Kota Payakumbuh Menggelar Kegiatan Pencanangan Program Berbudaya Minangkabau Di Sekolah dan Apresiasi Pendidikan Payakumbuh 2024 Dengan Meriah

Pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2024 di Aula Ngalau Indah Lantai III Kantor Walikota Payakumbuh. Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menggelar kegiatan Pencanangan Program Berbudaya Minangkabau di sekolah. Hadir dalam acara ini Pj Wali Kota Payakumbuh, Ir Suprayitno, MA didampingi oleh Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumbar, Sri Yulianti, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Cabdin Wilayah IV Provinsi Sumbar, Perwakilan dari BBPMP Provinsi Sumbar, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbar, Dr. Eva Krisna, Sekda Payakumbuh Rida Ananda beserta jajaran, pimpinan instansi vertikal Kota Payakumbuh, beserta tamu undangan lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr. Dasril, S.Pd, M.Pd sebagai penanggung jawab dan Jajarannya. Juga hadir pada acara tersebut guru-guru dijajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Acara Pencanangan Program Berbudaya Minangkabau di sekolah ini berlangsung meriah dengan adanya penampilan guru-guru dan siswa-siswi berprestasi kota payakumbuh. Serta adanya stand pameran hasil karya kerajinan guru-guru dan tersedianya berbagai macam makanan khas tradisonal payakumbuh.

Pj.Walikota Payakumbuh Ir Suprayitno, MA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pencanangan Berbudaya Minangkabau di Sekolah ini. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya kita untuk melestarikan dan menanamkan nilai-nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda.
Tidak hanya itu, kita juga akan menghidupkan kembali seni dan budaya kita melalui berbagai kegiatan kesenian Minangkabau di sekolah. Ini adalah langkah penting untuk melestarikan dan menghargai warisan budaya kita.
Seperti yang kita ketahui, budaya Minangkabau adalah kekayaan bangsa yang harus kita jaga dan lestarikan. Budaya ini mengandung banyak nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman hidup bagi kita semua. Nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, merupakan landasan moral yang penting bagi masyarakat Minangkabau.” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Dr. Dasril, S.Pd,.M.Pd dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan Pencanangan Berbudaya Minangkabau di Sekolah serta Pemberian Penghargaan dan Apresiasi Pemerintah Kota Payakumbuh sebagai penerapan Pembelajaran Kurikulum Muatan lokal Budaya Alam Minangkabau yang merupakan bagian Implementasi Kurikulum Merdeka. Pencanangan ini Insya Allah nantinya akan diterapkan pada satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan Pendidikan Kesetaraan di Kota Payakumbuh.

Kegiatan pembiasaan penerapan berbudaya Minangkabau di Satuan Pendidikan yang ditetapkan pada setiap hari Kamis. Bentuk pembiasaan diantaranya memakai pakaian baju kuruang basiba untuk perempuan dan baju taluak balango/guntiang cino bagi laki-laki, menerapkan bahasa Minangkabau sesuai dialek daerah setempat, menyediakan kuliner asli Minangkabau yang memenuhui standar kesehatan di kedai/kantin sekolah, serta menampilkan kesenian, keterampilan, kerajinan, permainan dan olahraga tradisi Minangkabau pada setiap aktivitas di satuan pendidikan.

Kemdikbudristek RI melalui Unit pelaksana Teknis serta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat telah berperan besar dalam menunjang Pendidikan di Kota Payakumbuh. Diantaranya memfasilitasi, mendukung, meneruskan, mengadvokasi, dan melakukan pendampingan kepada Pemda tentang semua kebijakan Pemerintah Pusat terutama program-program prioritas yakni Implementasi Kurikukum Merdeka (IKM), Program Sekolah Penggerak (PSP), Perencanaan Berbasis Data (PBD), Asssemen Nasional (AN) serta aplikasi untuk implementasi program digitalisasi sekolah (Platform SDS, Platform Rapor Pendidikan, dan Platform Merdeka Mengajar).

Dalam acara ini Pj Wako Payakumbuh memberikan Penghargaan atas kontribusi aktif mereka dalam mendukung penerapan pelajaran muatan lokal di Payakumbuh: Sri Yulianti (Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumbar), Drs. H. Barlius (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar), Dr. Eva Krisna (Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbar), dan Dr. Muslihuddin (Kepala BBPMP Provinsi Sumbar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *