Dinas Pendidikan Payakumbuh Kukuhkan PGP Angkatan VI dan Tutup Kegiatan Pengimbasan Program Gasing

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI telah meluncurkan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) yang merupakaan rangkaian kebijakan Merdeka Belajar episode kelima. Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan Pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Dalam rangka menyukseskan program guru penggerak angkatan ke-6 dalam upaya peningkatan kualitas SDM pendidik di Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Kukuhkan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 dan Penutupan kegiatan Pengimbasan Program Gasing (gampang,asyik dan menyenangkan) pada Senin, 4 September 2023 pukul 10.00 WIB di Aula Balaikota Payakumbuh secara langsung oleh PJ.Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd.

Acara ini dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Propinsi Sumatera Barat, Kepala Cabdin Wilayah IV Propinsi Sumatera Barat, pengawas sekolah, para Pejabat Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, guru peserta program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan VI sebanyak 51 orang dan 140 orang guru peserta kegiatan Pengimbasan Program Gasing Kota Payakumbuh Tahun 2023, 104 kepala SD se-kota Payakumbuh, pengajar praktek angkatan ke-6 sebanyak 8 orang, 32 orang trainer gasing.

Drs.Rida Ananda,M.Si selaku Pj. Walikota Payakumbuh ketika mengukuhkan Guru Penggerak Angkatan ke-6 Kota Payakumbuh dan penutupan Pelatihan Pengimbasan Program Belajar Metode Gasing menyampaikan bahwa,”Kami akan mendorong kepada Saudara semua, para Guru Penggerak, untuk dapat menggerakkan komunitas belajar bagi rekan guru di sekolah. Dapat menjadi agen perubahan bagi rekan guru yang lain dalam proses pembelajaran di sekolah. Dan yang terpenting, mendorong kepemimpinan siswanya dengan menjadi menjadi teladan serta agen transformasi ekosistem pendidikan profil pelajar pancasila”.

“Kami mengucapkan selamat atas lulus nya Anda dalam program pendidikan guru penggerak. Selanjutnya, Anda semua dapat berkiprah mewujudkan standar pendidikan nasional untuk menjamin mutu pendidikan di Kota Payakumbuh sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, di mana keberpihakan pada murid menjadi orientasi utama. Selanjutnya saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya karena telah melakukan kegiatan pengimbasan kepada guru-guru Kota Payakumbuh”, sambungnya.

“Saya berharap, kedepannya kegiatan metode gasing ini terus dikembangkan oleh para guru di kelasnya masing-masing. Anak dapat bermain dan bereksplorasi dengan alat peraga sehingga benar-benar terasa dan terbayang konsep yang ingin disampaikan. Jadi yang abstrak selalu diawali dengan sesuatu yang konkrit, sehingga anak-anak dapat jauh lebih mudah mengerti dan mengaplikasikan konsep yang diajarkan”.

Kadis Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd dalam melaporkan kegiatan ini menyampaikan bahwa sebanyak 51 guru dari jenjang TK s.d SLTA di Kota Payakumbuh telah lulus dan telah berhasil mengikuti PGP Angkatan ke-6. Program guru penggerak merupakan rangkaian kebijakan merdeka belajar episode kelima lanjutnya sebanyak 140 orang guru SD se-kota Payakumbuh peserta kegiatan pengimbasan metode Gasing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada guru penggerak PGP Angkatan ke 6 Kota Payakumbuh yang telah berhasil mengikuti program selama kurang lebih 8 bulan, mulai tahun 2022 dan berakhir pada tahun 2023, selanjutnya ucapan selamat kepada guru peserta kegiatan pengimbasan Metode Gasing yang telah melaksanakan kegiatan dalam upaya peningkatan kemampuan numerasi guru dan siswa dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh”, sambungnya.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya karena telah melakukan kegiatan pengimbasan kepada guru-guru Kota Payakumbuh. Dengan kegiatan metode pembelajaran matematika Metode Gasing ini, langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan”.

Kadis Pendidikan berharap bagi guru penggerak agar guru penggerak memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah karena harapan besar Pemerintah Kota Payakumbuh agar dapat diterapkan pada satuan pendidikan masing-masing. Harapan bagi guru peserta kegiatan pengimbasan Gasing yakni kedepannya kegiatan metode gasing ini terus dikembangkan oleh para guru di kelasnya.

Acara ini ditutup dengan penyerahan bantuan beasiswa S1 PGSD Paud sebesar 30 juta rupiah kepada 28 orang penerima oleh Ketua HIMPAUDI Kota Payakumbuh sekaligus Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Ny. Chece Rida Ananda. (sary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *