari Surabaya menuju Lumajang memakan waktu semalaman dan pagi istirahat serta sarapan di Probolinggo sebelum bertolak melanjutkan safari menuju Lumajang.

Sampai di Lumajang ESDP disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab.Lumajang Drs. Agus Salim M.Pd bersama Kabid Dikdas Drs. Suryadi M.Pd, Kabid PTK Irwanto, S.Pd dan pejabat lainnya dari BPBD dan Bappeda, Kasi dan Korwas serta Kepala Sekolah setempat pada hari Minggu, 16 Januari 2022 dengan hidangan yang tersaji di meja ruangan aula Dinas Pendidikan Kab.Lumajang tempat serah terima bantuan. Sebelum acara serahterima bantuan dilakukan Kabid Dikdas Disdik Kab.Lumajang Suryadi mempresentasikan video kondisi sekolah dan aktifitas Proses Belajar Mangajar ( PBM ) ditenda-tenda pengungsian yang masih berlangsung sampai saat informasi ini ditulis. Berbagai upaya dan bantuan untuk penanggulangan dampak terhadap layanan pendidikan yang terganggu telah dilakukan Pemkab Kab.Lumajang bersama pemerintah pusat melalui Kemdikbudristek RI dan berbagai bantuan berdatangan.” Sampai saat ini ada 25 sekolah TK, SD dan SMP yang terdampak tertimbun debu vulkanik baik tebal maupun sebagian dan belum bisa difungsikan secara utuh, makanya kami melakukan layanan pembelajaran ditenda-tenda pengungsian karena disamping warga masih mengungsi sekolah terdampak belum semuanya bisa difungsikan kembali”, Kata Suryadi sambil presentasi dengan tayangan video dan data sekolah serta personil pendidikan korban erupsi melalui layar LCDnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Kab.Lumajang Drs. Agus Salim M.Pd mengucapkan terima kasih dan salam buat Pemerintah Kota Payakumbuh yang telah berkenan membantu dengan berdonasi dan diantar langsung ke Lumajang,” Terima kasih banyak atas wujud empati dan silaturahmi tim ESDP Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang telah berkenan datang langsung ke Lumajang membantu kami, titip salam dan terima kasih kami keluarga besar Dinas Pendidikan Kab.Lumajang untuk Pemko Payakumbuh melalui tim ESDP Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.” Pesan Agus Salim Kadisdik Kab.Lumajang.

Selesai tugas pertama, rombongan kembali melanjutkan perjalanan darat menuju pulau dewata melewati kota Batu dan Malang untuk belajar pelaksanaan Program Sekolah Penggerak ( PSP ) di SD di Kota Denpasar yang telah melaksanakan PSP sejak angkatan ke 1 sedangkan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh baru akan melaksanakan PSP angkatan ke 3 tahun 2022 ini. Sementara itu, Kadisdik Kota Payakumbuh kembali dari Lumajang dengan bus menuju Bandara Juanda untuk terbang ke Bandung melakukan penandatanganan MoU PSP bersama Walikota Payakumbuh yang sedang dinas luar bersama tim di Bandung.

Setelah MoU antara Walikota Payakumbuh H.Riza Falepi ST, MT dengan Direktur Jenderal Pendidikan PAUD, Dikdas & Menengah Kemdikbudristek RI Jumadi ditanda tangani. Kadisdik Kota Payakumbuh melanjutkan perjalanan ke Kemdikbudristek RI untuk berkoordinasi terkait tindak lanjut PSP melalui Direktorat SMP sebelum kembali bergabung dengan Tim ESDP yang telah terlebih dahulu menuju Denpasar Bali.


Kunjugan studi tiru PSP dan Adiwiyata di kota Denpasar menyasar 3 buah sekolah dasar yakni SDN 18 Pemecutan pimpinan kepsek I Komang Adi Swardhita S.Pd , SDN 29 Pemecutan pimpinan kepsek Ni Made Parmiati S.Pd.SD dan SDN Tulang Ampiang kepsek I Made Astawa M.Pd di Denpasar. Kehadiran tim ESDP disambut dengan hangat dan akrab dengan penampilan tarian adat Bali serta suguhan makanan khas Bali. Hadir menyambut tim ESDP yang di pimpin Kadisdik DR Dasril Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar yang diwakili oleh Kasi Kesiswaan dan Pengembangan Karakter Disdikpora Ni Wayan Artini S.Pd, Ketua KKKS Ke.Denpasar Utara I Wayan Cana Ardika S.Pd, Koordinator Pengawas Dra. Tatik Dwi Wahyuni M.Pd , Kepala Sekolah dari 3 sekolah yang bertetangga tersebut. Salah satu SDnya yakni SDN Tulang Ampiang sedang melaksanakan vaksinasi dosis 2 untuk siswa umur 6-11 tahun. Kepala SDN 18 Pemecutan I Komang Adi Swardhita S.Pd mempresentasikan dengan sangat menarik tahap-tahap yang sudah dilakukan sekolah dan guru-gurunya dalam mengimplementasikan program PSP dan kurikulum Prototipe yang dikembangkan Kemdikbudristek RI sejak tahun 2020 yang lalu.” Kami telah melaksanakan berbagai aktifitas dan kegiatan terkait PSP dan kurikulum prototipe di SDN 18 Pemecutan ini walaupun ada berbagai kendala dan tantangan kami terus bergerak secara sistem sesuai mekanisme dalam tahapan PSP, Lebih jauh I Komang menjelaskan untuk suksesnya Program Guru Penggerak ( PGP ) kuncinya setiap guru harus kreatif, inovatif dan berperan aktif secara personal dan di SDN 18 Pemecutan dilakukan setiap minggu kegiatan KKG dengan tajuk Jumat Berseri serta setiap bulan ada lokakarya. Terkait program PSP kepala sekolah harus mampu menggerakan dirinya dan personil sekolah dalam sistem manajemen. Keuntungan melaksanakan PSP adalah sekolah memperoleh alokasi dana BOS Kinerja yang cukup besar dan dapat kesempatan menerapkan kurikulum Prototipe” . Kata I Komang Adi Swardhita S.Pd selaku kepala sekolah. Selanjutnya di SDN 29 Pemecutan pimpinan Ni Made Parmiati S.Pd SD lebih menyejukkan lagi. Lingkungan pekarangan sekolahnya yang tertata hijau dengan berbagai tanaman yang berdaun segar dan berbuah yang dirawat bersama oleh guru-guru melalui pengaturan pembagian tugas terhadap 25 orang guru yang memandu 535 murid dalam menjaga kebersihan dan perawatan tanaman di pekarangan sekolah yang tumbuh subur dan berbunga tersebut karena di sekolah itu hanya ada 1 penjaga sekolah honorer.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, Kadisdik Dasril berharap “Agar setiap anggota Tim ESDP setelah kembai ke Payakumbuh berperan aktif dalam mensukseskan Program PSP dan capaian vaksinasi siswa usia 6 s/d 11 tahun yg di mulai hari Jumat, 21 Januari 2022 di Payakumbuh”. Pungkas Kepala Dinas Pendidikan.

PERSIAPAN PEMKO PAYAKUMBUH DALAM MENGHADAPI “MTQ KORPRI TINGKAT PROPINSI SUMATERA BARAT”

Pelaksanaan seleksi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Provinsi Sumatra Barat tidak akan lama lagi. Banyak persiapan yang dilaksanakan menjelang perhelatan tersebut digelar.
Seperti hal nya pada Jumat 29 Oktober 2021, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bersama Pengurus KORPRI melangsungkan rapat teknis jelang pelaksanaan seleksi MTQ KORPRI tingkat Provinsi Sumatra Barat di aula pertemuan Randang lantai II kantor walikota Payakumbuh.

Dalam kesempatan tersebut, rapat teknis yang dipimpin Asisten III bidang Administrasi Umum Amriul Dt. Karayiang bersama Kepala Dinas Pendidikan Dasril itu diikuti oleh seluruh utusan perwakilan Kota Payakumbuh.
Amriul mengatakan bahwa jadwal pelaksanaan seleksi MTQ KORPRI tingkat Provinsi Sumatra Barat akan digelar pada tanggal 31 Oktober sampai 1 November 2021 yang dipusatkan di Asrama Haji Parupuk Tabing, Kota Padang.
“Selamat untuk para kafilah yang akan mengikuti seleksi di tingkat Provinsi, semoga nantinya kota Payakumbuh dapat mewakili Provinsi Sumbar ke tingkat nasional,” ucap Asisten III itu.
Asisten III itu juga menyampaikan jika peserta yang telah melewati seleksi untuk mewakili kota Payakumbuh di tingkat Provinsi ini nantinya akan dibuatkan surat tugas serta akan dipersiapkan segala kebutuhan untuk mengikuti seleksi di kota Padang.

“Untuk hal ini nantinya akan diselesaikan oleh korpri kota Payakumbuh, dan para peserta tidak perlu lagi untuk ikut mengurus dan memikirkan lagi administrasi masing-masing. Cukup fokus saja untuk bagaimana agar dapat juara di tingkat Provinsi nanti sehingga kita dapat mewakili Provinsi Sumbar ke tingkat Nasional,” tutur Amriul.
Senada dengan Asisten III Amriul, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril juga turut ucapkan selamat kepada seluruh peserta yang terpilih mewakili kota Payakumbuh ke tingkat Provinsi Sumatra Barat.
Dasril turut menambahkan jika nantinya secara teknis para peserta yang akan ikut seleksi MTQ KORPRI tingkat Provinsi Sumbar ini ada sebanyak 12 (dua belas) orang.

“Dan yang mewakili kota Payakumbuh ini ada dari OPD dan guru sekolah. Meskipun sebelumnya yang terpilih belum saling kenal, tentu dengan pertemuan ini kita semua dapat menjadi tim solid untuk membawa harum nama kota Payakumbuh tercint di tingkat Provinsi besok,” ungkap Dasril mantan Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh.

Adapun untuk daftar nama peserta yang akan mewakili kota Payakumbuh ke seleksi MTQ KORPRI tingkat Provinsi Sumatra Barat yakni ;
1.ODRA MULIA.S.Pd (SDN 37) di bidang lomba Tilawah
2. MUSRI,S.Pd (SDN 10) di bidang lomba Azan
3. ARMEN.S.Sos.I (Kelurahan Sicincin) di bidang lomba Khutbah
4. BENI HARJA,S.Pd.I (SMPN 1) di bidang lomba Artikel
5. SYAIFULLAH (SMP 5) di bidang lomba 30 juz
6.ASLINA ROZA,M.Pd (SDN 61) di bidang lomba Artikel
7. RINI MAYANG,S.Pd.I (SDN 61) di bidang lomba Tartil
8. MULYANI,S.Pd (SMPN 2) di bidang lomba Tilawah
9. IPENDI (DP3AP2KB) di bidang lomba Khat
10. SYAHNIDAR,S.Pd.I (SDN 04) di bidang lomba Dakwah Alquran
11.AZULFERI (Kelurahan Sungai Durian) di bidang lomba Al Baqarah
12.EFRIZAL (Dinas Sosial) di bidang lomba Doa

Para kontingen Kota Payakumbuh ini akan bertolak ke Kota Padang pada Sabtu tanggal 30 Oktober 2021 dari Halaman GOR M.Yamin Kubu Gadang pukul 13.00 WIB yang akan dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda.

DINAS PENDIDIKAN KOTA PAYAKUMBUH SIAP HADIRKAN 1000 ORANG CALON PESERTA KEGIATAN UNTUK DIVAKSIN KEGIATAN “SUMBAR SADAR VAKSIN” DI PAYAKUMBUH

Sehubungan dengan Gerakan Sumbar Sadar Vaksin tingkat Kota Payakumbuh yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober 2021 yang berpusat di GOR Kubu Gadang, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh siap mendukung dan mensukseskan kegiatan tersebut. Pada kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh siap menghadirkan 1.000 orang peserta untuk divaksin yang berumur 12 tahun keatas yang berasal dari siswa SD dan SMP Negeri dan Swasta se Kota Payakumbuh, Tenaga Pendidik dan Kependidikan serta Walimurid. 1000 calon peserta ini berarti sama dengan 25 % dari target Pemko Payakumbuh yakni 4.000 calon peserta.Sisanya dihadirkan oleh beberapa OPD lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, DR. Dasril, S. Pd, M. Pd menegaskan bahwa Pelaksanaan Gebyar “Sumbar Sadar Vaksin” yang dihelat serentak diseluruh kabupaten/kota se Sumatera Barat, khusus di Payakumbuh merupakan puncak dari Gebyar Vaksinasi Sapu Jagad yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh semenjak tanggal 11 Oktober 2021. Kegiatan Gebyar” Sumbar Sadar Vaksin” di GOR M.Yamin Kubu Gadang diikuti oleh 6 Tim Vaksinator yang mana 5 Tim khusus melayani peserta dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dan 1 tim lagi untuk masyarakat umum disekitar Kecamatan Payakumbuh Timur. Sebanyak 1.O00 peserta vaksin dari keluarga besar Dinas Pendidikan akan hadir pada kegiatan tersebut yang akan didampingi oleh masing – masing kepala sekolah sesuai dengan hasil kesepakatan pelaksanaan rapat kepala sekolah se Kota Payakumbuh. Walaupun capain peserta vaksin dari kalangan pendidik dan tenaga kependidikan telah mencapai 93 % dan dari siswa SD dan SMP yang berusia 12 tahun keatas sudah divaksin sebanyak 70 % kita tetap memotivasi semua warga sekolah dibawah binaan Dinas Pendidikan tetap ikut divaksin. Kepada seluruh peserta sebelum mengikuti vaksinasi diwajibkan untuk sarapan pagi terlebih dahulu dan istirahat yang cukup pada malam harinya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat diikuti oleh seluruh peserta yang telah terdaftar dan lapisan masyarakat khususnya Kecamatan Payakumbuh Timur guna mencapai target vaksinasi sebesar 70 % sehingga terbentuk Herd Immunity masyarakat di Kota Payakumbuh.

Untuk mensukseskan kegiatan Gebyar Sumbar Sadar Vaksin ini, Pemerintah Kota Payakumbuh menyediakan hadiah berupa doorprize dan paket sembako yang bersumber dari sumbangan berbagai pihak se Kota Payakumbuh yang peduli dengan kegiatan gebyar vaksin ini dan mendukung terciptanya Herd Immunity di Kota Payakumbuh. Doorprize utama berupa satu unit sepeda motor, mesin cuci, kipas angin, magic com dan juga masih banyak hadiah menarik lainnya, sedangkan paket sembako terdiri dari minyak, gula, dan yang lainnya.

Dinas Pendidikan beserta jajaran telah menyiapkan data calon peserta vaksin by name by address lengkap dengan NIK dan nomor Hand Phone masing – masing peserta vaksin. Kata Dasril didampingi Sekdisdik Joni S.Sos dan Kabid PTK Drs. Danil Defo M.MSi. Untuk menghindari terjadinya kerumunan dan bertumpuknya kehadiran peserta vaksin , peserta vaksinasi kedatangannya diatur sedemikian rupa dalam bentuk shif 1, 2 dan 3. Shif pertama dimulai pukul 08.00 WIB, shif kedua pukul 09.00 WIB dan shif ketiga pukul 10.00 WIB. Masing – masing tim vaksinator akan dibantu oleh 2 orang tenaga pendamping dari Dinas Pendidikan dalam mengawal dan pengadministrasian peserta. Mereka telah dibekali tugas dan fungsi serta data peserta vaksin sesuai dengan urutan dan kelompok tim vaksinator.

Panitia Vaksin Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh

Pantauan di lokasi persiapan , Jum’at sore telah dilakukan persiapan lokasi dan gladi resik acara yang diikuti oleh unsur – unsur terkait serta mencheck kesiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan. Kepala Dinas Pendidikan DR. Dasril berharap Pembelajaran Tatap Muka bisa segera diizinkan seiring target vaksinasi warga sekolah 70 % sudah bisa dicapai.
Diharapkan dengan koordinasi yang baik dan persiapan yang matang, tentunya kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sukses dan lancar.

Pelatihan SIPBOS KEUDA bagi Kepala Sekolah dan Operator Tingkat SD dan SMP Se-Kota Payakumbuh Tahun 2021

Acara Pelatihan SIPBOS KEUDA (Sistem Informasi Aplikasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Daerah Keuangan Daerah) dilaksanakan di SMKN 2 Kota Payakumbuh pada hari Senin sd. Rabu tanggal 5 April sd. 7 April 2021. Kegiatan dibuka oleh Drs. H. AH. Agustion selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh didampingi oleh Nelwita, SE. Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Dasar dan Narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia serta Admin dari Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah dan Operator Sekolah tingkat SD dan SMP se Kota Payakumbuh dengan jumlah peserta sebanyak 120 orang.

SIPBOSKEUDA merupakan sistem aplikasi yang memfasilitasi Satuan Pendidikan dan Pemerintah Daerah untuk pengelolaan Dana BOS mulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta pelaporan keuangan daerah.

ACARA PERESMIAN PAUD PERCONTOHAN KOTA PAYAKUMBUH

Acara peresmian Paud Percontohan Kota Payakumbuh dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 17 Maret 2021. Dalam sambutannya, Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan usia dini merupakan masa emas perkembangan anak. Untuk mengembangkan potensinya, anak membutuhkan asupan gizi seimbang, perlindungan kesehatan serta rangsangan pendidikan yang dilakukan sejak lahir.

Oleh karena itu Pemerintah Kota Payakumbuh terus berupaya untuk dapat melayani anak usia 0-6 tahun dalam hal layanan PAUD. Untuk mewujudkan pendidikan berkarakter perlu didirikan PAUD. Untuk mewujudkan pendidikan berkarakter perlu didirikan PAUD Percontohan yang mengangkat dan memprogramkan karakteristik adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah serta mengangkat dan mengangkat kearifan lokal sehingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud dimasa yang akan datang.

Ditambahkan Riza, PAUD Percontohan ini harus sesuai namanya yaitu layak untuk dicontoh. Semua yang terbaik harus ada disini. Mulai dari sarana dan prasarana serta tenaga pendidik. “Kalau disini bukan yang terbaik, bukan PAUD Percontohan namanya. Untuk itu kita harus bisa menjadi yang terbaik dan sesuai namanya menjadi contoh bagi yang lain dalam meningkatkan kreatifitas anak dan melatih anak untuk memiliki jiwa kepemimpinan.” Pungkas Riza.

Senada dengan Wali Kota, Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi mengatakan PAUD Percontohan merupakan PAUD yang akan menjadi acuan bagi PAUD lainnya yang ada di Kota Payakumbuh.

“Saya sarankan nama PAUD Percontohan ini dirubah menjadi PAUD Uswatun Hasanah, karena dengan nama tersebut berharap PAUD dapat menjadi contoh baik PAUD lainnya serta untuk tenaga pendidik kita akan mengadakan pelatihan dan kami juga mengacu pada PAUD yang bertaraf nasional seperti PAUD yang ada di Jakarta dan Kilometer 0,” ujarnya.

Sosialisasi Pedoman Bantuan Sarana Pembelajaran/APE PAUD Kota Payakumbuh Tahun 2021

Dinas Pendidikan melaksanakan kegiatan Rapat Sosialisasi Pedoman Bantuan Sarana Pembelajaran / APE PAUD Kota Payakumbuh Tahun 2021 yang dilaksanakan pada tanggal 2 s.d 3 Maret 2021 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Lantai 2 Kel. Tigo Koto Diate Kecamatan Payakumbuh Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Satuan dan operator PAUD (TK, KB dan TPA) Negeri/Swasta yang dibuka oleh Syafni Hasni selaku Kabid PNFI, Rahmawati, S. Sos Kasi Sarpras PAUD PNFI dan Salmi Fitri, S. Pd.

Kegiatan ini mempunyai sasaran dan tujuan kepada operator dan Kepala Satuan TK, KB, TPA agar dapat mengisi data lembaga pada aplikasi E-Proposal PAUD dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Kemdikbud yang link ny berada pada Aplikasi Dapodik. Data tersebut akan dijaring oleh Kemdikbud dalam Bantuan Sarana Pembelajaran APE Tahun 2021

Rapat Persiapan Guru Tahfizh Tingkat SD dan SMP se – Kota Payakumbuh Tahun 2021

Kegiatan Rapat Guru-Guru Tahfizh Tingkat SD dan SMP se – Kota Payakumbuh Tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Jum’at tanggal 26 Februari 2021 di Aula Bersama Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Lantai 2 Kelurahan Tigo Koto Diate Kecamatan Payakumbuh Utara . Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Drs. Danil Defo, M. Si dan Kepala Cabang Yayasan Indonesia Khatam, Marnita Indra Dauly, SS dan guru-guru tahfizh percontohan dari 10 (sepuluh) SD Negeri dan 10 (sepuluh) SMP Negeri.

Rapat ini berisi tentang persiapan guru -guru tahfizh tingkat SD dan SMP di Kota Payakumbuh untuk tahun 2021. Kegiatan tahfizh ini sebagai implementasi dari visi dan misi Walikota Payakumbuh dan bertujuan untuk melahirkan putera-puteri Kota Payakumbuh yang hafal Al-Quran.

Pembukaan Program Kesetaraan (Paket A, B dan C) Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Payakumbuh dengan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh

Acara pembukaan program kesetaraan (Paket A, Paket B, dan Paket C) bagi warga binaan pemasyarakatan dan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas II b Payakumbuh dengan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh ini dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 25 Februari 2021 di Aula Lembaga Permasyarakatan Kels II B Payakumbuh Acara pembukaan ini dibuka oleh Kepala Lapas Kelas II B Payakumbuh, Muhammad Kameily, AMd.IP, SH, MH dan Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. AH Agustion serta Kepala Bidang PAUDNI, Syafni Hasni, S.Pd, Kepala Seksi PNFI, Drs. Asmar Effendi dan Kepala SPNF, Zul Hasbi, S.Pd. serta Kasi dan beberapa orang Staf Lapas Kelas II B Payakumbuh.

Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pendidikan non formal berupa penyelenggaraan pendidikan kesetaraan (PAket A, PAket B, dan Paket C) kepada warga binaan pemasyarakatan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II.B Payakumbuh dan program keaksaraan fungsional (KF) untuk melek huru terhadap warga binaan lembaga pemasyarakatan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II.B Payakumbuh dan Pemberantasan Buta Huruf. Kegiatan ini berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Payakumbuh dan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Pejanjian Kerjasama ini berlangsung selama setahun dan akan diperpanjang sesuai dengan kesepakatan.

SOSIALISASI SISTEM PENDATAAN DAPODIK TK, SD DAN SMP NEGERI DAN SWASTA SE-KOTA PAYAKUMBUH (TANGGAL 19 S/D. 20 OKTOBER 2020)

Dinas Pendidikan melakukan kegiatan Pelatihan Sistem Pendataan Dapodik Operator TK, SD dan SMP Negeri dan Swasta di Aula Dinas Pendidikan Kegiatan diadakan pada hari Senin sd. Selasa tanggal 19 sd. 20 Oktober 2020 dengan peserta untuk operator SD pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2020 dan untuk operator TK dan SMP pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2020 dengan narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan operator mengenai Aplikasi Dapodik versi 2021, Validasi Dapodik, dan Proses bisnis Pendataan Dapodik. Sehingga Pendataan di sekolah dapat berjalan dengan lancar.

PENYERAHAN REWARD UNTUK KEPALA SEKOLAH,GURU DAN PENGAWAS BERPRESTASI JENJANG TK,SD,SMP KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2020

Bertempat di Aula Diknas Pendidikan lantai 3 Senin 21 September 2020 sebanyak 21 orang Tenaga Pendidik TK,SD,SMP mendapat reward dalam kegiatan lomba Kepala Sekolah,Guru dan Pengawas berprestasi untuk tahun 2020,penyerahan reward ini di hadiri oleh Kepala Diknas,Sekretris,Kabid dan Kasi PTK dan sejumlah staf yang ada di lingkunan Diknas Pendidikan Kota Payakumbuh.Dengan adanya penyerahan reward ini hendaknya menjadi motivator bagi yang lainnya untuk dapat mengembangkan kreatifitasnya.