Plh. Walikota Payakumbuh Serahkan CSR Bank Nagari Melalui Program Beasiswa Pendidikan

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh salurkan Bantuan Sosial Bidang Pendidikan Corporate Social Responsibilty (CSR) dari Bank Nagari tahun 2023 di Aula Ngalau Indah Balaikota Payakumbuh pada hari Rabu pada tanggal 27 September 2023. Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung oleh Plh. Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda, M. Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd bersama Pemimpin Cabang PT. Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus kepada 140 orang penerima bantuan dana yang terdiri dari siswa TK s.d SLTA dan mahasiswa dari Perguruan Tinggi serta guru honorer/non ASN yang sedang berkuliah dengan total dana sebesar Rp.110.000.000,- adapun penerima berasal kategori beasiswa miskin/kurang mampu dan siswa berprestasi.

Penerima bantuan masing-masing menerima sebanyak Rp.400.000,- bagi siswa TK/sederajat, untuk tingkat SD/sederajat masing-masing siswa menerima sebanyak Rp.600.000,-, bagi siswa SMP/sederajat masing-masing siswa menerima sebanyak Rp.700.000, untuk tingkat SLTA masing-masing siswa menerima sebanyak Rp.1.000.000,- sedangkan untuk mahasiswa berkisar dari Rp.1.400.000,- s.d Rp.2.500.000,-. Dana tersebut ditransfer langsung oleh Bank Nagari ke rekening masing-masing penerima.

Plh. Walikota Payakumbuh Drs. Rida Ananda,M.Si dalam acara penyerahan bantuan sosial ini menyampaikan terima kasih kepada Bank Nagari yang telah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Kota Payakumbuh.

“Ini adalah bentuk kerjasama Pemerintah Kota Payakumbuh dengan Bank Nagari dalam memajukan pendidikan di Kota Payakumbuh dengan cara memberikan beasiswa melalui dana CSR dan kegiatan sosial lainnya. Masyarakat yang dibantu adalah yang memerlukan/membutuhkan untuk kebutuhan sekolah. Mudah-mudahan ini akan bermanfaat bisa membantu siswa kita sesuai peruntukannya yaitu untuk kebutuhan pendidikan/biaya kuliah. Bantuan ini menunjang visi dan misi Kota Payakumbuh yang diharapkan akan melahirkan generasi muda/anak bangsa yang berguna dimasa depan sesuai dengan tujuan pemerintah yakni bagaimana meningkatkan SDM untuk menjadi lebih baik. Kepada orang tua siswa kami harapkan agar terus mendorong anaknya agar terus sekolah, tidak ada alasan untuk tidak bersekolah, mari bersama-sama membangun pendidikan di Kota Payakumbuh”, tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr. Dasril,S.Pd,M.Pd dalam acara tersebut menyampaikan terima kasih kepada Bank Nagari yang telah peduli kepada Pemko Payakumbuh dalam bentuk CSR ini. Kami berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan siswa sesuai peruntukannya yaitu biaya pendidikan dan kuliah. Kepada orang tua siswa kami harapkan agar berkomitmen dalam meningkatkan pengawasan dan pendampingan kepada siswa agar lebih sukses dalam menempuh pendidikan sehingga prestasi siswa dapat meningkat.

Pemimpin Cabang PT. Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus menyampaikan bahwa Bank Nagari berkomitmen melalui Corporate Social Responsibility (CSR) akan menyalurkan bantuan sosial setiap laba 10 % yang diterima. “CSR ini merupakan suatu wujud nyata kepedulian dari Bank Nagari untuk membantu Pemerintah daerah di bidang pendidikan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua untuk membantu kebutuhan pendidikan”. (sary)

Siswa Kebakaran di Kota Payakumbuh Terima Beasiswa Baznas Payakumbuh Cerdas Berkarakter

Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh salurkan beasiswa Baznas Payakumbuh Cerdas Berkarakter bagi 8 orang siswa Kota Payakumbuh yang terdampak musibah kebakaran di Kel.Padang Tangah Payobada dan Kel. Talang. Penyerahan beasiswa diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd bersama Tim Baznas Payakumbuh di ruangan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh pada tanggal 8 September 2023.

8 orang siswa masing-masing menerima sebanyak Rp.500.000/bagi siswa SD sedangkan siswa SMP menerima sebanyak Rp.600.000.

Dalam penyerahan beasiswa ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd berharap agar siswa dapat terus tekun dalam belajar,tingkatkan kemampuan akademik agar dapat berhasil menggapai cita-cita dimasa depan.

” Bagi orangtua penerima beasiswa ini diharapkan agar dapat mempergunakan dana ini sesuai peruntukannya yaitu untuk penunjang pendidikan anak ini supaya anak kita dapat terus meningkatkan prestasinya. Harapannya agar sekolahnya lancar, nilai membaik sehingga siswa ini dapat menjadi penyejuk bagi keluarga dan kebanggan bagi keluarga, kedepannya anak ini akan sukses sehingga membawa keluarganya keluar dari kekurangan ekonomi/garis kemiskinan”.

Dalam kesempatan ini, salah satu orangtua siswa Pak Suparno menyampaikan rasa terima kasih banyak atas bantuan ini. “Alhamdulillah saya sebagai kepala keluarga mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Pimpinan Baznas Kota Payakumbuh,atas perhatian yang tiada henti-hentinya disampaikan kepada kami. Semoga bantuan-bantuan ini bisa menjadi berkah bagi kita semua dan memotivasi kami untuk kembali bangkit,” tuturnya.

Ketua Baznas Payakumbuh Eddi Kusmanak,S.Ei.MM dalam kesempatan ini menyampaikan,”Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya bagi Kepala Dinas Pendidikan yang senantiasa memiliki atensi yang cukup besar terutama terkait pertumbuhan dan perkembangan pendidikan di Kota Payakumbuh. Semangat untuk tumbuh dan berkembang harus kita bangun, untuk itu dengan adanya bantuan ini diharapkan siswa agar terus dapat tumbuh dan berkembang. Hari ini mungkin kita menerima beasiswa tapi kelak dimasa depan tekatkan kita akan menjadi penyalur bagi orang lain”.(sary)

Dinas Pendidikan Payakumbuh Kukuhkan PGP Angkatan VI dan Tutup Kegiatan Pengimbasan Program Gasing

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI telah meluncurkan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) yang merupakaan rangkaian kebijakan Merdeka Belajar episode kelima. Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan Pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Dalam rangka menyukseskan program guru penggerak angkatan ke-6 dalam upaya peningkatan kualitas SDM pendidik di Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Kukuhkan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 dan Penutupan kegiatan Pengimbasan Program Gasing (gampang,asyik dan menyenangkan) pada Senin, 4 September 2023 pukul 10.00 WIB di Aula Balaikota Payakumbuh secara langsung oleh PJ.Walikota Payakumbuh Drs.Rida Ananda,M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd.

Acara ini dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Propinsi Sumatera Barat, Kepala Cabdin Wilayah IV Propinsi Sumatera Barat, pengawas sekolah, para Pejabat Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, guru peserta program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan VI sebanyak 51 orang dan 140 orang guru peserta kegiatan Pengimbasan Program Gasing Kota Payakumbuh Tahun 2023, 104 kepala SD se-kota Payakumbuh, pengajar praktek angkatan ke-6 sebanyak 8 orang, 32 orang trainer gasing.

Drs.Rida Ananda,M.Si selaku Pj. Walikota Payakumbuh ketika mengukuhkan Guru Penggerak Angkatan ke-6 Kota Payakumbuh dan penutupan Pelatihan Pengimbasan Program Belajar Metode Gasing menyampaikan bahwa,”Kami akan mendorong kepada Saudara semua, para Guru Penggerak, untuk dapat menggerakkan komunitas belajar bagi rekan guru di sekolah. Dapat menjadi agen perubahan bagi rekan guru yang lain dalam proses pembelajaran di sekolah. Dan yang terpenting, mendorong kepemimpinan siswanya dengan menjadi menjadi teladan serta agen transformasi ekosistem pendidikan profil pelajar pancasila”.

“Kami mengucapkan selamat atas lulus nya Anda dalam program pendidikan guru penggerak. Selanjutnya, Anda semua dapat berkiprah mewujudkan standar pendidikan nasional untuk menjamin mutu pendidikan di Kota Payakumbuh sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, di mana keberpihakan pada murid menjadi orientasi utama. Selanjutnya saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya karena telah melakukan kegiatan pengimbasan kepada guru-guru Kota Payakumbuh”, sambungnya.

“Saya berharap, kedepannya kegiatan metode gasing ini terus dikembangkan oleh para guru di kelasnya masing-masing. Anak dapat bermain dan bereksplorasi dengan alat peraga sehingga benar-benar terasa dan terbayang konsep yang ingin disampaikan. Jadi yang abstrak selalu diawali dengan sesuatu yang konkrit, sehingga anak-anak dapat jauh lebih mudah mengerti dan mengaplikasikan konsep yang diajarkan”.

Kadis Pendidikan Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd dalam melaporkan kegiatan ini menyampaikan bahwa sebanyak 51 guru dari jenjang TK s.d SLTA di Kota Payakumbuh telah lulus dan telah berhasil mengikuti PGP Angkatan ke-6. Program guru penggerak merupakan rangkaian kebijakan merdeka belajar episode kelima lanjutnya sebanyak 140 orang guru SD se-kota Payakumbuh peserta kegiatan pengimbasan metode Gasing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada guru penggerak PGP Angkatan ke 6 Kota Payakumbuh yang telah berhasil mengikuti program selama kurang lebih 8 bulan, mulai tahun 2022 dan berakhir pada tahun 2023, selanjutnya ucapan selamat kepada guru peserta kegiatan pengimbasan Metode Gasing yang telah melaksanakan kegiatan dalam upaya peningkatan kemampuan numerasi guru dan siswa dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh”, sambungnya.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya karena telah melakukan kegiatan pengimbasan kepada guru-guru Kota Payakumbuh. Dengan kegiatan metode pembelajaran matematika Metode Gasing ini, langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan”.

Kadis Pendidikan berharap bagi guru penggerak agar guru penggerak memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah karena harapan besar Pemerintah Kota Payakumbuh agar dapat diterapkan pada satuan pendidikan masing-masing. Harapan bagi guru peserta kegiatan pengimbasan Gasing yakni kedepannya kegiatan metode gasing ini terus dikembangkan oleh para guru di kelasnya.

Acara ini ditutup dengan penyerahan bantuan beasiswa S1 PGSD Paud sebesar 30 juta rupiah kepada 28 orang penerima oleh Ketua HIMPAUDI Kota Payakumbuh sekaligus Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Ny. Chece Rida Ananda. (sary)